Sanak Ari.. Di order tentu bisa, tapi tentu pertanyaan berikutnya siapa yang bayar??? Sebenarnya sudah ada survei seismik disekitar itu yang dilakukan kalau tak salah Mobil dan Caltex, pernah pula di bor, hasilnya ada indikasi gas namun tidak/belum ekonomis tepatnya di sekitar kepulauan Nias Untuk siapa yang akan menelitinya, Anak Bangsa Indonesia banyak yang mempunyai keahlian dibidang ini yang diakui dunia, ini bukan masalah siapa yang meneliti, tapi dari kaca mata geologi adanya potensi ini dianggap wajar karena memang pantai barat sumatra ini merupakan salah satu 'basin' (cekungan) tempat terjebaknya hidrokarbon itu, selain cekungan marginal di Sumatera bagian Timur. Untuk survey detail itu tentu akan lebih banyak melibatkan instansi terkait dengan dunia permigasan di Indonesia. Jadi jangan kaget pula, kalau nanti ada berita 'Ditemukan Potensi Migas di Sekitar Mentawai' atau berita yang terdahulu (dirantau net ini juga) di 'Danau Singkarak' (sumber padang Ekspress) sekali lagi dari kacamata Geologi dari dulu memang sudah begitu, namun kondisi berikutnya seperti 'petroleum system' yang merupakan syarat terjebaknya migas tsb, survey detail dan terkahir pembuktian dengan pengeboran yang harus dilakukan..itulah tugas dunia permigasan di Indonesia. So jan takajuik-takajuik bana lah, sasak kito bekoh.. Wassalam Dedi Yusmen -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Ari NGT Sent: Thursday, February 14, 2008 4:23 PM To: [email protected] Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Tanyo Cadangan Migas Raksasa Da Dedi, Iko apa bisa langsung dikirim order ke perusahaan semacam Western Geco buat melihat potensi minyak atau masih bisa diteliti dulu oleh peneliti Indonesia ?
wassalam .ari 2008/2/14 Dedy Yusmen <[EMAIL PROTECTED]>: Adanya cadangan di 'For Ach Basin' sebelah barat patahan Sumatera sudah dideteksi sebelumnya. yang konvensional di daerah Aceh Sumatera Utara Riau Sumsel (back arc basin), yang sudah menjadi lapangan saat ini yang saat ini dioperasikan oleh banyak Perusahaan Hulu Migas seperti Chevron di Riau, Pertamina di Jambi SUmsel,Sumatera Utara, Medco, Talisman dll. Untuk For Ach Basin ini, Caltex - Mobil waktu itu pernah melakukan pemboran di off shore Nias, dan terindikasi ada gas. Begitu juga pernah dilakukan di Bengkulu . di daerah Mentawai, tentu berkemungkinan ada. Untuk Perairan Aceh Barat ini, seperti di lansir dilakukan oleh BPPT dan BGR Jerman, apakah mungkin, mungkin saja, karena secara potensi itu ada dari kenampakan seismic dengan spacing lateral yang panjang (artinya low resolution), apakh itu 'direct hidrokarbon' artinya menunjukan minyak atau gas secara langsung, jawabnya tidak, semua baru dalam bentuk perangkap minyak dan gas, supaya tahu minyaknya, harus dibor dulu tentunya. Dengan advanced technologi pemboran pada pemboran laut dalam, tapi sebelum dibor harus dilakukan survey seismic recognaisanse sampai detail, jadi masih panjang tahap pembuktian apakah cadangan migas di area itu sebesar itu, tapi anyway ini sebuah challenges bagi dunia penelitian dan migas di Indonesia untuk membuktikannya Dedi Yusmen --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== Website: http://www.rantaunet.org =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca dan dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet. - Tuliskan Nama, Umur dan Lokasi anda pada setiap posting. - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Email attachment, DILARANG!!! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui jalur pribadi. - Anggota yg posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen akan mengikuti peratiran yang berlaku. =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahul -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
