*Mimpi Terbang dr Bandara GADUT Bukittinggi*

* *

Tiba2 bbrp hari lalu dapat undangan utk mencoba terbang dg Private Jet
kapasitas 6 kursi dari Padang ke Jakarta. Agak luar biasa undangan ini, krn
yang mengundang sampai merelakan seat nya agar bisa saya pakai. Beliau
kembali ke Jakarta besoknya dg pesawat biasa. Tujuannya cuman satu, siapa
tahu foto-foto liputan saya bisa mendorong dibuka dan diaktifkannya Bandara
kecil-kecil diluar Padang. Dulu ada Bandara Gadut, Piobang, dll. Sebagai
perbandingan, menurut Bang Zukri Saad, di Papua ada 258 buah bandara besar
kecil (airstrip).

Pasaman termasuk yang berhasil dengan membuka bandaranya yg dibuka Desember
2011. Krn Pasaman sangat menyadari dampaknya untuk daerah mereka. Ke
Pasaman sekarang cuman 35 menit, sehingga Pengusaha, Investor, Pejabat,
Wisatawan, dll bisa mencapai Pasaman dengan mudah. Akhir tahun lalu saya
pernah menemani pengusaha Malaysia di Solok Selatan. Katanya cukuplah
sekali itu naik mobil kesana. Jalannya jauh dan berbelok-belok. Kalau ada
pesawat kecil atau chopper, saya pilih itu aja katanya...

Dilihat dari Industri Pariwisata, menurut Ketua PHRI Sumbar, jumlah kamar
hotel saat ini sudah cukup. Kadang malah berlebih. Yang kita perlukan
sekarang adalah kelas POOL VILLA Hotel. Yaitu Luxury Hotel yang sewanya per
malam diatas Rp. 5 juta. Sumbar perlu investor untuk Pool Villa Hotel ini.
Kalau sudah mulai masuk ke kategori ini, keperluan Bandara kecil-kecil
sudah cukup mendesak. Wisatawan kelas ini biasanya gak mau susah. Semua
maunya serba cepat dan lebih pasti waktunya. Padang – Bukittinggi aja
sekarang bisa berjam-jam kalau lagi apes kena macet.

Kenapa harus kita pikirkan kelas ini...? Karena jumlah uang yang mereka
belanjakan biasanya luar biasa besar.Beli Songket, biasanya bukan yg 2
juta, tp yg 10 juta keatas, dsjnya.

Dari Ibu Eti Yusuf, VP dari perusahaan yg menyewakan pesawat ini, katanya
cukup sering pesawat dia di charter ke Padang. Saya tanya siapa
penumpangnya...? Orang awak katanya... Untuk bisnis...? Bukan, katanya
pulang kampung aja... Nah lho...

Makanya saya berandai-andai, sekiranya Bandara Gadut Bukittinggi bisa
dibuka dan diaktifkan lagi, mugkin bisa mendorong investor besar masuk ke
Bukittinggi dan Agam. Dua daerah ini merupakan ikon penting pariwisata
Sumbar. Saat peresmian The Great Wall of Kotogadang, Ustadz Tifathul
Sembiring dalam pidatonya mengatakan: “Obsesi saya ada satu lagi, yaitu
mengaktifkan Bandara GADUT...!”.

Semoga segera terealisir... Aah...inilah sisi lain jadi Tukang Kodak
jalanan...:) Sekali lagi, terima kasih untuk undangan ini. Semoga foto-foto
seadanya ini bisa menggugah banyak pihak untuk bersama-sama memikirkan dan
mendorong diaktifkannya Bandara GADUT...! Dan bbrp Bandara lainnya. Insya
allah...



FB Nofrins Napilus

http://www.facebook.com/media/set/?set=a.10151547286559047.1073741826.666199046&type=1


Pada 11 Maret 2013 16.17, Nofend St. Mudo <[email protected]> menulis:

> PESAWAT AVRO ANSON SUMBANGAN AMAI-AMAI [image: 
> PDF]<http://harianhaluan.com/index.php?view=article&catid=21%3Akhas&id=21825%3Apesawat-avro-anson-sumbangan-amai-amai&format=pdf&option=com_content&Itemid=190>
>  [image:
> Cetak]<http://harianhaluan.com/index.php?view=article&catid=21%3Akhas&id=21825%3Apesawat-avro-anson-sumbangan-amai-amai&tmpl=component&print=1&layout=default&page=&option=com_content&Itemid=190>
>  [image:
> Surel]<http://harianhaluan.com/index.php?option=com_mailto&tmpl=component&link=b9471ae71870cd46e5deed7b7e8abcba5b02053c>
>  Senin,
> 11 Maret 2013 01:44
>
> *Sekitar* 5 km dari Kota Bukitinggi, tepatnya di Nagari Gadut Kecamatan
> Tilatang Kamang, pada pinggir jalan raya menuju Medan terdapat taman wisata
> seluas lapangan sepakbola. Pada taman itu dipajang sebuah replika pesawat
> terbang berwarna putih bertuliskan AVRO ANSON dan RI 003. Di bawah pesawat
> dipajang lagi sejumlah patung para pejuang.
>
> Bagi kebanyakan pengunjung keberadaan replika pesawat mengejutkan,
> mengundang pesona tetapi juga mengundang pertanyaan, apa hubungan pesawat
> itu dengan Gadut?
>
> *
> *
>
-- 
*
*
*Wassalam

*
*Nofend St. Mudo
36Th/Cikarang | Asa Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok Selatan
Tweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola
*

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke