Mak MM*** dan sanak Akmal, 
Nan salalu basumangaik. 


Umat Nasrani hari ini dengan lambang Salib nya, 
setelah peristiwa 'Penyaliban', bukan mengucapkan selamat natal kepada Nabi Isa 
as, 
tapi 
justru mengucapkan selamat natal kepada "Judas Isakhoriat" karena Judas 
Isakhoriat lah yg telah di SALIB pada peristiwa penyaliban itu, 

sedangkan Nabi Isa as di angkat ke Langit. 





Tambahan sangenek MakMM***




Wassalam,
anwardjambak 44+, 
mudiak Pyk, kanakan Dt Rajo Malano(Maulana), 

"Maminteh Sabalun Hanyuik....!!!

Sent from my BlackBerry® smartphone powered by U Mobile

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Thu, 14 Mar 2013 11:36:39 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: Fwd: "INDAK TAU DI AMPEK ALAH TU DI AMPEK"...==>Re: ThanksFatwa 
MUI[R@ntau-Net]


Mak MM*** sarato sanak sapalanta nan dimuliakan.

Alasan atau dalil Larangan Natal Bersama dan Mengucapkan Selamat Natal tu kan 
samo sabananyo.

Seperti Kutipan dari Fatwa tsb:
-------------------------------------------------------
......Al ~ Qur’an surat Al - Maidah (5): 72 - 73

72. “Sesungguhnya telah kafir orang-orang yang berkata: Sesungguhnya Allah itu 
ialah Almasih putera Maryam. Pada hal Almasih sendiri berkata: Hai Bani Israil, 
sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan 
(sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya sorga dan 
tempatnya ialah neraka, tidak adalah bagi orang zalim itu seorang penolong pun”.

73. “Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: Bahwa Allah itu adalah 
salah satu dari yang tiga (Tuhan itu ada tiga), pada hal sekali-kali tidak ada 
Tuhan selain Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka 
katakan itu, pasti orang-orang kafir itu akan disentuh siksaan yang pedih”.

Al ~ Qur’an surat At - Taubah (9): 30

“Orang-orang Yahudi berkata” Uzair itu anak Allah, dan orang-orang Nasrani 
berkata Almasih itu anak Allah. Demikian itulah ucapan dengan mulut mereka, 
mereka meniru ucapan/perkataan orang-orang kafir yang terdahulu, dilaknati 
Allah mereka, bagaimana mereka sampai berpaling”.

Bahwa Allah pada hari kiamat nanti akan menanyakan Isa, apakah dia pada waktu 
di dunia menyuruh kaumnya agar mereka mengakui Isa dan Ibunya (Maryam) sebagai 
Tuha. Isa menjawab: Tidak. Hal itu berdasarskan atas Al ~ Quran surat Al - 
Maidah (5): 116 – 118:

116. “Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: Hai Isa putera Maryam, adakah kamu 
mengatakan kepada manusia (kaummu): Jadikanlah aku dan ibuku dua orang Tuhan 
selain Allah? Isa menjawab: Maha Suci Engkau (Allah), tidaklah patut bagiku 
mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya 
tentu Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku 
sedangkan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya 
Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib.

117. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau 
perintahkan kepadaku (mengatakannya), yaitu: Sembahlah Allah Tuhanku dan 
Tuhanmu dan aku menjadi saksi terhadap mereka selama aku berada di antara 
mereka. Tetapi setelah Engkau wafatkan aku. Engkau sendirilah yang menjadi 
pengawas mereka. Engkaulah pengawas dan saksi atas segala sesuatu.

118. Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah 
hamba-hamba-Mu dan jika Engka mengampunkan mereka, maka sesungguhnya Engkau 
Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.

Islam mengajarkan bahwa Allah SWT itu hanya satu, berdasarkan atas Al ~ Qur’an 
surat Al - Ikhlas ((112): 1 - 5

1. “Katakanlah: Dialah Allah Yang Maha Esa.

2. Allah adalah Tuhan yang segala sesuatu bergantung kepada-Nya.

3. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.

4. Dan tidak seorang pun/sesuatu pun yang setara dengan Dia”.

Islam mengajarkan ummatnya untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang syubhat dan 
dari larangan Allah SWT serta untuk mendahulukan menolak kerusakan daripada 
menarik kemaslahatan, berdasarkan atas:

Hadits Nabi dari Nu’man bin Basyir:

“Sesungguhnya apa-apa yang halal itu telah jelas dan apa-apa yang haram pun 
telah jelas, akan tetapi di antara keduanya itu banyak yang syubhat (sebagian 
halal, sebagian haram), kebanyakan orang tidak mengetahui yang syubhat itu. 
Barangsiapa yang memelihara diri dari yang syubhat itu, maka bersihlah agamanya 
dan kehormatannya, tetapi barangsiapa jatuh pada yang syubhat maka berarti ia 
telah jatuh kepada yang haram, misalnya semacam orang yang menggembalakan 
binatang di sekitar daerah larangan maka mungkin sekalin binatang makan di 
daerah larangan itu. Ketahuilah bahwa setiap raja mempunyai larangan dan 
ketahuilah bahwa larangan Allah ialah apa-apa yang diharamkan-Nya (oleh karena 
itu yang haram jangan didekati)”.

Kaidah Ushul Fikih

“Menolak kerusakan-kerusakan itu didahulukan daripada menarik 
kemaslahatan-kemaslahan (jika tidak demikian sangat mungkin mafasidnya yang 
diperoleh, sedangkan mushalihnya tidak dihasilkan)”.

Majelis Ulama Indonesia memfatwakan:

Perayaan Natal di Indonesia meskipun tujuannya merayakan dan menghormati Nabi 
Isa as, akan tetapi Natal itu tidak dapat dipisahkan dari soal-soal yang 
diterangkan di atas.

Mengikuti upacara Natal bersama bagi ummat Islam hukumnya haram.

Agar ummat Islam tidak terjerumus kepada syubhat dan larangan Allah SWT 
dianjurkan untuk tidak mengikuti kegiatan-kegiatan perayaan Natal....
-------------------------------------------------------

Silahkan baca dgn HATI,

Soal ambo manulih pendek2 sajo, kan dlm Quran pun banyak surah2 Pendek nan 
boneh2 tu Mak..hehehehe

Kalau Mak MM*** sendiri ragu2, krn 
" lain di bibir lain di hati"
Itu sdh jatuah subhat mah Mak MM***, elok ranuangkan baliak. Ijan tagah dek itu 
pulo awak jadi MUNAPIAK.
Krn " lain di bibir lain di hati" itu adalah ciri2 Munapiak.

Sabalunnyo maaf yo mak kalau tapodeh sambanyo.

Sangenek,






Wassalam,
anwardjambak 44+, 
mudiak Pyk, kanakan Dt Rajo Malano(Maulana), 

"Maminteh Sabalun Hanyuik....!!!

Sent from my BlackBerry® smartphone powered by U Mobile

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke