kerjanya cuma marah gimana selesai persolannya, berikan solusi, cegah sebelum 
harga naik. dicari penyebabnya. apa gunannya ilmu pemimpin, suruh rakyat tanam 
komoditi tsb, mohon dihargai para petani, peternak. tuhan maha adil sudah 
diberikan bumi yang subur. jika pemimpin otaknya kena racun korupsi yaa begini 
jadinya. simala kamang semoga pada insyap, tuhan beri cobaan selama indonesia 
merdeka.


 
Eri Baheram
alias PITOPANG 19601227
Artistvägen 6
S-12135 Johanneshov
Stockholm-Sweden
hp. +46-73-744 99 90


________________________________
 From: Sjamsir Sjarif <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Saturday, March 16, 2013 10:46 PM
Subject: [R@ntau-Net] SBY Makan Bawang!
 

Berita Singgalang | Headline

Tanggal 16 March 2013 
JAKARTA — Presiden SBY mengaku 
dirinya memang kesal dan marah dengan kondisi kenaikan harga bawang 
merah dan bawang putih yang tidak wajar di pasar. Dia mengingatkan para 
menterinya untuk segera menyelesaikan persoalan lonjakan harga tersebut.
PRESIDEN BERTEMU PEMRED
“Saya memang marah kemarin karena urusan bawang merah dan putih. Ini sudah 
berhari-hari tapi kurang cepat, 
konklusif dan kurang nyata penanganannya,” ujar SBY dalam sambutannya 
saat bertemu dengan para pemimpin media massa yang tergabung dalam Forum Pemred 
se Indonesia, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (15/3).

Lngkoknyo baco:  

Bawang Langka, SBY Marah
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke