Ternyata sistim perpajakanlah yang jadi komando di Malaysia.

Contoh. Indonesia, Departement Perhubungan mengeluarkan aturan untuk Change
Flag kapal asing yang beroperasi di Indonesia. Tujuannyo baik utk
memberdayakan kemampuan negeri ini. Tapi tidak sinkronisasi dengan masalah
bisnis dan department2 lain.

Aturan ini menhancurkan peluang2 bisnis. Karena suka tdk suka menambah
pajak yang harus dibayarkan.

Akhirnya pengusaha2 dibidang perkapalan kembali ke Malaysia yang sangat2
membantu investor. Beda dgn Indonesia yang sangat2 membebani investor.

Darwin Chalidi
On Mar 19, 2013 4:37 PM, <[email protected]> wrote:

>
> Da Mul,
>
> Dr. M pernah mangecek, lk bunyinyo:
>
> "Bukak salawehnyo investasi asiang dengan daya saing yg tinggi (paliang
> murah biaya investasinyo di dunia)
>
> dan siapkan segala infrastrukturnyo nan berstandar dunia dan terkini,
>
> toh nantinyo  keuntungan mereka akan disetor ke Kerajaan (pemerintah)
> sebanyak 28 persen (30 persen sebelum krismon 1998) berupa pajak,
>
> walaupun kearjaan tidak punya saham di perusahaan itu..
>
> dan sekaligus menyedot tenaga kerja (menciptakan lapangan kerja terutama
> utk rakyat tempatan dan juga asing) yg juga nantinya akan membayar pajak
> kpd kerajaan berupa pajak pendapatan dan levi utk pekerja asiang....!"
>
> Itulah talabiah kurang nan lah disabuik dek baliau tu kutiko jadi PM
>
> Cuma sektor pajak mrk lah mengalahkan sistem bank dan tdk bocor.
>
> Tasentak ambo tiko mulo mandanga ide2 nan boneh dari Liau tu, takona jo
> pituah Minangkabau lamo,
>
> "Awak mandapek tapi urang indak kahilangan..!"
>
> Sangenek,
>
>
>
>
> Wassalam,
> anwardjambak 44+,
> mudiak Pyk, kanakan Dt Rajo Malano(Maulana),
>
> "Maminteh Sabalun Hanyuik....!!!
>
> Sent from my BlackBerry® smartphone powered by U Mobile
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke