Kabuaten Limopuluh Kota sudah mulai melangkah ke Pariwisata Khatulistiwa.
Mudah-mudahan nanti akanberkembang menejadi acara tetap bermanfaa 2
kalai dalam sethun dengan perencanaa intergral jauh sebelum Matoari
Tagak Tali di Sekita Tugu Khatuslistiwa ini.
http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=41785

Bagaimana dengan Bonjol? Aapakah pinggir-pinggir Tugu Khatuslistiwa
yang sudah didirikan sejak Belanda dahulu itu masih hanya dijadikan
untuk kejamban lalulintas saja?

Semoga Kabupaten Pasaman mengelolanya dengan meniru usaha baru dari
Limopuluh Kota ini.

Salam,
-- MakNgah
Sjamsir Sjarif

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke