----- Forwarded Message -----
  From: Sutan Sinaro <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]> 
Sent: Tuesday, 26 March 2013 11:41 PM
Subject: Fw: [mangajiRN] Dua slogan Barat yang bisa bikin bencana

 ----- Forwarded Message -----
From: Rahima <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]> 
Sent: Tuesday, 26 February 2013 9:08 AM
Subject: [mangajiRN] Dua slogan Barat yang bisa bikin bencana

   
 
Dua hal slogan Barat, yang sudah terkontaminsasi dalam
kehidupan ummat islam, dan bencana akibatnya. 
  
Bismillahirrahmaanirrahiim 
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh. 
  
Ada dua hal, yang saya lihat, saya amati,.slogan dari barat
yang sudah terkontaminasi dengan hidup kehidupan ummat Islam, dan bisa sangat
merusak ummat Islam, baik didunia apatah lagi di akhiratnya. 
  
Saya  berfikir,..apakah ini penyebabnya, kenapa
begitu parahnya kondisi bangsa Indonesia, tak pemerintahnya, pejabatnya,
pedagang, pegawai, person masyarakatnya,.pokonya sudah hampir menyerang
diseluruh tingkatan social masyarakat. 
  
Slogan ini, kelihatannya biasa biasa saja,..tapi..kalau
diterapkan dalam kehidupan sehari hari bisa merusak jiwa, nurani, badan, bahkan
keagamaan seseorang. 
Apakah slogan yang sudah mendarah daging dari barat itu,
merusuk sukma kalbu, bagaikan virus kanker yang menyerang manusia, mulai dari
atas, sampai bawah,..sampai sampai kronis stadium IV? Tak ada obatnya lagi,
kecuali menunggu kematian, atau mu’jizat dari Allah subhanahu wata’ala?. 
  
Slogan itu, sangat berbanding terbalik dengan prinsip dalam
Islam. Apakah kedua slogan itu? 
  
1.       “Time is Money”(No friend,..ada uang,.abang sayang,
tak ada uang abang melayang,.ada uang urusan lancar, tak ada uang,.urusan
tersendat, ada uang persahabatan langgeng, tak ada uang persahabatan merekah,
ada uang dilayani, tak ada uang pasangan dicuekin,.semua karena prinsip, time
is money). 
  
2.       “Right and Wrong is my country”(my wife, my
husband, my children, my family, mine…etc). Mau salah,..mereka adalah anak
kita,..mau jelek, mereka adalah suami/istri kita, family kita. Sehingga kita
dibutakan melihat kebenaran dan melihat prinsip Islam itu seperti apa
sebenarnya. 
  
Kedua hal diatas, sangat bertentangan dengan prinsip Islam. 
Islam memandang waktu itu adalah sesuatu yang harus
dipergunakan sebaik baiknya,..manusia semua akan merugi hanya karena mensia
siakan waktu. Tak ada disana disebutkan, waktu untuk uang,.tapi disana tertera,
waktu adalah : 
  
1.       Untuk beriman 
2.       Beramal shalih 
3.       Saling menasehati dengan kebenaran 
4.       Saling menasehati dengan kesabaran 
Hanya empat itu saja fungsi waktu,.tak lebih dari itu. Tak
ada disebutkan dalam AlQuran, waktu adalah uang. Berbanding terbalik bukan
dengan prinsip Barat, namun sayangnya slogan Baratlah yang lebih mendominasi
kehidupan ummat islam saat ini(kebanyakan, kecuali mereka yang sadar yang tak
melakukan hal ini). 
  
Kemudian, slogan “ Right dan Wrong is my country”. Benar
ataupun salah, tetaplah dia negeriku. 
Salah istri/suami kita, anak anak kita, family kita, ,
bermain judi, mabuk mabukan, penipu, pembohong,.koruptor, mau anak pacaran kek,
ciuman pelukan kek, kita tak peduli,.karena anak kandung kita. Mau berjilbab
kek, tak berjilbab kek, kita tak peduli, mau ngomong kasar, suka ngejek, suka
bohong, ini itu segalanya, kita tak peduli, karena prinsip kita, mereka adalah
bagian dari diri kita, anak kita, suami istri kita, keluarga kita, dan segudang
kejelekan lainnya kita biarin saja, bahkan kalau perlu dibela mati 
matian,..karena
yang melakukannya adalah orang yang terdekat dengan kita, maka kita bela habis
habisan, karena apa? Karena prinsip Barat tadi, tanpa kita sadari, sudah sangat
terkontaminasi dalam tubuh kita. 
  
Itu karena apa? Karena,.kita tidak mencintai Allah dan
RasulNya,.melebihi cinta kita dengan diri kita sendiri, anak kita sendiri,
istri suami, keluarga kita sendiri. Kita lebih cinta mereka ketimbang Allah dan
rasulNya. Padahal, dalam prinsip Islam, sebagaimana tercantum dalam banyak ayat
AlQuran dan hadits Rasulullah, Allah dan RasulNya, lebih diutamakan dicintai
ketimbang siapapun didunia ini. Kita sering tidak bisa berbuat adil, dan
bijaksana dalam hal penilaian, hukum hukum, dan lainnya 
  
Bukankah Allah sudah sampaikan, bahwa umat Islam sebenar
benar muslim/ah. Mukmin, mukminah, adalah mereka yang mencintai Allah dan
rasulNya,.melebihi cinta mereka bahkan pada diri mereka sendiri, apatah lagi
anak, suami istri dan keluarga kita. Karena apa? Karena yang menolong kita
diakhirat siapakah? Apakah anak kita,..suami kita,.istri kita..keluarga kita?
Tidak,…!! Mereka saja susah menolong diri mereka sendiri, apatah lagi menolong
orang lain. 
  
Karena anak kandung, anak angkat, suami/istri.keluarga yang
melakukan kesalahan, maka kita bela, kita tak berlaku adil dan bijaksana. 
  
Bukankah, sudah dicontohkan oleh Rasulullah :”Kalau saja
Fatimah binti Muhammad yang mencuri, akan kupotong tangannya”. Jadi, meskipun
anak kandung beliau sendiri yang berbuat kesalahan, beliau tetap menghukumnya
sebagaimana hukum yang terjadi. Itulah prinsip yang benar dalam Islam, bukan
seperti prinsip barat diatas, benar dan salah adalah tetap anak kandung saya
sendiri, istri saya, suami saya, keluarga saya. 
  
Wajarlah hukum keadilan di Indonesia susah
tegaknya,..wajarlah kalau kehidupan di Indonesia banyak bencana, porak poranda,
susah hidup itu,..karena kerusakan didarat dan lautan, karena ulah manusia itu
sendiri, karena sikap manusia itu sendiri. Allah Ta’ala tak pernah mendzalimi
hambaNya, namun manusia itulah yang mendzalimi diri mereka sendiri.  
Efek sangat buruk akan kita terima, baik didunia apatah lagi
diakhirat, pabila kedua slogan Barat itu yang kita terapkan dalam kehidupan
kita sehari hari, dan meninggalkan prinsip didalam islam, yang berbanding
terbalik dengan slogan Barat tersebut. 
  
 Semoga bisa sama kita
renungi. Kelihatannya sepele, namun akibatnya bencana besar, didunia dan
akhirat, bila kita abaikan.  
Allahu ta’ala a’lam. 
  
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Lakukanlah sesuka hatimu, apa yang suka kamu melakukannya, tapi ingat, kamu 
juga akan mendapatkan balasan atas apa yang kamu lakukan itu.
 Dan akhirat itu, jauh lebih baik dari dunia

Sikap menghormati pada sesama, bukanlah tanda suatu kecintaan kita pada 
seseorang. Namun, lebih kepada pertanda baiknya pendidikan akhlaq seseorang.

Oleh sebab itu, hormatilah manusia, meskipun mereka bukan orang -orang yang 
kamu cintai

Wassalamu'alaikum. Rahima
   
__._,_.___ 
Reply via web post   Reply to sender    Reply to group    Start a New Topic   
Messages in this topic (1)      
Recent Activity: 
Visit Your Group   
Mungkin ingin belajar & berpenghasilan di internet? Klik disini:  
http://www.AsianBrain.com/index.php?aff_code=587193 Bagi anda yang sedang 
belajar bahasa Arab disini, kami sarankan untuk mendownload buku pegangan di 
http://www.assunnah.or.id/ragam/files/index.php  
 
Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of Use • Send us 
Feedback      
.   
__,_._,___            

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke