Sebuah Kisah Nyata yang dalam makna
Wassalam 
Dedi Y
Original Message-----
From: Zainuddin Abuhassan 
Posted At: Thursday, February 14, 2008 7:45 AM
Subject: Valentine Days? (kisah Pak Suyatno)
Cerita tentang Pak Yatno yang "merayakan" Valentine Day-nya selama 25
tahun, terus menerus, tanpa henti, dan -terpenting- mendalami makna dan
hakikat cinta yang sesungguhnya  : karena Allah (mahabbatan ilallah).
Subhaanallah!
Semoga bermanfaat.
 
 
Based on True Story..
 
Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja
bahkan sudah mendekati malam, pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi
dengan merawat istrinya yang sakit. Istrinya juga sudah tua, mereka
menikah sudah lebih 32 tahun. Mereka dikarunia 4 orang anak. Disinilah
awal cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan anak ke empat tiba2
kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan itu terjadi selama 2 tahun.
Menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa
tidak bertulang lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.
Setiap hari Pak Suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan
mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia
letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian.
Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya
tersenyum, untunglah tempat usaha Pak Suyatno tidak begitu jauh dari
rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan
siang. Sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan
selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan
apa2 saja yg dia alami seharian.
Walaupun istrinya hanya bisa memandang dan tidak bisa menanggapi, Pak
Suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap
berangkat tidur. Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25
tahun. Dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke
empat buah hati mereka. Sekarang anak2 mereka sudah dewasa, tinggal si
bungsu yg masih kuliah. Pada suatu hari ke empat anak suyatno berkumpul
dirumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak
mereka menikah sudah tinggal dengan keluarga masing2 dan Pak Suyatno
memutuskan ibu mereka Dia yg merawat, yang dia inginkan hanya satu semua
anaknya berhasil. Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata "
Pak kami ingin sekali merawat Ibu, semenjak kami kecil melihat Bapak
merawat Ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir Bapak.bahkan
Bapak tidak ijinkan kami menjaga Ibu."  Dengan air mata berlinang anak
itu melanjutkan kata2nya, "Sudah yg keempat kalinya kami mengijinkan
Bapak menikah lagi ,kami rasa Ibupun akan mengijinkannya. Kapan Bapak
menikmati masa tua Bapak dengan berkorban seperti ini? Kami sudah tidak
tega melihat Bapak, kami janji kami akan merawat Ibu bergantian". Pak
Suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2 mereka."Anak2ku
Jikalau  hidup didunia ini hanya untuk nafsu Mungkin Bapak akan menikah,
tapi ketahuilah dengan adanya Ibu kalian disampingku itu sudah lebih
dari cukup, dia telah Melahirkan kalian".. Sejenak kerongkongannya
tersekat, " Kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh
cinta yg tidak satupun dapat menghargai dengan apapun. Coba kalian tanya
ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti Ini. kalian menginginkan
Bapak bahagia, apakah bathin Bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu
dengan keadaanya sekarang?. Kalian menginginkan Bapak yg masih diberi
Allah kesehatan dirawat oleh orang lain bagaimana dengan ibumu yg masih
sakit?".  Sejenak meledaklah tangis anak2 Pak Suyatno. Merekapun
melihat butiran2 kecil jatuh dipelupuk mata Ibu Suyatno..dengan pilu
ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya itu.. 
Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TVswasta
untuk menjadi nara sumber di acara Islami Selepas Shubuh dan merekapun
mengajukan pertanyaan kepada Pak Suyatno kenapa mampu bertahan  selama
25 tahun merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa2..disaat itulah
meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio kebanyakan kaum
perempuanpun tidak sanggup menahan haru disitulah Pak Suyatno
bercerita,"Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta tapi dia
tidak mencintai karena Allah semuanya akan luntur. Saya memilih istri
saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan
sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukandengan
mata, dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu2.. Sekarang dia sakit
berkorban untuk saya karena Allah..dan itu merupakan ujian bagi saya,
sehat  pun belum tentu saya mencaripenggantinya apalagi dia
sakit,,,setiap malam saya bersujud danmenangis dan saya dapat bercerita
kepada Allah Diatas sajadah..dan saya yakin hanya kepada Allah saya
percaya untukmenyimpan dan mendengar rahasia saya.."
 
APRIL LORENTINA 766HI
 
 
 

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Daftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke