Itulah kstarianya pemimpin jaman baheula. Kalau salah mengaku salah tidak mencla mencle seperti jaman sekarang.
2013/3/30 <[email protected]> > ** > Ya tapi sekali ini Beliau salah memahami buku Dt.Sangguno bahwa tdk > ABS-SBK, setelah dibawa kepengadilan oleh Dt.Sangguno akhirnya beliau > mengaku salah dan bersedia membayar denda > Powered by Telkomsel BlackBerry® > ------------------------------ > *From: * Darwin Chalidi <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Sat, 30 Mar 2013 07:38:42 +0700 > *To: *Rantau Net Minang<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: [R@ntau-Net] Pelajaran dari TCBP > > Wah tambah mantab carito Haji Rasul. Seorang manusia yang kukuh > mempertahankan prinsip akibat dominasi logika beliau dan kurang suka pada > imaginasi & visualisasi yang banyak dipunyai oleh Ninik Mamak Minang (suka > berpantun dan harus menguasainya untuk dihargai). > Seandainya Haji Rasul mendapat pendididikan model anaknya HAMKA mungkin > cerita ini tidak akan ada. > > Darwin Chalidi > On Mar 30, 2013 6:36 AM, <[email protected]> wrote: > >> ** >> Pak.ANB di buku "Ayahku" Buya Hamka menceritakan kekalahan Ayahnya dgn >> Ibrahim Dt.Sanggunodirajo dipengadilan krn Ayahnya telah mengkritik buku >> Adat karangan Dt. Sangguno, sehingga hrs membayar denda, kebetulan Ayah >> saya adalah salah seorang anak dr Dt.Sangguno yg kecipratan uang denda yg >> diterima dr Ayahnya Buya Hamka >> Wass >> Powered by Telkomsel BlackBerry® >> ------------------------------ >> *From: * Akmal Nasery Basral <[email protected]> >> *Sender: * [email protected] >> *Date: *Sat, 30 Mar 2013 01:55:56 +0700 >> *To: *[email protected]<[email protected]> >> *ReplyTo: * [email protected] >> *Subject: *Re: [R@ntau-Net] Pelajaran dari TCBP >> >> Pak Amiroeddin n.a.h., >> >> "Ayahku" saya gunakan juga dalam TCBP terutama untuk dua bagian penting, >> pengalaman Haji Rasul berhaji pertama kali (1894) dan saat beliau >> "disidang" oleh MTKAAM. >> >> Wassalam, >> >> ANB >> Cibubur >> >> Pada Jumat, 29 Maret 2013, menulis: >> >>> ** >>> Ambo pernah membaca buku karangan Hamka, judulnya "Ayahku" >>> Powered by Telkomsel BlackBerry® >>> ------------------------------ >>> *From: * Akmal Nasery Basral <[email protected]> >>> *Sender: * [email protected] >>> *Date: *Fri, 29 Mar 2013 06:32:59 +0700 >>> *To: *[email protected]<[email protected]> >>> *ReplyTo: * [email protected] >>> *Subject: *Re: [R@ntau-Net] Pelajaran dari TCBP >>> >>> Angle pembacaan yang menarik, Mak Darwin Chalidi n.a.h., >>> Terima kasih. >>> >>> Tentang apakah Buya Hamka pernah mengikuti Pandu Hisbul Wathan binaan >>> Muhammadiyah, saya tidak punya data. Namun kalau kita lihat kronologi >>> kehidupan Malik muda yang pada usia 16 tahun ke Jawa untuk belajar pada >>> Cokroaminoto dkk, termasuk pada kakak iparnya A.R. Sutan Mansyur di >>> Pekalongan, dan baru setelah itu Muhammadiyah di Minang berdiri lewat peran >>> Haji Rasul dan menantunya itu, minat Malik yang sedang meluap saat itu >>> adalah sebagai penulis dengan mendirikan majalah "Tabligh Muhammadiyah" di >>> mana dia menjadi pemimpin redaksi. Di tengah kesibukan menulis itu, sangat >>> mungkin Malik tidak ikut pandu Muhammadiyah. >>> >>> Wassalam, >>> >>> ANB >>> Cibubur >>> >>> Pada Kamis, 28 Maret 2013, Darwin Chalidi menulis: >>> >>> Sanak Palanta RN NAH terutama dinda ANB yang telah berbagi TCBP. >>> >>> Berikut hasil penelitian kami yang coba kami bagi kepada palanta. >>> >>> Sesuai dengan imajinasi dan bayangan saya sebelum membaca buku TCBP ini, >>> kehidupan Buya Hamka sangat berwarna. Kehidupan yang sangat kaya warna buya >>> Hamka dimulai dari umur beliau masih balita, buya adalah seorang makhluk >>> yang diberikan keunggulan intelegensia diatas rata-rata. Otak bagian kanan >>> buya yang mendominasi visual dan imaginasi karena kecerdikan buya kecil >>> secara tidak sengaja terbuka oleh tindakan Pijah dengan mendudukkan buya >>> menghadap Danau Maninjau (hal 30) dari tangisan anak kecil yang nakal >>> sewaktu melihat keindahan danau Maninjau langsung terdiam dan menikmatinya. >>> >>> Pendidikan untuk mengasah otak kanan buya ini menjadi mekar luar biasa >>> dengan bantuan mamak dan andung dari pihak ibu dengan mengail, mengadu >>> ayam, mendengar cerita rakyat, serta belajar silat, dan tidak lupa mencuri >>> buah2an orang sekampung untuk dimakan sendiri. >>> >>> Keunggulan otak kanan yang sudah terbuka lebar bertentangan dengan >>> pendidikan rumah tangga yang coba diterapkan oleh Haji Rasul yang bertemu >>> hanya sekali-kali. Aturan rumah tersebut adalah memakai logika otak kiri >>> buya, yang sudah jauh tertinggal akibat dominasi otak kanan buya. Akibatnya >>> selalu terjadi benturan-benturan budaya didalam diri buya kecil, puncaknya >>> terjadi seaktu Haji Rasul bercerai dengan Ibu kesayangan buya. >>> >>> Benturan visualisasi dan imajinasi dalam diri buya malah bertambah lebar >>> dengan aturan rumah dan sekolah yang tidak mengenal kompromi dengan >>> karakter buya kecil sebagai manusia yang sedang melihat dunia dengan >>> visualisai yang melebihi umur beliau. Tetapi dengan kematangan otak kanan >>> buya yang ternyata melebihi orang-orang dewasa disekitarnya maka kita lihat >>> bagaimana cerdiknya buya menggunakan imajinasinya mengelola konflik dalam >>> kehidupan yang dihadapi dimasa-masa muda buya. >>> >>> Pembangunan karakter anak, kita perlu belajar untuk mengenal tiga >>> lingkaran pendewasaan kehidupan anak. Menurut bapak pandu dunia Lord Baden >>> Powell, lingkaran pertama rumah tangga, lingkaran kedua sekolah, dan >>> lingkaran ketiga masyarakat. Lingkaran 1 & 2 lebih banyak didominasi otak >>> kiri, sedangkan lingkaran 3 lebih banyak akibat dominasi otak kanan. >>> >>> Satu pertanyaan kepada Dinda ANB, apakah buya tidak pernah ikut Pandu >>> Hisbulwathan binaannya Muhamadiyah. Kegiatan Kepanduan jaman dulu adalah >>> pendidikan kader untuk Organisasi masa dan partai2, sehingga kita >>> mendapatkan pemikir2 yang berbicara dengan hati tidak seperti saat ini yang >>> tidak punya sensitifitas bangsa. >>> >>> Mudah2an berguna, kalau ada yang salah akibat kebodohan penulis, kalau >>> ada yang baik datangnya dari ALLAH SWT juga. >>> >>> Darwin Chalidi, Tangsel yang sedang menunggu lanjutan kisah buya Hamka. >>> >>> -- >>> . >>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >>> =========================================================== >>> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: >>> - DILARANG: >>> 1. E-mail besar dari 200KB; >>> 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >>> 3. One Liner. >>> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: >>> http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ >>> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >>> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >>> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >>> mengganti subjeknya. >>> =========================================================== >>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/ >>> >>> -- >>> . >>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >>> =========================================================== >>> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: >>> - DILARANG: >>> 1. E-mail besar dari 200KB; >>> 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >>> 3. One Liner. >>> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: >>> http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ >>> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >>> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >>> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >>> mengganti subjeknya. >>> =========================================================== >>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan >>> di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ >>> --- >>> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari >>> Grup Google. >>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >>> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . >>> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. >>> >>> >>> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: >> - DILARANG: >> 1. E-mail besar dari 200KB; >> 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. One Liner. >> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: >> http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ >> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari >> Grup Google. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . >> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. >> >> >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: >> - DILARANG: >> 1. E-mail besar dari 200KB; >> 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. One Liner. >> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: >> http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ >> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari >> Grup Google. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . >> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. >> >> >> > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
