Sanak Palanta RN nan ambo hormati, Ala hampia duo minggu berita LKAAM mansosialisasikan ABS-SBK di delapan Kabupaten/Kota di Provinsi Sumbar balalu, kok indak ado reaksi atau komentar dari sanak nan barasa dari sambilan Kab/Kota nan alun dilaksanakan?
Delapan Kab/Kota nan tapiliah : 1.Kab.Dhamasraya. 2.Kab.Lima Puluh Kota. 3. Kab.Padang Pariaman. 4.Kota Pariaman. 5. Kab. Agam. 6.Kota Padang Panjang. 7.Kab.Tanah Datar. 8.Kab.Pasaman Barat. Kedelapan Kab/Kota itu dianggap memenuhi kriteria 'Paling baik' dalam melaksanakan ABS-SBK dilapangan. Kudian manyusul Kota Payakumbuah. Ambo salamoko mangiro Kab./Kota Solok nan paliang proaktif dalam urusan implementasi Adat nan dimotori dek SSS ( Solok Saiyo Sakato ) jo dapek dukungan panuah dari Pemdanyo. Tapi kok malah indak masuak kriteria nan 'paling baik' dalam pelaksanaan dilapangan. Kab./Kota nan alun : 1.Kab.Solok. 2. Kota Solok. 3. Kab. Solok Selatan. 4. Kab. Pesisir Selatan. 5.Kab. Pasaman. 6.Kota Bukit Tinggi. 7.Kota Sawah Lunto. 8.Kota Padang. 9.Kab. Sijunjuang. Sarancaknyo LKAAM maagiah tau apo sajo kriteria nan dipakai sahinggo Kab/Kota bisa dinilai 'paling baik' dalam palaksanaan ABS-SBK dilapangan. Ambo yakin Kab.Kota lain nan alun tapiliah bausao kareh pulo untuak mancapai kriteria 'paling baik'. Jadi mereka indak katinggalan jauah dari nan salapan itu dalam pelaksanaan ABS-SBK dilapangan.. Salain itu apo ado nan tau, apo LKAAM mamakai Buku Pedoman ABS-SBK nan dihasilkan Gebu Minang dalam KKM/SKM tahun 2010 atau buku lain. Wassalam, A.A./020413 From: St. eF Al Zain Sikumbang Sent: Wednesday, March 20, 2013 1:09 PM To: [email protected] Subject: [R@ntau-Net] LKAAM SUMBAR Sosialisasikan "ABS-SBK" ke Kabupaten/Kota Padang, (Antara Sumbar) - Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat mensosialisasikan falsafah adat Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABSSBK) pada masyarakat di delapan kabupatan/kota di provinsi itu. Ketua LKAAM Sumbar, Sayuti Dt Rajo Pangulu di Padang, Rabu mengatakan, pemangku adat dan juga pihak terkait lainnya untuk kembali menggalakkan filosofi adat Mingakabau dalam keseharain, terutama ABSSBK, untuk menyadarkan generasi muda pentingnya adat, agama, dan Alquran dalam pedoman hidup setiap harinnya. "Tujuan sosialisasi yang terus dilakukan ini pada tahun 2013, agar ABSSBK tersebut tidak hanya sekedar sologan, namun dijalankan dalam kehidupan sehari-hari ditengah masyarakat, dan rumah-rumah ibadah kembali diramaikan oleh aktifitas keagamaan seperti yang diajarkan selama ini dalam budaya Minangkabau," kata Sayuti. Dia menambahkan, aplikasi dilapangan ini perlu ditingkatkan masyarakat, sebeb dalam era globalisasi ini, tanpa adanya adat, agama, dan kitab suci sebagai pegangan maka dapat berakibat buruk bagi moral generasi muda. Sehubungan dengan itu, hingga saat ini untuk sosialisasi tersebut, LKAAM Sumbar menjelaskan telah melukannya di delapan kabupatan dan kota, diantaranya di Kabupaten Dhamasraya, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pasaman Barat. Sementara itu, sosialisasi yang paling baru dilakukan LKAAM Sumbar adalah di Kota Payakumbuh, yang dilaksanakan pada Selasa (19/3), dimana diikuti oleh setidaknya puluhan orang pemangku adat, dan masyarakat didaerah itu. "Semua daerah yang telah dilakukan sosialisasi tersebut merupakan daerah yang dianggap paling baik dalam melaksanakan ABSSBK dilapangan, sebab itu perlu didorong utuk terus ditingkatkan," jelasnya. Sosialisasi tersebut tidak hanya program yang dilakukan LKAAM namun juga kerjasama dengan pihak pemerintah provinsi setempat, dimana kegiatan semacam itu mendapat dukungan dari Dinas Sosial. "Semoga dengan sosialiasasi yang dilakukan secara terus menerus, kesadaran tentang filosofi Mingakabau ini benar-benar diresapi oleh masyarakat," tegasnya. (*/sun) ANTARA Sumbar hari ko sumber : http://www.antarasumbar.com/berita/provinsi/d/1/278421/lkaam-sumbar-sosialisasikan-abs-sbk-ke-kabupaten-kota.html ---- sangenek barito kampuang, Alhamdulillah perjuangan taruih balanjuik.. Wassalam, st. eF Al Zain Sikumbang Kuala Lumpur -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
