Ambo copaskan cerita kekejaman OPR dari file: PRRI di nagari Paninggahan.
......Catatan sarupo iko barulah satu contoh saja:

Kekejaman OPR sangat terlalu
Bisa dibaca catatan di buku
Agar tiada pembaca yang ragu
Penulis kutip paragraf yang perlu

"....Setelah Datuk Aceh ditangkap, Dia dipaksa dan disiksa hingga akhirnya
dibunuh secara keji.
Masih segar dalam ingatan saya, Datuk Aceh dipaksa minum Cendol.
Setelah menolak, kemudian kumisnya dicabut secara kasar.
Dengan mulut berlumuran darah dan tangan terikat.
OPR serta pasukan Diponegoro tersebut menembak kepala Datuk Aceh hingga
berserakan benaknya.

Ketakutan makin bertambah ketika ada 3 orang yang dibunuh oleh OPR Ombilin.
Mereka ditembak dan lehernya dipotong.

Kepala tanpa badan tersebut digantung di pos OPR dengan mulut berisi rokok.
Saya yang saat itu masih kelas 2 SMP, takut melihatnya, sehingga bayangan
kepala tergantung itu terus menghantui tidur saya.
(Dikutip dari buku: Perempuan Berselimut Konflik, Reni Nuryanti, halaman
105).

----

Hal semacam ini melanggar HAM berat, terjadi pada tahun tahun 1958 - 1961
(lebih duluan dari curito tsb.)


http://nagari.or.id/?moda=palanta&no=115


Pada 5 April 2013 22.01, Dr Saafroedin Bahar <[email protected]
> menulis:

> Batua juo, Bundo. Hanyo pelanggaran HAM barek harus diungkap, dan sacaro
> hukum indak mengenal kadaluwarsa. Sekedar info, penyelesaian kasus
> pembantaian penduduk Rawagede, Bekasi, tahun 1946, dek tentara Balando,
> diperjuangkan dek bung Batara Hutagalung sampai ka nagari Balando, dan
> berhasil.
> Namun kalau memang indak ado minat samo sekali dari urang awak, bagi ambo
> indak ado keberatan.
> Wassalam,
> SB.
> Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke