MINUM AIR PUTIH

Minum air putih tampaknya adalah aktivitas yang biasa dan menyehatkan. Sedari 
kecil, guru dan orang tua selalu mengajar kan untuk banyak minum air putih demi 
kesehatan tubuh.
Tapi konsumsi air putih ternyata bisa membahayakan, khususnya bagi orang tua.

"Kalau sehari minum 2-3 liter, bisa jatuh hingga patah kaki," ujar dokter 
spesialis ginjal & hipertensi, Dr Parlindungan Siregar, dlm konferensi pers 
acara Hari Ginjal Sedunia, Rabu, 6 Maret 2013.

Patah kaki mungkin tak apa2 bagi anak muda, tapi untuk para
Lansia, patah tulang artinya akan cacat di sisa hidupnya.
Sebab metabolisme & pemulihan sakit pada manula terjadi sangat lambat.

Dr Parlindungan menjelaskan bahwa meminum air putih yang tampaknya sederhana 
bisa juga menjadi penyebab hilangnya kesadaran yang berujung jatuh tiba-tiba.

Prosesnya adalah penurunan kadar natrium.
Pada orang yang berusia di atas 50-60 tahun biasanya mereka memiliki kadar 
natrium yang rendah dalam darah, atau dikenal dengan hiponatremia.
Selain itu, fungsi ginjal mereka pun sudah turun. Akibatnya, air putih yang 
masuk ke tubuh semakin menurunkan kadar natrium dalam darah. Secara perlahan, 
turunnya kadar natrium ini menyebabkan kantuk sehingga manula bisa tiba-tiba 
terjatuh.

Dr Parlindungan memiliki seorang pasien manula yg selalu diantarkan keluarga 
karena acap jatuh. Ketika diteliti, ternyata sang nenek memiliki penyakit 
ginjal dan sering diminta untuk minum air putih oleh keluarganya.
"Saya minta untuk dikurangi, keluarganya protes, tapi setelah dijelaskan, 
mereka pun menjalankan perintah," ujar Parlindungan.
Tak lama, ia pun jarang melihat perempuan 70 tahun tsb dibawa ke rumah sakit 
karena terjatuh.

Menurut Parlindungan, untuk usia lanjut di atas 50 tahun, konsumsi air putih 
maksimal hanya 1,5 liter. Angka tersebut diperoleh dari hasil penelitian nya 
sendiri sekitar 4 tahun silam terhadap para penghuni panti wredha di Jakarta.

http://m.tempo.co/read/news/2013/03/09/060466018/Hati-hati-Lansia-Jangan-Ba
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke