Rekan2 sekalian, 

ada sebuah cerita lama dari negeri Jepang
yang menarik kita simak, bagaimana menjaga kejernihan berpikir dan bertindak,
semoga bermanfaat

Link ;  http://wp.me/p2VPt-sp

------

Alkisah, di masa lampau di negeri Jepang, ada sebuah perguruan silat yang
terkenal. Suatu saat seorang pendeta tua yg juga adalah guru besar yang bijak
di perguruan tersebut dan muridnya yang masih muda melakukan suatu 
perjalanan. Suatu ketika mereka melewati sebuah sungai yang lebar dan berarus
deras, di tepian sungai tampak ada seorang gadis cantik yang takut untuk
menyeberangi sungai itu dan menunggu orang-orang untuk membantunya menyeberangi
sungai itu. Sang murid yang jarang bertemu wanita di perguruan nya, terpesona
sekali melihat gadis tersebut, namun ia memilih diam saja, demi menghormati
sang guru.

Melihat orang yang butuh bantuan, sang guru bijak pun mendekati gadis
tersebut dan menawarkan bantuannya untuk menyeberangkan nya melewati sungai.
Sang gadis pun menerima tawaran tersebut, akhirnya gadis tersebut di gendong
oleh guru bijak itu menyeberangi sungai dan menurunkannya di pinggir seberang
sungai. Kemudian Guru bijak itu meneruskan perjalanannya  di ikuti oleh
muridnya.Dalam perjalanan, murid muda itu menggerutu dalam hati dan gemas akan
perilaku sang guru itu yang menggendong perempuan cantik itu yang menurut dia
tak dipantas dilakukannya. Ia berpendapat, seharusnya sebagai seorang guru yang
bijak, tidak selayaknya  menggendong perempuan cantik itu, itu akan
menurunkan wibawa dan kharismanya.

Sesampainya di perguruan maka sang murid itu menumpahkan semua kekesalannya
kepada Guru Bijak itu karena perilaku nya menggendong perempuan cantik di tepi
sungai tadi.
”Bapak Guru , kenapa engkau menggendong perempuan cantik, bukankah engkau
sebagai seorang pendeta telah melanggar ajaran yang selama ini engkau ajarkan
kepada kami, murid-muridmu. Kenapa engkau tidak memberi contoh yang baik,
tindakanmu menggendong perempuan cantik itu sangat tidak cocok dengan posisimu
sebagai guru dan pendeta di perguruan ini” Keluh dan gerutu si murid kepada
guru bijak.

Guru Bijak itu dengan lembut tanpa marah berkata kepada muridnya ”Anakku,
perempuan itu tadi sudah lama saya turunkan di pinggir sungai, saya bantu dia 
dengan
hati yg bersih dan telah kulupakan, tetapi kenapa engkau hingga sampai kini
tetap menggendongnya dalam pikiran mu ?”

Bersihkanlah pikiranmu, murid ku. Jangan engkau kembangkan pikiran2 jelek yang
membuat  pikiran jadi kalut, sebab
kadangkala setan membisikan pikiran2 kotor pada diri ini, jika kita pelihara
pikiran jelek tersebut, maka akan itu semua membuat kita terjebak dalam pikiran
yang kotor tersebut dan tidak menemukan kedamaian. Jangan pelihara ( gendong)
segala pikiran jelek berlama-lama, letakkanlah pada tempatnya, bersihkanlah
pikiran mu.  

Kebanyakan kita masih sering menggendong pikiran jelek dan masalah masa lalu
kita walau sebenarnya sudah selesai, dan ini menimbulkan ketidak nyamanan dalam
hati.   ( Sumber, cerita lama dari Jepang )

Seorang ulama besar pernah berkata  “Dunia dan kenikmatannya
cukuplah bagai dalam genggaman tangan saja, janganlah sampai dimasukkan ke
dalam hati ”.

.. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang
memperdaya. ( Quran, surat Al Hadid, ayat 20 ) 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke