JB pikir diantaro 5(limo) anak nn manari "palecahan sholat" tu tantu ado nn
punyo konsep,niat/pemikiran/rencana pamulo-mungkin surang atau labiah. atau
kalimo-limo siswi itu-,untuk melakukan tarian pelecehan sholat itu dengan
SADAR.Istilah parewanyo si 'biang keroknyo.
Si biang kerokko mungkin baasa dari anak muslim/non muslim nn terinspirasi
mambuek nn nyeleneh baik dari sikap hidup beragama ortunyo sehari-hari atawa
memang si biang kerok tu sendiri nn mempunyai inisiatif dengan sadar.
Kepada si biang kerok ini hukuman pemecatan dari sekolah bisa
dipahami,tapi bagi teman2nya nn lain nn ikut2an,tegoran n peringatan tertulis
dari sekolah nn dilakukan dihadapan ortunya sudah memadai.
Perlu pula dingat oleh kita di palanta ini,kasus pelecehan sholat itu sudah
beredar ditengah-tengah masyarakat Toli2.
Barangkali penalti nn diberikan sekolah semacam menampung keresahan
masyarakat n pihak sekolah gak mau 'kehilangan' muka!
Anak2 nn dikeluarkan dari sekolah itu kan masih bisa bersekolah ditempat
lain.Mudah2an ndak ado diktum kalimat dalam surat pemecatan itu "tidak boleh
diterima disekolah manapun".
JB,DtRJ,73thn,sk Mandahiliang,Padusunan,Piaman,kini di Bonjer,Jakbar.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
-----Original Message-----
From: Akmal Nasery Basral <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 17 Apr 2013 12:19:57
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] (OOT) Siswi SMA 2 Toli-Toli
Kelima siswi itu memang pantas dihukum, tapi apakah pemecatan adalah
langkah yang tepat? Apalagi ketiganya sudah kelas 3.
Pemecatan adalah langkah termudah, karena pihak sekolah sama sekali
berlepas tangan dengan kejadian ini, padahal jelas-jelas rekaman
berlangsung di dalam kelas, dan para siswi dengan pakaian olahraga. Apakah
itu terjadi pada jam olahraga? Atau sesudahnya? Bagaimana tanggung jawab
guru dengan situasi kelas? Dll (perhatikan juga siswi yang duduk,
berjilbab, dan juga tertawa-tawa melihat apa yang dilakukan teman-temannya).
Wassalam,
ANB
Cibubur
Pada Rabu, 17 April 2013, Ahmad Ridha menulis:
> Berita terkait:
>
>
> http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/04/13/6/146286/Video-Tarian-Menyebar-Lima-Siswi-Dipecat
>
> Selain penindakan, kejadian ini juga menunjukkan bahwa perlu terus ada
> penguatan pemahaman hal-hal mendasar dalam agama agar tidak sampai
> meremehkan urusan agama.
>
> Wassalaam,
> --
> Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
> (l. 1400 H/1980 M)
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti
> [email protected]<javascript:_e({}, 'cvml',
> '[email protected]');>.
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
>
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.