Assalamu'alaikum w.w. Mak Ngah dan sanak di lapau sadonyo, ambo jo rombongan manajemen Riau Pos group sadang di Beijing saat gampo di Sinchuan. Nagariko banyak penduduknyo nan baragamo Islam. Tujuah tahun lalu ambo pernah kasiko ikuik FamTrip Cina Moeslim Travel. Nagarinyo rancak dan banyak bukik bukik. Musajik dan madrasah juo banyak.
Sampai pagiko isi siaran TV disiko berita gampo tu sajo. Kini kami dalam perjalanan jo "kereta api peluru" dari Beijing ka Shanghai. Sagitu dulu sekedar kaba dari nagari tirai bambu. Wassalam, Ibnu - rang kamang Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: Sjamsir Sjarif <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 21 Apr 2013 17:58:27 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [R@ntau-Net] GEMPA DAHSYAT DI CINA Ibo hati awak dan ikut berdukacitga mandanga marabahaya *GEMPA DAHSYAT DI CINA *ko. Apokoh lokasi gampo gaangko samo jo daerah nan Angku Dr. Rahyussalim sato mambantu korban gampo ko duo tigo tahun nan lalu? -- MakNgah Sjamsir Sjarif 200 Orang Tewas, 10.000 Rumah Hancur<http://www.harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=22839:200-orang-tewas-10000-rumah-hancur&catid=3:luar-negeri&Itemid=79> [image: PDF]<http://www.harianhaluan.com/index.php?view=article&catid=3%3Aluar-negeri&id=22839%3A200-orang-tewas-10000-rumah-hancur&format=pdf&option=com_content&Itemid=79> [image: Cetak]<http://www.harianhaluan.com/index.php?view=article&catid=3%3Aluar-negeri&id=22839%3A200-orang-tewas-10000-rumah-hancur&tmpl=component&print=1&layout=default&page=&option=com_content&Itemid=79> [image: Surel]<http://www.harianhaluan.com/index.php?option=com_mailto&tmpl=component&link=fd961527c889644dd9debe3f995302d441e86f9a> Senin, 22 April 2013 01:19 *GEMPA DAHSYAT DI CINA* *CINA, HALUAN —* Korban tewas akibat gempa yang terjadi di Provinsi Sichuan, Cina terus bertambah. Ditemukan 200 orang tewas dan 5.700 lainnya terluka. Gempa itu juga menghancurkan ribuan rumah dan memicu tanah longsor. Dilansir dari AFP, Minggu (21/4), 15 jam sejak terjadinya gempa, data korban tewas terus bertambah. Pendataan korban jiwa di Kota Ya’an, Distrik Lushan, terdapat 160 korban jiwa. Sementara Kementerian Urusan Sipil menyebut ada 5.700 orang yang terluka. Pemerintah Sichuan juga merilis data terdapat 10.000 rumah yang hancur. Petugas penyelamat terus mencari korban di reruntuhan bangunan. Gempa terjadi pada pagi hari Sabtu (20/4) sekitar pukul 08.00 waktu setempat, di saat banyak warga masih berada di dalam rumah masing-masing dan memulai aktivitasnya. Badan seismologi setempat mencatat, gempa bumi ini berkekuatan 7 SR. Sedangkan Survei Geologi AS (USGS) mencatat gempa ini berkekuatan 6,6 SR. Yang mengkhawatirkan warga setempat, gempa ini diikuti dengan gempa susulan yang dilaporkan terjadi sebanyak 260 kali. Warga yang panik pun tampak berlarian ke jalanan. Bahkan beberapa masih mengenakan piyama tidur mereka. Getaran gempa ini dirasakan hingga ke wilayah Chongqing, yang berjarak ratusan kilometer dari Sichuan. Warga setempat menuturkan, gempa ini mengguncang barang-barang yang ada di rumah mereka dan membuat mereka panik. Kantor berita Xinhua melaporkan, sebanyak 6.000 tentara dan polisi diterjunkan ke lokasi bencana untuk membantu para korban. dstnya berita di Haluan -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
