Mohon maaf, boleh bersajak/berprosa juga kan ya?
:::: menapak jejak cinta 1988 bersela bunyian canang samar kulihat ia di remang malam berteman sebuah lampu senter ”oi urang kampuang, raba’a iko kito basamo-basamo!” ”mambarasiahan labuah jo laman kito surang-surang, ”taruih kapado kapalo banda kaum kito” ”kamulai kito ka sawah lai.............” 1994 bersela tangisan bayi dan teriakan bocah bermain pistolair kulihat dia anak pisang ceritanya berbaju kurung berselendang di pundaknya tepat di bahu rambut terurai indah sungguh: kuingin adat itu berlaku! ia pulang ke bako bersela desingan jalan kota kecil pada sebuah jumat kulihat ia yang lain beriringan dengan temannya anak kelas sebelah, dua biologi 2 berbaju kurung berselendang di pundaknya rambut juga terurai indah tepat di bahu sungguh: kuingin menggandeng tangannya! berjalan bercerita cerita mimpi kita datang ke bulan berdua memecahkan rahasia angkasa raya sambil memadu kasih kita 2008 tetap bersela desingan jalan kota kecil pada sebuah jumat kulihat sekitar owh... tak lagi kibasan rambut indah ketika mereka bercengkerama bersama semua masih menjadi seperti sama masihkah aku di ranah minang? baju kurung dan selendang ada dimana? ----- Original Message ---- From: Bot S Piliang <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Thursday, February 21, 2008 8:37:57 AM Subject: [EMAIL PROTECTED] Sepucuk Surat Untuk Minangkabau MAsih dalam rangka berpuisi untuk Ranah Minang, saya jadi ingat sebuah puisi yang saya buat setelah menonton acara pagelaran DIes Natalis Unit KEsenin Minangkabau ITB, tahun 2004, sewwaktu masih jadi MHS UNPAD di Bandung. Semoga berkenan..... Sepucuk Surat Untuk Minangkabau Oleh : Bot Sosani Telah kuturut petuah Yang kau tuang dari bibir tetua Turun dari ninik ke mamak Dari mamak ke kemenakan Menjelang negeri-negeri jauh Melayangkan pandangan jauh Menukikkan pandangan dekat Jalan jauh telah kutempuh Laut lepas birupun kulayari Dari tanah seberang ini Kuimpikan kau tetap cantik Dengan hiasan gonjong menusuk langit Bertabur gunung biru menjulang Kaluak paku kacang balimbiang Itik pulang petang Yang biasa kutemui dirumah-rumahmu Masih kuimpikan baju kurung Menutupi tubuh sintal gadis-gadismu Piring-piring menari mengikuti dendang Entah saluang entah canang Entah tambur entah rebab Minangkabau… Aku tahu kegelapan tengah menggayutimu Aku juga mendengar jeritan kepedihanmu Sinar wajahmu berganti kusam menyelimuti Bagai mustika berbedak jelaga Aku mengerti duka nestapamu Bagaikan sibisu barasian Tunggulah aku Minangkabau Kutuntaskan semua rantau yang kujelang Kuhabiskan semua pandang yang ku layang Lalu aku akan kembali kepangkuanmu Bandung, 2 Mei 2004 Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search. ____________________________________________________________________________________ Never miss a thing. Make Yahoo your home page. http://www.yahoo.com/r/hs --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet. - Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting. - Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi. - Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku. =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
