SORONG -- Sejumlah tokoh adat dari Papua Barat yang dipimpin Kepala Suku Adat Yapen Waropen, Sorong Raya, Rudolf Jusuf Warinusi, mendeklarasikan Ketua DPD RI Irman Gusman, SE , MBA, sebagai calon Presiden Republik Indonesia periode 2014-2019, di Hotel Le Meridien, Kota Sorong, Papua Barat, Jumat (3/5) pagi.
Acara deklarasi yang didukung oleh anggota DPD Papua Barat dan Papua tersebut, berlangsung semarak jelang kembalinya Irman bersama rombongan ke Jakarta setelah mengadakan kunjungan selama tiga hari di Sorong dan Raja Ampat, menghadiri peringatan 50 tahun kembalinya Papua (Irian Barat) ke pangkuan NKRI, Rabu (1/5) lalu. "Kami masyatakat Papua Barat mendukung Bapak Irman Gusman untuk maju menjadi calon Presiden Republik Indonesia 2015-3019 demi Indonesia Baru," bunyi deklarasi Masyarakat Papua Barat yang dibacakan tokoh generasi muda Sorong, Hermanos Sagisolo dari podium. Sebelum pembacaan deklarasi, terlebih dahulu dilaksanakan prosesi upacara adat Papua yang dipimpim Rudolf Jusuf Warinusy, dengan meminta Irman menginjakkan kaki di atas sebuah mangkok besar yang ditarok di atas sehelai tikar bambu pertanda diterimanya seorang pemimpin oleh masyarakat Papua, kemudian dikalungkan sehelai kain “timor” sebagai simbol anak gunung (orang Papua) meminang seorang anak gadis atau calon pemimpin untuk memimpin mereka. Kepada Ketua Senat asal Sumatra Barat itu, juga diserahkan sebuah Nokeng Koba-koba sebentuk tas sandang yang melambangkan agar seorang pemimpin selalu menampung aspirasi rakyat yang dipimpinnya. Terakhir pemasangan Mahkota Cendrawasih (topi yang terbuat dari bulu burung Cendrawasih) sebagai lambang kebesaran seorang pemimpin sudah dinobatkan. Setelah prosesi adat ini, dilanjutkan dengan pembacaan kebulatan tekad anggota DPD Papua Barat untuk mendukung pencalonan Irman Gusman sebagai calon Presiden yang disampaikan anggota DPD Ishak Mandacan. Mereka, para anggota DPD Papua Barat siap memperjuangkan dan mensosialisasikan di antara anggota DPD dan masyarakat Papua Barat. Lebih lanjut dalam deklarasi yang dibacakan tokoh generasi muda Papua Barat itu, disebutkan bahwa pada Pemilu Presiden 2014 mendatang, saatnya kaum muda yang merupakan 60 persen pemilih, untuk mendukung Presiden RI yang berasal dari kalangan muda, punya visi yang jelas, berintegritas dan dapat dukungan luas dari segala lapisan masuarakat. Masyarakat Papua Barat, sebut deklarasi ini, memandang Irman Gusman adalah sosok yang paling tepat untuk memimpin Indonesia sebagai Presiden RI. Pengalamannya sebagai wakil rakyat di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) selama 2 periode dan periode 2009-2014 sebagai Ketua DPD, telah menghasilkan sejumlah prestasi dalam memperjuangkan kepentingan daerah, termasuk mendorong sejumlah kebijakan public yang pro perubahan mulaia dari tingkat lokal hingga tingkat nasional. "Semamgat kami adalah semamgat perubahan untuk Indonesia Baru dan kami membutuhkan pemimpin yang cerdas, bersih dari korupsi, berwawasan dan memiliki pergaulan luas melintas batas, serta peduli terdap rakyat seperti Irman Gusmam ini," tegasnya. Dalam sambutannya yang didampingi oleh 5 anggota DPD asal Papua Barat; Sofia Maipaw, Ishak Mandacan, Wahidin Ismail, Mervin S Komber dan anggota DPD Papua Paulus Yohanes Sumino, Irman menyatakan sangat menghargai sikap rakyat Papua yang mendukung dirinya menjadi calon presiden. "Karena saya orang daerah, saya siap mengemban amanah ini atas dorongan dan pengawalan rakyat daerah. Mari kita lawan ketidakadilan dan kebodohan untuk membangun Indonesia Raya dari Sabang hingga Merauke, dan Miangas hingga Pulau Rote demi meningkatkan kesejahteraan rakyat di daerah, termasuk di tanah Papua," kata Irman yang disambut tepuk riuh sekitar 500 anggota masyarakat dari berbagai elemen. Diarak Hingga Ke Tangga Pesawat Selesai pendelekrasian itu, Irman diarak oleh barisan anak muda bersama sejumlah tokoh adatnya dengan tarian adat dari hotel Le Meridien menuju Bandara Edward Osok yang berjarak sekitar 500 meter dari hotel. Setelah istirahat sejenak di VIP Room, Irman juga diantar hingga ke tangga pesawat Sriwijaya Air yang membawa rombongan kembali ke Jakarta pada siang kemarin. Malam sebelumnya, tiga ratusan perantau Minang di Sorong Raya yang mengadakan jamuan makan malam dengan Irman Gusman, juga mendukung langkah Irman untuk maju menjadi calon Presiden. “Saatnya generasi muda Minang maju sebagai Presiden RI, seperti Pak Irman Gusman,” kata sesepuh Minang di Sorong, H. Alamsyah. Tokoh masyarakat Papua Barat yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Papua Barat, Jimmy Demianus Ijie, menuturkan bahwa saat ini tidak masanya lagi Presiden RI itu harus dari etnis dan agama tertentu. Tokoh dari daerah juga bisa menjadi pemimpin. "Sebagai daerah yang telah menyumbangkan putra-putra terbaiknya di masa lalu untuk bangsa hingga salah seorangnya pernah menjadi Wakil Presiden, yaitu Bung Hatta, maka saatnya kini anak Minang jadi Presiden. Kami orang Papua mendukungnya,” ujar Jimmy. -- al Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
