Adidunsanak di Palanta!

Beda pandapek soal pencalonan Irman Gusman, anak Minang yang tiba-tiba bisa
mencuat ke panggung nasional tanpa dikarbit, boleh-boleh saja. Tetapi,
tolonglah dihindari budaya panjek batang pinang. Itulah kelemahan urang
awak salamoko, langkahnya bukan dipatahkan urang lain (luar Minang) tetapi
di 'sandung' oleh orang kampung sendiri.

Baru ka malangkah naiak, lah dielo turun. Bukannya saling menyokong,
mendorong dan maanjuangkan, tetapi malah terkesan meremehkan dan
mematah-matahkan semangat. Hanya media lokal yang coba mendorong tokoh dari
Sumatra Barat bisa berkibar di tingkat nasional. Begitu ada tokoh yang
muncul dan memiliki potensi untuk berkibar di forum nasional, selalu
disebut sebagai putra terbaik. Media tidak pernah ingin menyanjung yang
satu dan menginjakkan yang lain. Semua yang memiliki potensi, secdas,
berintegritas dan bisa mengharumkan nama daerah dan nasional, selalu
disebut sebagai putra terbaik. Tetapi, sayangnya, ada pihak yang ingin
mengoreksi dan meragukan niat baik jurnalisme daerah ini.

Ambo termasuk salah satu dari 7 wartawan yang ikut kunjungan Pak Irman ke
Papua. Setelah pada 1 Mei tokoh Papua mengusulkan nama Irman jadi capres
dengan berbagai alasan/argumen yang mereka sampaikan, esok harinya wartawan
Kompas yang juga ikut menanya langsung pendapat Pak Irman soal usulan
tersebut.

Beliau mengaku, jangankan jadi Presiden, untuk jadi calon presiden saja
dirinya terpaksa mengubur mimpi karena semua saluran sudah tersumbat. Untuk
jadi calon presiden, harus melewati jalur partai. Tetapi, Golkar, PAN,
Gerindra, PDIP, Hanura, sudah menentukan sikap. Saat itu hanya tinggal
Demokrat, PPP, dan PKB. "Karena saya bukan orang partai, partai mana yang
mau menerima saya?" kata Irman menjelaskan.

Lantas, ada perubahan angin politik di Demokrat. Anas Urbaningrum
mengundurkan diri dari Ketua Umum dan posisinya untuk sementara diduduki
oleh SBY. Pada tanggal 2 April, Irman dinobatkan menjadi warga Kopasus. Ini
orang sipil pertama yang mendapat kehormatan itu. Seminggu kemudian, SBY
mengumumkan partainya akan mengadakan konvensi untuk calon presiden dan
mengajak sejumlah figur muda, termasuk Irman dan Gamawan Fauzi ikut
konvensi tersebut. Pada Musrenbang Nasional lalu, saat Wakil Menteri
PPN/Bappenas memaparkan strategi pembangunan nasional, SBY bilang ke Irman:
"Pak Irman, data-data ini bisa dipakai untuk konvensi nanti!"

"Sampai di sini, saya merasa SBY serius. Makanya, saya juga menjadi serius
ingin ikut konvensi. Apalagi ada dukungan dari masyarakat daerah," jawab
Irman waktu itu.

Pertanyaan kita, apakah suara daerah bisa memenangkan Irman sebagai
Presiden dari luar Jawa? Secara matematis, jawabnya tentu sulit. Mulai dari
Kalimantan, Sulawesi, Bali, NTB, NTT, Maluku sampai Papua, suara pemilihnya
hanya 7 persen dari suara nasional. Suara pemilih di Sumatra hanya 20
persen dari suara nasional.

Pertanyaan berikutnya, apa yang diharap Demokrat dari seorang Irman atau
Gamawan Fauzi? Menurut hemat saya, Irman sangat jauh dari hingar bingat
sorotan media atas rekam jejaknya. Ia masih dinilai bersih dari hal-hal
yang menyebabkan dirinya terjbak dalam lingkaran korupsi yang banyak
menciderai kader Demokrat. Sebagai anggota dan ketua DPD, Irman tidak
memiliki kewenangan menetukan anggaran. Baru mulai tahun ini, kewenangan
DPD disetarakan dengan DPR. Itu sebagai buah kerja Irman untuk mengangkat
keberadaan DPD yang selama ini dimandulkan.

Tetapi, apakah Irman bakal dimajukan sebagai calon RI-1? Politik memang
tidak bisa dibaca secara hitam putih. Tetapi, sangat bisa jadi, Irman
maupun Gamawan Fauzi (kalau mau ikut) akan disandingkan dengan calon
Presiden yang masih disimpan oleh SBY. Calon Presiden maupun calon Wakil
Presiden dari Demokrat diyakini bakal ikut mendongkrak perolehan suara
Demokrat pada Pemilu Legislatif 2014.

Selanjutnya? Tasarah ka dunsanak lah. Mudah-mudahan asih orang awak optimis
dan bangga dengan putra-putra terbaiknya maju menjadi calon presiden maupun
menjadi calon wakil presiden dan kemudian memenangkan pemilihan presiden
dan wakil presiden 2014 mendatang. Amin.

Banyak maaf,

Syaf/Bogor







Pada 4 Mei 2013 05.50, sjamsir_sjarif <[email protected]> menulis:

> Alaikum salam warahmatullahi wabarakatuhu,
>
> Untaian posting ini dimulai dengan pertanyaan jujur saya terhadap Irman
> Gusman (lihat di bawah di awal kutipan). Penasaran membawa saya mencari
> info di alam terbuka dunia maya. Dari ketidak tahuan, info ini membawa saya
> dari kegelapan ke titik terang latar belakangnya. Semoga info itu juga
> membantu orang-orang yang ingin tahu.
>
> Pemilu merupakan proses melibatkan orang dalam pro dan kontra; biasanya
> suasana panas meresepinya. Hasilnya akan terlihat di akhir proses diaktifi
> semboyan, bebas rahasia; terserah kepada masing-masing kita menunaikannya.
>
> Mengenai "Putera terbaik bangsa" yang dipertanyakan angku Wannofri Samry,
> tentunya tak dapat kita lupakan istilah dagang "Kecap Nomor Satu". Tidak
> ada kecap nomor dua kan? Kita lihat prosesnya sambil "Menunggu  Matahari"
> tanpa ter"Tidur dalam Kemewahan"...
>
> Salam,
> -- MakNgah
> Sjamsir Sjarif
> Di Tapi Riak nan Badabua
> Santa Cruz, California, Saturday May 4, 2013, 5:37AM PDT.
>
>
> --- In [email protected], wannofri samry <wannofri@...> wrote:
> >
> > Ass ww, dari pado bondong aia bondong dadak sajo mandukuang Pak Irman
> Gusman manjadi Capres, ingin saketek batanyo jo bapandapek, Partamo, sesuai
> dengan tulisan ambo nan pernah dimuek di haluan beberapa waktu nan lalu
> katiko awal Irman Gusman mawacanakan maju jadi Capres, dalam kondisi
> semangat etnik yang masih tinggi mako ambo baandapek bahwa  pencalonan Pak
> Irman hanyo sebuah monuver politik yang nyentrik. Sebab dalam kondisi
> seperti ini, siapapun sanak kito nan dari Jawa maju jadi Capres ndak akan
> bisa dikalahkan dek urang luar Jawa, baik Jakowi, Sultan  dsb. Karano itu,
> menurut ambo iko hanyolah mimpi, tetapi rancak ditanyo kapado Bang Andrinof
> Chniago nan acok mensurvey dan mengikuti perkembanganko.
> >
> > Kemudian satantang tulisan Bang Zaili taraso tendensius, Satu nan amobo
> kritisi, tulisanko alun kongkrit, apakah yang diperjuangkan Pak Irman
> selama ini, terutama yang menyangkut masyarakat daerah Sumatera Barat
> sebagai basis baliau?Kaduo, dulu Padeks memuat bahwa Gamawan adalah Putra
> terbaik bangsa dari Sumatera Barat, dan kini Irman Gusman Putra terbaik?
> Maa nan terbaik sabananyo, atau bisuak diulas nan lain , putra terbaik lo?
> Apakah ini tidak jurnalisme basa basi dan umbuak ambai sajo?
> >
> > Maaf, sekali-sekali kayaknya kita mesti juga mengkritisi cara jurnalisme
> daerah kita.
> >
> > Salam wacana,
> > WNS
> >
> >
> > ________________________________
> >  From: Elthaf Hidjaz <elthaf03@...>
> > To: Sma <[email protected]>; Rantau <[email protected]>
> > Sent: Saturday, May 4, 2013 8:03 AM
> > Subject: [R@ntau-Net] Irman Gusman for presiden 2014
> >
> >
> > Rancak bana ko, pak Irman Gusman mamang takah untuak RI1 atau RI2.
> >
> > Salam
> > Elthaf
> >
> > ---------- Forwarded message ----------
> > From: sjamsir_sjarif <hambociek@...>
> > Date: Fri, 03 May 2013 19:03:31 -0000
> > Subject: Re: [R@ntau-Net] IMG-20130503-00256.jpg
> > To: [email protected]
> >
> > Iko iyo amuah bajadi-jadi kaji go mah. Mudah-mudahan awak indak
> > katinggalan koretapi. Dari indak tahu sia baliau Irman Gusman pado
> > mulonyo kini lah batambah juo sumber-sumber positif.
> >
> > Dari Padang Ekspres kito baco berita segar:
> >
> > Sekali Lagi, Sosok Irman Gusman
> >
> > Oleh : H Sutan Zaili Asril
> >
> > Wartawan Senior
> >
> > Padang Ekspres • Senin, 22/04/2013 12:17 WIB • 174 klik
> >
> > H. Sutan Zaili Asril
> >
> > SEORANG Irman Gusman, menurut saya, tanpa kita sadari, sesungguhnya
> > sudah menjadi seorang negarawan Republik Indonesia yang penting, dan
> > kiprahnya dalam batas pe­ranannya yang penting itu juga berdasarkan
> > pada fakta yang sangat/signifikan, khu­susnya perannya dalam
> > me­wujudkan bikamral (pem­bentukan lembaga tinggi ne­ga­ra Dewan
> > Pertimbangan Daerah Republik Indonesia/DPD-RI), dalam
> > mem­po­sisi­kan/memerankan DPD-RI dalam kiprah DPD-RI yang memberikan
> > kontribusi kon­kret pada/memberdayakan daerah-daerah (provinsi dan
> > kabupaten/kota) di Nusantara.
> >
> > Bahkan Irman pun sudah menjadi tokoh dunia dari Indonesia dalam batas
> tertentu.
> >
> > Setidaknya, konstatasi berdasar fakta kuat/analisis kecenderungan yang
> > signifikan tersebut, bukan sekadar satu puji-pujian/mengambil
> > muka—karena saya telah menyebut Irman Gusman jauh lebih besar dari apa
> > yang tergambar dalam buku biografinya. Masalahnya, ada sebagian kita
> > yang "terlalu bodoh" dan "sangat hipokrit" mem-framming Irman Gusman
> > hanya sebatas seorang tokoh Minang. Sesungguhnya, Irman Gusman, adalah
> > satu sumbangan yang besar dari masyarakat Minangkabau kepada bangsa
> > pada dasawarsa ini.
> >
> > Yang pasti, Irman Gusman SE, MBA, adalah salah seorang putra terbaik
> > Minang yang kini berada di pentas nasional bangsa Indonesia, menjadi
> > Ketua DPD-RI, salah satu dari tujuh lembaga-lembaga tinggi negara RI:
> > presiden/wakil presiden, MPR-RI, DPR-RI, DPD-RI, MA, MK, BPK. Sebelum
> > amandemen UUD 1945, lembaga tinggi negara: presiden/wakil presiden,
> > DPR-RI, MA, Dewan Pertimbangan Agung Republik Indonesia (DPA-RI), dan
> > BPK-RI—dengan satu lembaga tertinggi negara MPR-RI.
> >
> > Selanjtunya baca sumber di:
> > http://padangekspres.co.id/?news=nberita&id=3301
> >
> >
> > Sementara itu, Dari BeritaSatu tabaco pulo isyarat rancak:
> >
> http://www.beritasatu.com/politik/110186-irman-gusman-diminta-maju-jadi-capres-di-konvensi-partai-demokrat.html
> >
> > Salam,
> > -- MakNgah
> > Sjamsir Sjarif
> >
> > --- In [email protected], "sjamsir_sjarif" <hambociek@> wrote:
> > >
> > > Kalau baitu, manuruik tambahan sumber ko, lah jaleh ko mah, baliau
> iyobana dari Guguak Tabek Sarojo atau Guguak Tinggi. Teliti sumber ko:
> > >
> > > http://id.wikipedia.org/wiki/Guguak_Tabek_Sarojo,_IV_Koto,_Agam
> > >
> > > Baliau pun adolah Panghulu di Guguak Tabek Sarojo, Irman Gusman gala
> Dt. Rajo nan Labiah:
> > >
> > >
> http://www.dpd.go.id/artikel-ketua-dpd-ri-diberikan-gelar-datuak-rajo-nan-labiah
> > >
> > > Mudah-mudahan samo kito doakan manjadi dan berhasil pencalonan dan
> pamilihan ko nanti.
> > >
> > > Salam,
> > > -- MakNgah
> > > Sjamsir Sjarif
> > > Santa Cruz, CA Friday May 03, 2013 10:47AM
> > >
> > > --- In [email protected], "sjamsir_sjarif" <hambociek@> wrote:
> > > >
> > > > Tarimo kasih.  Ambo caliak info ko:
> > > > Irman Gusman (lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat, 11 Februari
> 1962.
> > > > http://id.wikipedia.org/wiki/Irman_Gusman
> > > >
> > > > Ado duo Guguak di Kiktinggi, Guguak Randah jo Guguak Tinggi. Guguak
> Tinggi ko juo banamo Guguak Tabek Sarojo, tampak takalinduang di ateh
> tabiang Ngarai kalau awak mancaliak arah selatan dari Panorama
> Bukittinggi.  Kalau baitu baliau sakampung jo Sembiring.
> > > >
> > > > Salam,
> > > > -- MakNgah
> > > > --- In [email protected], Muchlis Hamid <hamid_muchlis@>
> wrote:
> > > > >
> > > > > Satahu ambo Irman Gusman urang Kik Tenggi (bukan urang Padang).
> Beliau pernah bacarito bahaso kampungnya adalah Guguk. "Kampuang tukang
> ameh" kecek beliau.
> > > > >
> > > > > Salam,
> > > > >
> > > > > Muchlis Hamid
> > > > > _______________________________
> > > > >  From: R. Y. Perry Burhan <pburhan@>
> > > > > To: "[email protected]" <[email protected]>
> > > > > Sent: Friday, May 3, 2013 11:04 AM
> > > > > Subject: Re: [R@ntau-Net] IMG-20130503-00256.jpg
> > > > >
> > > > > Batue mak Ngah, iyo urang Padang, kalau indak salah rumah rang
> gaeknyo dakek kantue camât padang Barat nan lamo. Profil baliau ko dapek
> dibaco di Seri Presiden 2014, arahan Gunawan Muhammad.
> > > > > Salam
> > > > > Imam Sati
> > > > >
> > > > > Le vendredi 3 mai 2013, sjamsir_sjarif  a écrit :
> > > > >
> > > > > Urang Padang? Mungkinkah ado karikbarik atau saluak baluaknyo jo
> Pak Gusman (lupo namo langkoknyo pernah majadi Camat di Padang atau
> sekitarnyo sabalun begolak 1958? Ambo pernah kenal jo Yenny Gusman, anak
> Pak Gusman tu katu inyo murik ambo di SMP Darurat di Sumpu Kudus katu
> bagolak tu. Indak tahu dimaa lah Yenny kini. Kalau masih ado tantu alah
> labiah 60 tahun lo umuanyo kini tu.
> > > > > >
> > > > > >-- MakNgah
> > > > > >
> > > > > >--- In [email protected], "R. Y. Perry Burhan" <pburhan@>
> wrote:
> > > > > >>
> > > > > >> Mak Ngah,
> > > > > >> Satau ambo Irman Gusman ko urang Minangkabau, alumni SMA 2
> Padang, urang
> > > > > >> gaeknyo Pengusaha kayu di padang dulu, kini tamasuak deretan
> Presiden 2014.
> > > > > >>
> > > > > >> Salam dari rantau boyo
> > > > > >> Imam sati/52
> > > > > >>
> > > > > >> Le vendredi 3 mai 2013, Sjamsir Sjarif a écrit :
> > > > > >>
> > > > > >> > Siapakah gerangan Irman Gusman? Tiba-tiba tersorong saja dari
> Sorong
> > > > > >> > sebagai calon Presiden RI 2014-2019.
> > > > > >> > Melihat namanya mungkin kah orang Meksiko atau Makassar?
> > > > > >> >
> > > > > >> >
> > > > > >> > On Thursday, May 2, 2013 5:03:48 PM UTC-7, Syaf Al wrote:
>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke