Assalamualaikum w.w. Bu Nuraini,
Terima kasih atas info ini. Syukur saya bukan penggemar kangkung. Saya suka gulai tauco, dengan bahannya kacang buncis.
Mengingat pengalaman ini, apa tak perlu kita minta Departemen Kesehatan untuk memberi peringatan kepada publik ?
Wassalam, Saafroedin Bahar (L, 70+6+12, Jakarta) 'Ya Allah, tunjukilah selalu aku jalan yang lurus dan Engkau ridhoi' 'Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya' 'Taqdir di tangan Allah swt, Nasib di tangan Manusia' 'Puji syukur aku sampaikan pada-Mu ya Allah, atas segala rahmat dan nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepada aku dan keluargaku'. 'Mari berlomba berbuat kebaikan' 'Setiap manusia adalah baik, sampai terbukti sebaliknya' 'Jangan pernah berhutang dan jangan mudah berpiutang'
--- On Fri, 2/22/08, Nuraini B Prapdanu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Nuraini B Prapdanu <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [EMAIL PROTECTED] APAKAH ANDA PENGGEMAR KANGKUNG ? To: [email protected] Date: Friday, February 22, 2008, 12:37 PM
Dunsanak,
nan hoby makan kangkuang iyo lamak bana,
nampaknyo ........
salam ,
Nuraini
APAKAH
ANDA PENGGEMAR KANGKUNG ?
>
>>> Jika anda penggemar kangkung, tidak kira ca kangkung, petis
kangkung, kangkung cos, dll yang berkaitan dengan kangkung, mungkin cerita
ini dapat menjadi pertimbangan bagi Anda when you want to eat
kangkung Saya mendapat cerita ini dari seorang teman, tapi saya lupa di
negara mana, yang jelas antara Singapura / Malaysia. Pada
suatu hari di klinik yang terkenal, semua doktor
kebingungan
kerana
ada seorang anak kecil yang menderita sakit perut. Anak itu dibawa ke klinik
oleh orang tuanya setelah 2 hari menderita diarhea. Sudah bermacam ubat sakit
perut yang diberikan kepada anak itu, namun diarheanya tidak sembuh. Di
klinik orang tua anak tersebut ditanya oleh doktor, makanan apa yang dimakan
oleh anak tersebut selama 2 hari ini. Orang tua anak itu kebingungan, kerana
sejak anaknya diarhea anak tersebut tidak mau makan, dia hanya minum susu, itu
pun akan muntah semula. Setelah dikaji, ternyata sebelum menderita diarhea,
malamnya anak tersebut baru saja diajak makan kangkung cos di restoran oleh
orang tuanya. Dokter segera melakukan xray, ternyata di usus anak tersebut
telah berkembang biak lintah dengan anaknya yang kecil-kecil. Doktor
surrender dan menyatakan tidak sanggup mengambil tindakan medical
apapun. Akhirnya anak kecil malang itupun meninggal dunia. setelah dikaji,
ternyata lintah itu sebelumnya berada di dalam batang kangkung yang besar.
Memang, untuk penggemar kangkung cos yang paling enak adalah batangnya.
Lintah yang berada di dalam batang kangkung itu tidak akan mati walau dimasak
selama manapun, apa lagi untuk kangkung cos proses memasak tidak terlalu lama
untuk menghasilkan rasa kangkung yang enak. lintah hanya akan mati jika
dibakar. Di dalam usus anak tadi, lintah yang tadinya hanya 1
dalam 2 hari berkembang biak dengan cepatnyakarena terus menerus menghisap darah
yang ada, doktor juga kebingungan, bagaimana mematikan/membersih kan lintah
yang telah sangat banyak tersebut dari dalam usus anak malang itu. Jujur,
sejak mendengar cerita itu, kesukaan saya terhadap kangkung menjadi berkurang,
boleh dibilang sudah 1 bulan ini saya sama sekali tidak makan kangkung dalam
bentuk apa pun, bukan kerana menjadi paranoid, tapi bagi Saya lebih baik
menjaga segala kemungkinan yang ada, masih banyak sayur lain yang dapat kita
makan dengan meminimumkan segalakemungkinan "lintah" yang terselip
di dalamnya. Semoga cerita ini dapat menjadi pertimbangan untuk kita
semua sebelum masak/makan kangkung.
Best
Regards, Dr. Norni Abdullah, Psychiatrist, Hospital Tengku Ampuan
Rahimah, 42500 Klang, Selangor. Tel : +60333756279 Fax :
+60333729089
|
Never miss a thing.
Make Yahoo your homepage.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---