Bundo Evy

apo ado hubungan dgn novel bundo ndak ?



  Pertunjukan Drama Tari Padusi : Percintaan, Kesetiaan, Dan Harga Diri
Perempuan Di Tanah Minang
Tempat : Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki
Tanggal : 11/05/2013
Download Press 
Release<http://indonesiakaya.com/uploads/budaya/pressrelease/107_Pertunjukan_Drama_Tari_Padusi_:_Percintaan,_Kesetiaan,_Dan_Harga_Diri_Perempuan_Di_Tanah_Minang.doc>
Daya Lima bersama Yayasan Bunda didukung oleh Djarum Apresiasi Budaya
mempersembahkan sebuah pertunjukan drama tari karya Tom Ibnur,
*maestro*tari dan juga guru besar dari ISI Padang Panjang, yang
berjudul “Padusi”
pada tanggal 11-12 Mei 2013 mendatang di Teater Jakarta, Taman Ismail
Marzuki Jakarta.

Melibatkan 50 penari dan musisi, Tom Ibnur akan menampilkan tiga legenda
perempuan dari Ranah Minang yang menginspirasi perempuan nasional.
Percintaan, kesetiaan, dan juga harga diri adalah topik dan tema cerita
yang akan ditampilkan dalam Pertunjukan Drama Tari Padusi.

Dalam pertunjukan tersebut, Tom Ibnur menggandeng dua nama yang dikenal
selalu menghasilkan karya yang berkualitas, yakni Rama Soeprapto sebagai
sutradara dan Nia Dinata sebagai penulis naskah. Ini merupakan kolaborasi
pertama mereka berdua dalam membuat satu seni drama dan tari. Selain itu,
nama-nama besar di dunia seni peran Indonesia, diantaranya Sha Ine
Febriyanti, Jajang C. Noer, Niniek L. Karim, Arswendy Nasution, dan Marissa
Anita juga akan turut serta mendukung pertunjukan ini. Bahkan para penari
asli dari Bukit Tinggi juga akan dihadirkan untuk memeriahkan karya ini.

Pertunjukan Padusi menceritakan tentang sosok perempuan urban Jakarta
bernama Padusi. Di usianya yang matang ia ingin merasakan kebebasannya
untuk hidup dan memahami akar budaya aslinya. Setelah bercerai dari
suaminya, tanpa dikaruniai anak, Padusi merasa bahwa ini saat yang tepat
baginya untuk menjelajahi tanah kelahiran nenek moyangnya, apalagi selama
hampir sepuluh tahun terakhir, ia ternyata belum bisa merasakan *‘inner
happiness’*. Hidup ia jalani berdasarkan keinginan orangtua dan mantan
suaminya semata.

Terdapat tiga cerita budaya yang memberi inspirasi untuk Padusi saat ia
pulang ke tanah leluhurnya. Cerita pertama adalah seorang bidadari bernama
Puti Bungsu yang terpaksa menjadi manusia biasa dan menikah di bumi.
Dilanjutkan dengan kisah kedua, Siti Jamilan, cerminan seorang perempuan
yang kecewa kepada suaminya yang telah menikah lagi dengan wanita lain.
Kisah terakhir yang diangkat yaitu tentang seorang perempuan bernama Sabai
nan Aluih yang menuntut keadilan karena akan dipersunting secara paksa
dengan seorang datuk tua, Rajo nan Panjang.

Jangan lewatkan pertunjukan istimewa ini, segera dapatkan tiketnya melalui
nomor telepon 021 720 6691 / 0812 1296 6330 (Rusmardyaningsih).

Tiket dijual dengan kelas sebagai berikut :
•    Diamond    : Rp 1.000.000
•    Platinum    : Rp    750.000
•    Gold        : Rp    500.000
•    Silver        : Rp    250.000

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan juga dapat dilihat melalui website
http://padusi.acara-event.com
Renny.Bintara

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke