*DI NEGERI ITU MEREKA MENAHAN LAJU WAKTU*
Akmal Nasery Basral
Di negeri yang penuh badai katakata
kakikaki renta masih jua
bermimpi kalahkan datangnya senja,
“kami mampu menahan mentari tak tergelincir
meski di ujung gelap, di ujung senyap yang nadir,”
pekik mereka gagal menyerupa petir.
O, rangkayo Rasuna, *padusi* pemberani
di mana letakmu kini selain tertulis di pelat besi?
atau maujud nama jalan yang dingin abadi?
mengapa tak ada lagi yang mendengarmu
mengguntur bergemuruh seperti pada satu waktu
“wahai para tetua menyingkirlah dari lebuh!
beri jalan yang muda mencatat sejarah,
untuk melangkah jauh!”
Tersebab lecut cambuk lisanmu itu,
*amboi*, rangkayo lidah belati
lihatlah mereka -- kakikaki renta yang masih jua
bermimpi kalahkan datangnya senja --
balik mengecammu sebagai jiwa tak paham adat
membentakmu untuk menjura maaf sepenuh khidmat
dan eloknya, *ahoi*, kau tersenyum tanpa sepatah ralat
O, rangkayo permaisuri akal dan logika
di negeri tempat kakikaki renta mendaku
masih bisa selamanya menahan deru waktu
bukankah tak ada guna mengingatkan
untuk belajar kearifan bebungaan dan pohonan?
: bahwa masa depan tak bersandar pada
dedaun yang menguning bersama masa
melainkan pada tetunas hijau pucat muda
yang lampai,
mentah,
apa adanya.
Di negeri seperti itu, rangkayo
ketika namamu disebut kagum
ruh juangmu justru mereka makamkan
diiringi sekuntum senyum.
Jadi maafkan mereka, rangkayo
telinga pekak mereka tak pernah
benar-benar mendengarmu
apatah lagi memahami apa yang membuatmu menjerit
hingga mencabik langit
: bahwa perubahan adalah hak kaum muda!
sepasti tunas hijau pucat lampai, mentah, dan apa adanya
yang akan menjadi masa depan bungabunga.
Sebab tak sepertimu, rangkayo
kakikaki renta yang masih berambisi
bertanding melawan datangnya senja yang pasti
sesungguhnya tak akan pernah mendengar apapun kecuali
jajaran pegunungan ilusi yang mereka pahat bagi
altar pemujaan diri sendiri.
Medan dini hari,
21 Mei 2013, 01.30 WIB
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.