Mancaliak gambar Makhluk saroman tu, mungkin Tibo di Bulan mareka alah lupo 
Makan Bajamba yo?

Salam,
-- Nyiak Sunguik
Sjamsir Sjarif

--- In [email protected], Lies Suryadi <niadilova@...> wrote:
>
> Mereka bahkan juga ada di bulan, begitu gurauan seorang antroplog.
>  Perantau Minang
> Published By niadilova under Kajian Umum      
> Makhluk ini ada di mana-mana. Bahkan ketika Neil Amstrong mendarat di bulan, 
> di sana didapatinya telah berdiri rumah makan Padang  -- sebuah anekdot yang 
> merefleksikan bahwa perantau Minang dapat ditemukan di empat penjuru angin, 
> yang jumlahnya konon sebanding dengan jumlah saudara seetnis mereka yang 
> tinggal di kampung. Mereka berseliweran di sekitar kita, dan mungkin diri 
> kita sendiri adalah bagian dari mereka.
> Tapi siapakah gerangan mereka sebenarnya? Tentu saja tidak mudah 
> mengidentifikasi sosok mereka secara lengkap dalam esai yang pendek ini. 
> Namun demikian, sejumlah perantau dan mereka yang tinggal di Ranah Minang 
> melalui fb-group Palanta R@tauNet mencoba mencungkil beberapa ciri perantau 
> Minang itu (yang agaknya refleksi terhadap diri sendiri): para entrepreneur 
> ulet tapi cenderung hanya jadi pemain di kelas bawah, kata Arif Zulkifli dan 
> Saafroedin Bahar; orang-orang yang meninggalkan kampung karena tacemo 
> (melanggar adat) atau karena harga diri mereka terendahkan oleh berbagai 
> keadaan (konflik sosial, perang, dll.) kata Arif lagi; mereka yang di rantau 
> mempraktekkan budaya galir dan kepintaran bersilat lidah, yang mengaku 
> sebagai orang Padang, malah sering menyembunyikan identitas keminangannya, 
> tapi diam-diam menanggung rindu dendam tak sudah kepada ranah bundo-nya 
> (gejala Minang Complex) yang alam dan budayanya diharap tetap lestari, kata 
> Nelson Mq,
>  Andiko Sutan Mancayo, Buya Masoed Abidin, dan Yulizal Yunus; individual 
> state less yang pergi merantau karena di kampung berguna belum, kata 
> Zulkarnain Kahar dan Ali Cestar.
>  
> Selanjutnya: http://niadilova.blogdetik.com/index.php/archives/917
>  
> Salam,
> Suryadi 
> 
> ________________________________
>  Dari: Dr. Saafroedin Bahar. <saafroedin.bahar@...>
> Kepada: Rantau Net Rantau Net <[email protected]> 
> Dikirim: Rabu, 22 Mei 2013 16:09
> Judul: Re: Bls: Re: [R@ntau-Net] Salam untuk Pak MN dan Pak Saaf dari Prof 
> Usman Pelly
>   
> 
> Riki, nan paliang rancak tantu mambaco langsuang buku Prof Usman Pelly. 
> Sapanjang nan takana dek ambo, perantauan urang Batak batujuan mambuek 
> kerajaan pribadi ( ' sahala harajoan' ) di rantau, bersifat one way, indak 
> ado kewajiban membangun kampung halaman, baru pulang kalau alah wafat ; kalau 
> perantauan urang awak - dahulu - untuak mancari pitih untuak dikirim ka 
> kampuang, dan pulang basamo tiok tahun. Kini nampaknyo alah barubah jadi 
> 'marantau cino' untuak manatap di rantau, pulang sasakali sajo kok taragak.
> Wassalam,
> SB. 


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke