Dalam masa pilkada-pilkadaan di Indonesia, tampaknya suasana memanas dibuntuti api dan anarki. Mudah-mudahan gejala demonkrazi ini tidak merembes ke mana-mana sampai pula ke Kampung Halaman, apalagi nanti dalam masa pemilu di ambang pintu
-- MakNgah Sjamsir Sjarif Dari Haluan kita kutip sedikit: Pertokoan Dibakar Massa<http://www.harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=23935:pertokoan-dibakar-massa&catid=4:nasional&Itemid=78> [image: PDF]<http://www.harianhaluan.com/index.php?view=article&catid=4%3Anasional&id=23935%3Apertokoan-dibakar-massa&format=pdf&option=com_content&Itemid=78> [image: Cetak]<http://www.harianhaluan.com/index.php?view=article&catid=4%3Anasional&id=23935%3Apertokoan-dibakar-massa&tmpl=component&print=1&layout=default&page=&option=com_content&Itemid=78> [image: Surel]<http://www.harianhaluan.com/index.php?option=com_mailto&tmpl=component&link=721c8af8925981c7c3932308d5bcbd16d6b97d67> Rabu, 05 Juni 2013 03:13 *PALEMBANG RUSUH* Aksi unjuk rasa berubah jadi anarkis. Sejumlah toko di pertokoan elektronik Palembang hangus dibakar massa. Aksi ini terkait dengan Pilkada Kota Palembang. Polisi sendiri mengaku kecolongan. *PALEMBANG, HALUAN —* Kerusuhan mengguncang Kota Palembang, Sumatera Selatan. Aksi unjuk rasa ratusan massa di kantor DPRD Palembang, Selasa (4/6), berubah menjadi aksi bakar membakar. Akibatnya, sejumlah toko di pertokoan elektronik hangus. Massa juga menduduki Jembatan Ampera, membuat arus lalu lintas lumpuh total. Pertokoan elektronik di Jalan Beringin Janggut pusat kota Palembang menjadi sasaran aksi pembakaran oleh massa yang diduga pendukung salah satu calon Walikota Palembang. Tak hanya membakar toko-toko, massa juga merusak rambu lalu-lintas di daerah itu. Semula, massa yang berjumlah sekitar 500 orang berorasi di kantor DPRD Kota Palembang. Usai melakukan aksi di sana, mereka menuju kantor Gubernur Sumatera Selatan. Namun baru sampai di Jalan Ampera, massa justru memblokade jalan sehingga menyebabkan kemacetan. -- dst -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
