MakNgah,
wakatu launching novel ambo "Presiden Prawiranegara" di Bank Indonesia, 28
Februari 2011 (bertepatan Peringatan Satu Abad Mr. Sjafruddin
Prawiranegara) meski seluruh lembaga tinggi negara sudah hadir (Taufik
Kiemas, Marzuki Ali, Irman Gusman, Mahfud MD), acara yang seharusnya
dimulai pukul 20.00 WIB akhirnya terlambat dibuka Wapres Boediono, baru
pada pukul 20.30 WIB. Wakatu itu ambo pikia Wapres talambek datang, tanyato
indak.

Ruponyo manuruik Ketua Panitia, A.M. Fatwa usai acara ke ambo, Wapres sudah
datang sebelum pukua 20.00 tapi saat di VIP room dan diberikan sampel novel
"Presiden Prawiranegara", ajudannya "pada ribut," ujar Fatwa. Bagaimana
mungkin Wapres menerima di depan umum (dan akan disiarkan media massa,
termasuk foto di media cetak) sebuah buku, meski novel, berjudul "Presiden
Prawiranegara" padahal saat itu status Pak Sjaf sama sekali bukan mantan
Presiden yang diakui negara? "Terjadi debat panjang apakah Wapres akan
menerima atau tidak penyerahan simbolis novel itu," lanjut Fatwa, tanpa
hadirin tahu apa yang terjadi, termasuk ambo.

Tapi alhamdulillah, akhirnya penyerahan simbolis tetap berlangsung, dan 9
bulan kemudian Pak Sjaf diangkat sebagai Pahlawan Nasional baru oleh Pres
SBY (dua kali pengusulan sebelumnya, tahun 2007 dan 2009 kandas).

Boleh jadi sikap "ekstra hati-hati" pengawalan di sekitar Wapres itu (bukan
sikap Boediono sendiri) yang kini terjadi lagi dalam rencana kunjungan ke
Sumbar.

Wassalam,

ANB
Cibubur


Pada Jumat, 07 Juni 2013, Sjamsir Sjarif menulis:

> Berita mengejutkan! Kenapa dikerahkan semua angkatan untuk meindungi
> kunjungan Wapress RI ke Sumatera Barat. Adakah rencana atau suasana perang
> yang tidak diketahui umum? Atau adakah kekuatan di balik tirai yang
> membiayai ini untuk "mengamankan" resah-risuh soal pembangunan Padang yang
> sedang hangat-hangat ditolak? Apakah ini seperti "mangapik kapalo harimau"?
>
> -- Nyit
>
> Ribuan Personil Amankan Kunjungan Wapres RI di 
> Sumbar<http://www.harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=23954:ribuan-personil-amankan-kunjungan-wapres-ri-di-sumbar&catid=1:haluan-padang&Itemid=70>
>   [image:
> PDF]<http://www.harianhaluan.com/index.php?view=article&catid=1%3Ahaluan-padang&id=23954%3Aribuan-personil-amankan-kunjungan-wapres-ri-di-sumbar&format=pdf&option=com_content&Itemid=70>
>   [image:
> Cetak]<http://www.harianhaluan.com/index.php?view=article&catid=1%3Ahaluan-padang&id=23954%3Aribuan-personil-amankan-kunjungan-wapres-ri-di-sumbar&tmpl=component&print=1&layout=default&page=&option=com_content&Itemid=70>
>   [image:
> Surel]<http://www.harianhaluan.com/index.php?option=com_mailto&tmpl=component&link=0a0905f7d4986d08a4adf45fa9c1f413402ff4fe>
>    Jumat, 07 Juni 2013 02:32
>
> *PADANG, HALUAN — *Sedikitnya 3.395 aparat gabungan dilibatkan untuk
> pengamanan terhadap Wakil Presiden RI Boediono dalam rangka kunjungan kerja
> di Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada tanggal 8 hingga 9 Juni
> ini. Aparat yang terlibat tersebut terdiri dari Angkatan Darat (AD)
> sebanyak 1.299, Angkatan Laut (AL) sedikitnya 222, Angkatan Udara (AU) 109,
> Polri sebanyak 1.393, Pemda 382 orang, dan dari Korem 032 Wirabraja sendiri
> sebanyak 103 .
>
> Sebelum melakukan pengamanan, terlebih dahulu diadakan apel gelar pasukan
> di Lapangan RTH Imam Bonjol Padang, Kamis (6/6). Gelar pasukan ini
> bertujuan untuk mengetahui ke­siapan dari masing-masing satuan tugas
> pengamanan (Satgaspam), baik personel dan materil pengamanan, serta sarana
> pendukung lainnya.
>
> Hal ini dikatakan oleh Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan Mayor
> Jenderal (Mayjen) TNI Bur­hanuddin Siagian didampingi Danrem 032/Wirabraja
> Kolonel Inf. Amrin. Setelah dilakukan gelar pasukan ini diyakini bahwa
> masing-masing satgas sudah memiliki kesiapan operasional yang mampu
> menangkal berbagai kerawanan dan kontijensi yang dipre­diksikan dapat
> terjadi.
> dst... lihat Haluan.
>
>  --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti 
> [email protected]<javascript:_e({}, 'cvml', 
> '[email protected]');>.
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke