*Berhasil berdiri di Sumsel, belum tentu di Sumbar..* Resah Isu Kristenisasi, MUI Sumbar Tolak Pembangunan RS. Siloam Rencana proyek Lippo Grup di Sumbar
Jum'at, 07 Juni 2013 *Hidayatullah.com--*MUI Sumatera Barat telah menandatangani kesepakatan bersama dengan Ormas-ormas Islam untuk menolak pembangunan Rumah Sakit (RS) Siloam yang akan dibangun di Jalan Khatib Sulaiman, Kota Padang. “MUI sudah membuat pernyataan tertulis dan hari Senin kemarin sudah ditandatangani oleh dua puluhan Ormas Islam”, terang Ketua Bidang Komisi Fatwa MUI Sumatera barat, Gusrizal Gazahar saat, Rabu, (05/06/2013). Ia melanjutkan, nantinya pernyataan tertulis itu akan disampaikan kepada pemerintah Kota Padang dan kepada berbagai pihak yang terkait dengan masalah tersebut. Sebelumnya, 16 Ormas Islam itu menyampaikan pernyataan penolakan mereka secara tertulis dan lisan atas rencana pendirian RS Siloam di Ranah Minang. Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Ketua MUI Sumbar Prof Dr H Syamsul Bahri Khatib. Ormas Islam yang hadir rapat dan menyatakan penolakan mereka adalah PW Muhammadiyah Sumbar, Dewan Dakwah Islamiyah (DDI), Hizbur Tahrir Indonesia (HTI), Majelis Mujahidin, Nahdatul Ulama (NU), Aisyah, dan ormas islam lainnya. Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar serta ormas Paga Nagari dan sejumlah cendikiawan muslim Sumbar juga hadir. Pembangunan RS. Siloam menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) terkait adanya isu keterlibatan misionaris internasional (baca: kristenisasi, red) dalam proyek tersebut. Seperti diketahui, mega proyek senilai 1,3 triliun rupiah tersebut terkait dengan owner Lippo Group James T Riady yang juga anggota beberapa lembaga Kristen internasional. Namun kepada *Harian Singgalang, *CEO Lippo Grup tersebut membantah jika proyeknya ini dikaitkan dengan isu kristenisasi. Baginya, proyek ini adalah murni soaial. “Saya memang Kristen tapi di dalam agama saya banyak aliran dan kebetulan aliran yang saya anut, tidak mempercayai kristenisasi,” katanya dikutip lamanHariansinggalang.co.id <http://hariansinggalang.co.id/>, Rabu (05/06/2013). Sementara itu Gusrizal menilai, meski mega proyek beralasan untuk bisa mengurangi pengangguran di Sumbar, ia berharap untuk urusan penyelesaian pengangguran tidak perlu mempengaruh akidah, apalagi harus bertolak belakang dengan nilai agama Islam yang dianut oleh masyarakat Minangkabau.*/ *Ahwazy Anhar * * http://hidayatullah.com/read/28887/07/06/2013/resah-isu-kristenisasi,-mui-sumbar-tolak-pembangunan-rs.-siloam.html * *Salam dan Terima Kasih,* *Dedi Suryadi* _____________________________________________________________________________ ***** Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang Berani Bertindak Dan ***** ******Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil Konsekuensi (Jawaharlal Nehru**)* ***** ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for The Others" (Hadith by Bukhari) --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- ****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu... ".....***** "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..." -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
