Pak Alhaqir yth Sekedar informasi . Sdh lama Pemda Bali melindungi hak tanah bagi masyarakatnya. Tanah yang melebihi luas tertentu , untuk hotel hotel berbintang dengan luas tertentu tidak dijual kepda investor. Melainkan di sewakan jangka panjang 30 s/d 4o tahun. Setelah waktu sewa habis , boleh nego lagi untuk sewa berikutnya atau tanah dan bangunan kembali kepada pemilik semula atau ahli warisnya. Tanah untuk perumahan , yang akan dijual ulang oleh pengembang kepada pembeli rumah di real estate memang dijual putus. Kalau di Jakarta pak Alhaqir betul , semua memang jual putus , sehingga orang Betawi semakin kepinggir. Kalau Pemda Bali bisa mambuek aturan sarupo itu, Pemda di daerah awakpun bisa mambuek aruran nan malindungi tanah tanah strategis milik masyarakat agar kepemilikannya tetap pada pemilik asal..
Wassalam Dunil Zaid. 2013/6/8 <[email protected]> > > > Pak Zaid nan dihormati, > > Surangpun kito ndak amuah anak kamanakan kito nan masuak keristen tu Pak! > Apolai ka babondong-bondong! > > Mulo2 tanah nan 5 hektar tu Pak nan dibalinyo, sdh tu 50 hektar, sdh tu > sakota Padang tu lah inyo punyo. > Caliak selah Pak apo nan taJadi di Bali. Sado bangunan nan rancak2 lah > bukan urg Bali punyo! Akhianyo makin ka pinggir. > Baitu juo di Jakarta, sado kampuang Betawi lah dibali dek investor, kama > painyo rang Betawi tu kini? Lah tausia dari kampuangnyo. > > Bialah nagari awak indak masuak investor, tapi buruak2 pun masih awak > punyo, bilo awak ado pitih baru awak bangun pulo. > > Sangenk, > > > > Wassalam, > anwardjambak 44+, > mudiak Pyk, kanakan Dt Rajo Malano(Maulana), > > "Maminteh Sabalun Hanyuik....!!! > > Sent from my BlackBerry® smartphone powered by U Mobile > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
