Salam pak TR,
Iko ado pangalaman kami pak TR.
 
Di komplek rumah dinas Pusat Iptek, serpong lah dibangun pulo rumah ibadat 
untuk urang palang, padahal penganutnyo hanya segelintir urang di komplek itu. 
Lalu apakah kami sekedar bergunjing tanpa bergerak dan membiarkan gereja itu 
beroperasi ? Tidak, 
Nyatanya kami atas nama warga melakukan somasi menolak dan menghentikan 
pengoperasian gereja itu. Tandatangan ramai ramai. 
Pak Habibie mendukung dan memerintahkan secara dinas agar gereja dialih 
fungsikan jadi Gedung Pertemuan hingga kini.
 
Jadi begitulah maksud ambo. Bagi yang menyatakan menolak segera lakukan somasi. 
Buat surat penolakannya.
 
Siapa yang tunjuk tangan mau jadi moderator biliak ketek. Biar ada langkah 
nyato.?
 
Lebih kurangnya mohon maaf.
 
Salam,

Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Thu, 13 Jun 2013 05:07:53 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: Bls: Bls: [R@ntau-Net] RS Siloam Milik Lippo Group Ditolak


Samo jo bidang kesehatan. 
Ado kuratif ado preventif

Preventif itu iyo pakuaiak sandi awak

Kuratifnyo hambek mereka masuak

Kok barang tu lah masuak, preventif indak bermakna lai

Handaknyo kito indak malupokan sejarah
Caliak sejarah , baa mangko urang tuo awak namuah maju sampai ka Presiden 
Suharto. 
Sahinggo RS Baptis indak jadi tagak di Kiktenggi. 

--TR


Powered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke