Salam Nofend,
 
Nah kalau begini baru pas awak batanyo, apa yang sudah diperbuatnya untuk Ranah 
Minang ?
 
Wassalam,
 
Evy Nizhamul
 

Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: "Nofend St. Mudo" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 14 Jun 2013 14:22:04 
To: RantauNet2 Milis<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Kenaikan BBM tgl 17 Juni ?

BBM mau Naik, Dewan Dapat Mobil Baru[image:
E-mail]<http://posmetropadang.com/index2.php?option=com_content&task=emailform&id=6982&itemid=34>Ditulis
Oleh Redaksi   Thursday, 13 June 2013

*[image: mobnas Baru— DPRD Padang kembali mendapatkan dua unit mobil dinas
baru jenis Suzuki AVP Luxury yang kini sudah nangkring di kantor DPRD,
Jalan Sawahan.]SAWAHAN, METRO-*Di tengah jeritan masyarakat akibat biaya
pendidikan yang tinggi dan rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)
oleh pemerintah pusat, anggota DPRD Padang malah beli mobil dinas baru.
Saat ini, empat unit mobil dinas (mobnas) itu disiapkan untuk mereka
tongkrongi.

Mobil bermerek Suzuki AVP Luxury ini kini sudah nangkring di DPRD Padang
sejak beberapa hari lalu sebanyak dua unit. Sementara dua unit lainnya
sampai Kamis (13/6) dini hari. Rencananya empat unit mobil baru ini akan
dijatahkan untuk masing-masing komisi di DPRD Padang. Padahal,
masing-masing komisi tersebut sebelumnya telah memiliki mobil dinas yang
layak.

”Harga BBM mau dinaikkan. Masyarakat sudah menjerit. Sementara anggota
Dewan kita yang terhormat itu malah mewah-mewah dengan mobil baru yang
dibeli dari uang rakyat,” kata Risna (30), salah seorang warga kepada koran
ini.

Kondisi ini, kata dia, sangat memiriskan. Karena masyarakat sedang dilanda
kepanikan akibat BBM mau dinaikan pemerintah. Dengan kenaikan BBM nantinya,
warga miskin akan semakin terseok-seok memenuhi kebutuhan pokok mereka.
Apalagi saat ini sedang tahun ajaran baru dan mendekati Ramadhan. ”Tega
sekali mereka, bermewah-mewah atas penderitaan warganya,” ulas Risna.

Idealnya, kata warga Simpangharu ini, para wakil rakyat tersebut memiliki
kepekaan yang tinggi dan mengurangi euforia dengan hidup bermewah-mewahan
dengan uang rakyat dan di atas penderitaan rakyat. ”Kalau para wakil rakyat
kita itu memiliki kepedulian yang tinggi, tak akan mau mereka berpesta pora
di antara jeritan masyarakatnya,” sebut dia.

Boni (32), warga lainnya menyebutkan, anggota DPRD seharusnya memiliki
perhatian yang besar pada masyarakat dan menghindari keseharian yang mewah.
Sehingga tak menimbulkan kepedihan pada masyarakat. ”Yang mereka pikirkan
hanya materi dan kemewahan saja. Sementara jeritan masyarakat miskin tak
mereka hirau lagi,” sebut dia lagi.

Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA) Pemko Padang, Syahrul
mengakui, tidak tahu pasti soal pembelian mobil baru untuk anggota DPRD
Padang. Saat ini, kata Syahrul, penggunaan anggaran pada masing-masing SKPD
sudah diserahkan kepada kuasa pengguna anggaran pada masing-masing SKPD.

”Sekarang penggunaan angaran di masing-masing SKPD menjadi tanggung jawab
SKPD yang bersangkutan. Kita dari DPKA Padang tak ikut,” ujarnya.

Prosedurnya, kata dia, SKPD yang bersangkutan mengusulkan dalam rapat
pembahasan anggaran. Selanjutnya, usulan masuk dalam DPA SKPD yang
bersangkutan. Sementara terkait pengadaanya, SKPD yang bersangkutan
langsung mengajukan ke Unit Pelelangann (ULP).

*Sekwan Bungkam*

Pantauan di DPRD Padang, empat mobil baru itu belum digunakan. Selidik
punya selidik, berdasarkan ocehan dari salah satu pegawai, peruntukan mobil
itu digunakan untuk komisi.

Sekertaris DPRD Padang, Iskandarsyah seperti biasa tidak mau menjawab
persoalan mengenai anggaran untuk alokasi mobil dinas baru ini. ”Tanyakan
saja ke Humas dan Bagian Umum,” katanya.

Kepala Bagian Humas Setwan DPRD, Darmizar Taib mengatakan, empat mobil
komisi tersebut dibeli Panitia Pelaksana Teknis (PPTK) yang ada di DPRD.
Peruntukannya untuk komisi. Sementara itu, mobil komisi yang lama jenis
Toyota Avanza diberikan kepada empat Kepala Bagian yang ada di DPRD Padang.
”Pengganggaraannya ada di mata anggran APBD 2013, mobil yang lama diberikan
kepada Kabag dan mobil baru untuk komisi,” katanya.

*Tak Sensitif*

Pengamat Politik IAIN Imam Bonjol, M Taufik mengatakan, dengan berbagai
macam kelumit persoalan yang dihadapi warga, seperti rencana kenaikan BBM
dari pemerintah pusat, yang implikasinya kepada masyarakat juga. Sisi
sensitivitas lembaga DPRD mesti dipertayakan. Jika di tengah keadaan yang
ada malah menghambur-hamburkan duit negara untuk bermewah-mewah, maka
moralitas sosialnya perlu dipertanyakan.

”Dari berbagai macam proses selama ini, saya melihat disatu sisi mereka
sudah mati rasa dan moralitas sosialnya tidak tercermin dengan banyaknya
pemberitaan mengenai pembelian mobil baru, rumah dinas dan sebagainya,”
katanya.

Dikatakannya, fasilitas yang diberikan negara terkadang tidak berbanding
lurus dengan produk yang dihasilkan oleh lembaga legislatif. Kecuali memang
mereka sudah  maksimal bekerja kepada masyarakat dan korelasinya ada dengan
kepentingan masyarakat tidak masalah. ”Ini jelas pertanda bahwa mereka
tidak peduli kepada masyarakat lagi,” tutupnya. (tin/cr21)


http://posmetropadang.com/index.php?option=com_content&task=view&id=6982&Itemid=34


Pada 14 Juni 2013 20.01, Renny.Sy <[email protected]> menulis:

> Pak DT,
>
> Hargo sembako Naik,
> Ongkos mudiak naiak..
> Ondeh mandeh...
> Puaso2 banyak yg ka dilawan..
>
> Tetap sumangek see lah pak
>
-- 
*
*
*Wassalam

*
*Nofend St. Mudo
36+Th/Cikarang | Asa Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok Selatan
Tweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola
*

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.



-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke