Assalamu'alaikum wr.wb. Kenaikan BBM dan demo bukan hal baru di Republik Indonesia ko. TNI jo Polri punyo kemampuan cukuik untuak maantisipasi anarkis nan tjadi katiko demo. Labiah rancak BBM naiak, bia jan subsidi BBM sajo nan dijadikan alasan jadi baban APBN. Karano subsidi tu nan marasokan hanyo urang golongan manangah kaateh. Caliak sajo lah katiko hari rayo, nan pulang kampuang mambao oto pribadi kalau macet pun lai bisa pakai AC, kalau rakyaik ketek, alah kanai biaya tuslah mambali tiket.. pangok pulo badempetan dalam angkutan umum.
salam Reza -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
