Bung ZulTan, sabana santiang ituang-ituangan tu. Itu nan memang tampak salamo 
ko. Alun lai jiko dihituang para " ill-wishers" dan "negative thinkers"  nan 
mambae apo sajo prakarsa urang lain.
Ampun deh.
Wassalam,
SB
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "ZulTan" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 23 Jun 2013 01:52:24 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Fwd: OOT : Membangun Nagari : Potensi Dana Triliuyunan



Wa'alaikumussalam warahmatullaahi wabarakaatuhu

Luar biaso kali-kali nan disampaikan dek Da Reflusmen (Lelaki yang menyiram 
kembali untuk kesuburan ranah Minang, hehe... Reflush men).
Ide ko sabana rancak untuak dijalankan.

Namun, ada "hujjah" statistika yang dilanggar di sini. Statistika inferensia 
berhubungan dengan probability dan error.  Probability semua perantau ikut 
(100%) menodai keilmiahan sebuah hipotesis.  Error berkaitan dengan 
penyimpangan.  Dalam pakem statistik disebut standard deviation.

Sebelum saya memberikan contoh, saya teringat dengan teori Diffusion of 
Innovations yang ditemukan Everett Rogers, profesor sosial pedesaan, dua tahun 
setelah saya lahir.  Dia mengatakan bahwa manusia ini dapat dibagi dalam 5 
kelompok yang tidak sama besar dalam melihat inovasi sbb:

2.5%: Innovator
13.5%: Early adopter
34.0%: Early majority
34.0%: Late majority
16.0%: Laggards

Orang-orang seperti Da Ref adalah bagian dari yang 2.5% pertama. Mereka adalah 
inovator.
Empat kelompok yang lain dapat digambarkan seperti 4 bola yang dilemparkan ke 
dinding.
Early adopter seperti bola golf begitu menghantam dinding rata ia akan kembali 
secepat ia datang.  Di kelompok inilah orang-orang seperti Elthaf dan member 
yang merespon positif berada. “If not us, then who?
If not now, then when?”

Early majority mirip seperti bola tenis dalam permainan squash.  Ia juga 
melantun cukup keras walau tak sehebat bola golf.  Orang-orang seperti ini, 
baru menerima sebuah inovasi jika cukup banyak yang menyetujui.

Late majority, mirip bola takraw lantunannya tak sehebat dua yang di atas.  LM 
sama banyaknya dengan EM tapi berbeda sikap.  EM melihat-lihat berapa banyak 
yang menerima, sedangkan LM menghitung berapa banyak yang menolak.

Laggards seperti bola jeruk bali.  Sekuat apapun ditendang ia tidak akan 
memantul.  Apapun ide yang datang tak akan menggerakannya.

Jadi jika mencontohkan 100% perantau ikut, ini menjadi "bid'ah" statistik 
sekaligus teori inovasi.

Izinkan saya masuk ke contoh yang tidak menyelisihi dua "sunnah" di atas.

Asumsikan bahwa peluang perantau (peranah?) yang ikut 16% (innovator + EM).
Jika ada 2000 anggota member RN (ini sample) maka jumlah peserta yang dapat 
diharapkan (expected value; E[X]) adalah

E[X] = np = 0.16 x 2000 = 32 orang

Dengan standard deviation:

SD = (npq)^0.5 = [32(0.84)]^0.5 = 5.18

Berapa confidence interval dengan tingkat kepercayaan 95%?

Maka dengan menggunakan kurva normal baku Z (baca: bukan ZulTan) =

Z1 = 32 - 1.96(5.18) = 22
Z2 = 32 + 1.96(5.18) = 42

Jadi dengan keyakinan 95% dapat dikatakan banyaknya orang yang ikut dengan ide 
Da Ref adalah antara 22 orang sampai dengan 42 orang.

Inshaallaah saya salah seorang di antaranya dengan usulan hanya profit yang 
bisa dibagikan untuk membiayai social events agar kelangsungan organisasi lebih 
terjamin.

Jika ide ini tidak jalan, ini adalah bagian dari yang 5% yang tidak dapat 
dijelaskan oleh ilmu statistika.
Wallahu a'lam

Salam,
ZulTan, L, 52, Bogor

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke