sanak Arfi,

kalau pandapek ambo, presiden awak ko responsif dan ndak lamak hatinyo
untuk sasuatu yg mambuek hati urang/tetangga luko. sabalumnyo baliau tau
anak buahnyo ngecek ndak paralu minta maaf ka Singapur.  Susah maubah
tipikal pamimpin.
Pamimpin2 awak memang banyak yg suko manggantuangkan dirinyo ka daya tahan
rakyat yang biaso menderita ko.

salam
donard, 33, perth



2013/6/25 Arfi Bambani <[email protected]>

>
> Assalamualaikum, Sanak RN.
>
> Pagi ko agak tasingguang ambo jo Pak Beye ko. We'e minta maaf ka
> Singapura-Malaysia, tapi tak ada maaf untuk rakyat (Sumatera) doh. Rakyat
> Sumatera ko yang alah abih tanahe dibakar, busuak udaro e, lalok pakai
> masker, indak taloncek saketek kato paubek darito dari Pak Beye ko doh.
> Iyolah santiang bana presiden ciek ko. Ambo langsuang takana Perdana
> Menteri Jepang yang minta maaf pada rakyatnyo karena merasa gagal
> memitigasi bencana tsunami nan lalu tu. Iko presiden ciek kok, bastandar
> ganda e. Abih ulemu ambo dek e.
>
> Taingek pulo lagu dek ambo, "Kenapa tak ada maaf darimu?"
>
> Iko beritano:
>
> Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Senin 24 Juni 2013, menyampaikan
> permintaan maaf kepada negara-negara tetangga yang terkena dampak dari
> kabut asap akibat kebakaran hutan, lahan perkebunan, dan pertanian di
> Sumatera yang terjadi sepekan belakangan.
>
> Penanggulangan bencana alam tersebut, sebagaimana disampaikan SBY di
> kantor presiden di Jakarta, sedang dilakukan pemerintah Indonesia. "Tentu,
> tidak ada niat Indonesia atas apa yang terjadi," ujarnya.
>
>
> http://nasional.news.viva.co.id/news/read/423417-soal-asap-riau--sby-minta-maaf-kepada-singapura-dan-malaysia
>
> Waalaikumsalam,
>
>
> Arfi, 33 th
> Rang Tiku karajo di Jakarta
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke