DPRD PADANG BENTUK
PANSUS<http://www.harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=24323:dprd-padang-bentuk-pansus&catid=1:haluan-padang&Itemid=70>
[image:
PDF]<http://www.harianhaluan.com/index.php?view=article&catid=1%3Ahaluan-padang&id=24323%3Adprd-padang-bentuk-pansus&format=pdf&option=com_content&Itemid=70>
[image:
Cetak]<http://www.harianhaluan.com/index.php?view=article&catid=1%3Ahaluan-padang&id=24323%3Adprd-padang-bentuk-pansus&tmpl=component&print=1&layout=default&page=&option=com_content&Itemid=70>
[image:
Surel]<http://www.harianhaluan.com/index.php?option=com_mailto&tmpl=component&link=dfe9fa75bfeefe99949deac91e0d38e2da1b52a0>
Haluan,
Sabtu, 22 Juni 2013 03:01

*POLEMIK RS SILOAM*

PADANG, HALUAN —* *Rapat* *pimpinan DPRD Kota Padang yang dilangsungkan,
Jumat (21/6) kemarin menyepakati bahwa DPRD Kota Padang akan membentuk
Panitia Khusus (Pansus) guna mencari solusi atas polemik investasi Lippo
Group di Kota Padang berupa Rumah Sakit (RS) Siloam, Sekolah Kristen Pelita
Harapan, Lippo Mal dan Hotel Aryaduta.

Rapat Pimpinan (Rapim) yang membahas tentang polemik investasi Lippo Group
itu digelar menyusul derasnya penolakan atas investasi itu dari berbagai
Ormas Islam, ormas umum, mahasiswa, tokoh masyarakat, perantau dan lainnya.
Bahkan dua penolakan dalam bentuk surat resmi telah disampaikan ke DPRD
Padang oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar yang menghimpun penolakan
dari belasan Ormas Islam, Ormas, LKAAM, mahasiswa  dan dari BK3AM Jakarta.

Investasi Lippo  Group senilai Rp1,3 triliun yang rencananya akan membuka
3.000 lapangan pekerjaan tersebut ditolak di Ranah Minang karena
ter­indi­kasi kuat di balik mega proyek tersebut ada skenario besar
program  kristenisasi atau pemurtadan. Kekhawatiran itu juga semakin
menguat, sehu­bungan latar belakang owner Lippo Group James T Riady sebagai
tokoh misionaris nomor wahid di Indonesia. Sejumlah pengurus ormas juga
mengaku telah memiliki referensi yang sangat lengkap tentang skenario
pemurtadan di balik megaproyek yang bertopeng investasi triliu­nan rupiah
tersebut.

“Kami membentuk Pansus, untuk mengatasi persoalan yang membuat resah
masyarakat selama ini. Serta, adanya surat protes  ke DPRD dari berbagai
pihak yang minta pembangunan proyek Lippo Group di Padang dibatalkan,” kata
Wakil Ketua DPRD Kota Padang Budiman, Jumat (21/6).

Menurut Budiman, nantinya, pansus ini akan melibatkan enam fraksi di DPRD
Kota Padang. Jika Pansus telah terbentuk maka langkah selanjutnya Pan­sus
akan memanggil pihak-pihak yang terlibat dan mengklarifikasi tentang segala
hal yang terkait dengan pembangunan proyek Lippo Group di Padang.

“Kami mengharapkan, Pan­sus dapat menjalankan tugasnya dengan baik.
Sehingga, apa yang dikhawatirkan masyarakat Sum­bar dan Ormas Islam dapat
ditemukan jalan keluarnya,” kata Mantan Ketua DPD PKS Kota Padang ini.

Sebelum Pansus menjalan­kan tugasnya, keberadaan Pansus harus disahkan dulu
melalui sidang paripurna. Menurutnya, setelah disahkan melalui sidang
paripurna barulah diatur jadwal pemanggilan terhadap pihak-pihak yang
terkait.

Dengan begitu, jelas kebera­tan mereka terhadap pemba­ngunan Lippo Group.
Pemko Padang pun akan dipanggil untuk mempertanyakan izin dan lain­nya.
“Insyaallah Senin (24/6), Pansus akan minta ke setiap fraksi untuk mengutus
ang­gotanya tergabung dalam Pansus dan kemudian diajukan ke pim­pinan DPRD
untuk direkomen­dasikannya,” ujarnya.

Peletakan batu/ground brea­king pertama proyek milik Lippo Group yang
berlokasi di Jl Khtaib Sulaiman Padang ini dilaksana­kan pada Jumat 10 Mei
2013 lalu. Acara peletakan batu pertama itu ditandai dengan pemencetan bel
secara bersama oleh Ketua DPD RI Irman Gus­man, Menko Kesra Agung Laksono,
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Walikota Padang Fauzi Bahar, Ketua Majelis
Syuro PKS Hilmi Aminuddin, mantan Memko Kesra Azwar Anas, Owner Lippo Group
James T Riady dan Presiden Lippo Group Theo L Shambuaga. *(h/ade)*

*Salam dan Terima Kasih,*
*Dedi Suryadi*


_____________________________________________________________________________
                       *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang
Berani Bertindak Dan   *****
      ******Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil
Konsekuensi (Jawaharlal Nehru**)* *****
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
          "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for The
Others" (Hadith by Bukhari)
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu...
".....*****
                  "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke