Dari Haluan Kita baca:

Gempa Tenggelamkan Gunung Berapi  [image: 
PDF]<http://www.harianhaluan.com/index.php?view=article&catid=21%3Akhas&id=24570%3Agempa-tenggelamkan-gunung-berapi&format=pdf&option=com_content&Itemid=190>
  [image: 
Cetak]<http://www.harianhaluan.com/index.php?view=article&catid=21%3Akhas&id=24570%3Agempa-tenggelamkan-gunung-berapi&tmpl=component&print=1&layout=default&page=&option=com_content&Itemid=190>
  [image: 
Surel]<http://www.harianhaluan.com/index.php?option=com_mailto&tmpl=component&link=9158852d0cac94dc5f6a666ed1a878079b85bcae>
   Selasa, 
02 Juli 2013 01:44   

*G**empa *bumi ternyata mampu me­mindahkan gunung. Hasil penelitian dua tim 
peneliti dari Cornell University menunjukkan gempa bumi besar yang melanda 
Jepang dan Cile, masing-masing pada 2011 dan 2010, perlahan menenggelamkan 
beberapa gunung berapi besar hingga sedalam 15 sentimeter.

Ini adalah pertama kalinya para ilmuwan mengetahui penurunan serangkaian 
gunung berapi setelah gempa bumi. Mereka mencatat penurunan gunung berapi 
di Jepang dan Cile terlihat sangat mirip meski terletak di sisi berlawanan 
dari Samudera Pasifik. 

“Kejadian paralel di antara mereka sungguh menakjubkan. Ini membuktikan 
penurunan terjadi dimana-mana,” kata Matthew Pritchard, seorang ahli 
geofisika di Cornell University di Ithaca, Ame­rika Serikat, Senin, 1 Juli 
2013.

Seperti dikutip dari laman Livescience, kedua tim peneliti sampai sekarang 
memiliki penje­lasan yang berbeda ihwal mengapa gunung berapi tenggelam 
pasca terjadi gempa besar. Namun, menurut penelitian yang diterbitkan dalam 
jurnal Nature Geoscience, para peneliti yakin akan mene­mu­kan mekanisme 
tunggal yang mengontrol proses tenggelamnya gunung berapi itu.

Gempa bumi berkekuatan 9 skala Richter di Jepang dan gempa 8,8 skala 
Richter di Cile diketahui bisa memicu getaran kecil pada gunung berapi yang 
terletak hingga ribuan kilometer jauhnya. Para peneliti telah memperhatikan 
bahwa gunung berapi terkadang meletupkan bagian puncaknya setelah gempa 
bumi.

“Tapi kami tidak pernah mem­bayangkan gempa bumi dan erupsi gunung berapi 
berhubungan secara langsung,” ucap Pritchard.

Setelah gempa Jepang dan Cile, kedua tim peneliti melacak tanda-tanda 
datangnya letusan. Alih-alih mendapati gunung berapi meng­gembung, yang 
merupakan petunjuk peningkatan aktivitas magma di perut gunung, mereka 
justru mene­mukan pegunungan yang mengendur atau tidak berubah sama sekali.

“Tidak ada tanda-tanda letusan bakal muncul di sejumlah gunung berapi di 
kedua negara itu,” Prit­chard mengatakan.

Sebaliknya, gunung berapi dan kompleks kaldera seluas 15-30 kilometer 
justru turun sedalam 5-15 sentimeter. Data satelit menun­jukkan setiap 
daerah itu berbentuk oval memanjang, berbaris sejajar dengan sesar gempa di 
lepas pantai yang terletak sejauh 200-300 kilometer.

“Gempa bumi besar terbukti mempengaruhi gunung berapi meski tidak 
menyebabkan letusan,” kata Youichiro Takada, seorang ahli geofisika di 
Universitas Kyoto di Jepang, yang terlibat dalam pene­litian. *(tmp)*

<http://tanzil.net/#88:20>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke