Dinda Amir dan duns palanta RN

Ooo ado lo resep dari Amir yo

Kaduo2nyo PJPB jo kulik kalang ayam yo baru tahu ambo 

Baa lah awak kan indak penderita ambeien, jadi susah membuktikannyo secaro 
lansuang

Kito anggap lah duo2 mujarab dan memang benar adanya..maka tingket 
"keribetan"nya tantu kulik kalang ayam (kKA)tu ndak prosesnyo

KKA
-bali ayam, barasiahkan paruik ayam, ambiak  kulik kalang nan dimasud, 
kariangkan jo kuali, tumbuak sampai aluih, buek kopi, campuakan dan minum 

PJPB

- ndak paralu bali, banyak tasido, pas jatuah atau lah ka jatuah takalokak dari 
jantuang tu bisa dijuluak, barasiahkan, sangai2, lalu tempelkan ka TKP :-)

Lalu bedanyo

KKA internal artinyo diminum dimasukan ke tubuh,lah manyangkuik raso pulo 
kadang mambuek maleh ndak teratur para penderita 

PJPB pemakaian eksternal yg hanya ditempel di TKP ya ibaratnya lebih rilek dan 
kapanpun suka, tinggal buang yang lama, tempel yg baru, seandainya ngak mangkus 
anggap sajo uji coba toh mudah2an gak ada efeknya, cuma nempel doang kok 
hehehehehe

Lalu manuruik ambo kalau ingin masuak nalar tantu secara ilmiah perlu diteliti, 
apo kandungan zat di PJPB ko, ya bisa diambiak lalu diekstrasi dan diteliti 
kandungan Zatnya..apo dek dipanehkan ada uap zat terentu yang pas ditempelkan 
bisa mengatasi ambeien

Okelah ini sekedar info, manuruik ambo jauh dari membahayakan PJPB ko buek  
seseorang nan menderita ambeien, makonyo  ambo infokan pulo kasiko, karano kito 
tahu, jantuang pisang batupun bisa dikonsumsi sebagai sayuran yang ezat sarupo 
digulai manih jo bada :-)

Siapo tahu nanti menjadi sebuah potensi obat yang bernilai ekonomis 
(menguntung) kan setelah diteliti PJPB ko diekstraksi dapek zat yang bersifat 
obat bagi penyembuhan penderita ambeien, bisa pemakaian eksternal (oles atau 
tempel) maupun di makan dalam bentuk pil atau kapsul

Baitu juo kulik paruik/kalang ayam tu, dicubo pulo lah diteliti kanduanga 
zatnya setelah diekstraksi..yo ndak

Nah jika kita nih berandai2 dapet ambeien (semoga gak lah ya) Amir pilih apa 
PJPB atau KKA ? Heheheheh (jawablah)

Kalau pertanyaan yg sama diajukan ke Da Jepe, mka Da Jepe akan memilih 
PJPB..gak ribet sihh..dan nyaman sepertinya ditempel di TKP hihihihi :-)

Salam-Jepe
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: amir hamzah <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 3 Jul 2013 19:21:50 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Bls: [R@ntau-Net] Pelepah Jantung Pisang Batu Obat Mengatasi Ambeien..?

Uda Jepe & Dunsanak sa-RN nan ambo hormati,,,


kok dikana-kana, susah manangkok hubungan antaro PJP angek2 ko jo ubek ambeien.


Ciek lai, ado lo ubek untuak panyakik nan samo,,,

Kok iko alah diterai dek 2 kawan ambo, dan lumayan hasilnyo.

Bahannyo dari kulik bagian dalam kotoran kalang ayam (ampela-kawanyo ati). 
Wakatu kalang ko di balah, kaluaan isi kotoran tuh, nah bagian kulik dakek 
kotoran ko (biasonya dibuang kalau ka di masuakan gulai) dibarasihan, lalu 
digoreang di panci indak baminyak sampai kariang. 

Alah kariang, tumbuak hinggo aluih. 

Caro konsumsinyo, minum dicampua jo kopi takah awak biaso minum kopi. 


Memang, sacaro medis susah ditangkok dek nalar, tapi alah banyak nan berhasil.

Samoga ado manfaatnyo,,,


Amir Hamzah, 40, Bks




________________________________
 Dari: "[email protected]" <[email protected]>
Kepada: rantaunet rantaunet <[email protected]> 
Dikirim: Rabu, 3 Juli 2013 2:35
Judul: [R@ntau-Net] Pelepah Jantung Pisang Batu Obat Mengatasi Ambeien..?
 

Pelepah Jantung Pisang Batu Obat Mengatasi Ambeien..?

Oleh :Jepe

Pak Long begitu panggilan akrab kolega saya seorang manejer umum di lapangan 
tempat saya  bekerja disebuah perusahaan swasta yang bergerak di bidang 
perkebunan,  dan HTI, ya Pak Long ini memang tinggi orangnya dibandingkan 
rata-rata kebanyakan manusia Indonesia, seandainya kami diminta berbaris semua 
karyawan kantor memang Pak Long ini paling Panjang dari kami semua :-). 
Sebagaimana info obat terdahulu yang saya sampaikan dimana rebusan kulit pohon 
bisa mengobati Thypus kali ini Pak Long juga memberikan info obat herbal 
lainnya yang cukup menarik bagi saya.

Menariknya info ini bagi saya karena seumur-umur saya baru denger dari Pak Long 
bahwa Kelopak Jantung Pisang bisa mengobati Ambeien bahkan sudah akut sekalipun 
"berdarah-darah...hihihihi horor", lalu bagaimana cara pengobatan Ambeien ini 
dengan Kelopak Jantuang Pisang Batu (Disingkat KJPB)

Pak Long Menjelaskan pada saya, KJPB bagian luarnya yang luruh dan masih seger 
jatuh ketanah, ambil lalu bersihkan potong ujung pangkalnya agar mudah di 
datarkan, lalu dipanaskan diatas api kompor (disangai-sangai) setelah 
mendapatkan "panas-panas kuku" maksudnya bisa ditolerir tingkat kepanasannya 
oleh tubuh" lalu tempelkan ke "Tempat Kejadian Perkara" sebagaimana halnya 
pembalut wanita pakai CD yang ketat sehingga pas terasa nempelnya  di TKP :-), 
jika memang saatnya perlu diganti semisal sudah kotor dan habis BAB ya ulangin 
lagi seperti semula, gampang, praktis gak ribet kan ?

Wajah saya tentu penuh keraguan mendengar hal ini dari Pak Long, tapi dia sudah 
menangkap keraguan saya ini "benar gak yah ?"

Keraguan saya itu, Pak Long hanya mengunci dengan kata "Yakinlah Pak 
Jepe...mudah2an sembuh, ini sudah dicoba oleh saudara saya yang terkena Ambeien 
Akut"


Mmmmm..bagaimana saya mau mencoba menempel2  KJPB "Panas-Panas Kuku" itu ke 
TKP, karena saya bukan penderita Ambeien, tapi paling tidak saya mencoba 
infokan kepada para pembaca semua semoga ada manfaatnya terutama bagi penderita 
Ambeien, apa salahnya dicoba karena saya berprinsip ini sesuatu yang sederhana 
saja, jauh dari unsur klenik , gak ribet hanya menempel-nempel KJPB itu saja 
serta KJPB mudah didapat.

Who Know !!!!

Sendawar, 3 Juli 2013

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.



-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke