Assalamualaikum......
  Pak Syaf, Da Nofrin, Ni Nuraini, Tuan Arief Rangkayo Mulie, Mantari Sutan, 
Beny, Uda dedy Yusmen, dan sanak lain di Palanta maya..
   
  Dalam perjalanan dari Jakarta ke Bandung pada Senin (25/2) lalu, saya banyak 
bicara dengan Da Nforin, Tuan Arief tentang mendiang Bapak Chaidir N Latief. 
Banyak hal yang kita bicarakan, mulai dari semangat beliau, kecintaan pada 
kampung halaman. Terlalu banyak dan kita semua begitu ingin mencontoh beliau 
yang memiliki kemauan kuat untuk berbuat bagi kampung halaman. 
   
  Dalam perjalanan itu pula saya mendapatkan satu pertanyaan, yang hingga 
tulisan ini saya kirimkan, belum jua saya dapatkan jawabannya. 
   
  SIAPA YANG AKAN MELANJUTKAN CITA CITA MENDIANG...???
   
  Ya, siapa..? saat ini, kita semua sibuk bicara soal pariwisata, kereta wisata 
dan banyak lainnya. Pak Chaidir, membuat rancangan untuk pembentukan Pusat 
Promosi Pariwisata Sumbar di Bandung (Jawa Barat) yang belum jua ada follow up 
dari pemda, beliau begitu ingin pusat promosi itu berdiri agar masyarakat lain 
di luar Sumbar bisa mendapatkan informasi tentang masyarakat Sumbar, obyek 
pariwisatanya, dan banyak lainnya sebelum datang ke ranah minang. 
   
  Saya, dan mungkin juga banyak sanak lainnya berpendapat cita cita mendiang 
ini sangatlah bagus dan harus segera ditindak lanjuti, meski sambil bagarah 
saya katakan pada Tuan Arief Rangkayo Mulie kita kadang lelah dengan ide Pak 
Chaidir ini, namun inilah bukti bahwa semangat bisa mengalahkan semuanya.
   
  Siapa yang menyangka, meski dalam keadaan dirawat di RS mendiang masih sempat 
mengirim email kepada kita semua dengan bantuan perawat. Hingga akhir hayatnya 
Pak Chaidir masih juga memberikan ruang dan pikirannya untuk kemajuan 
pariwisata Sumbar. 
  Pak Syaf, Ni Nur, Da Nof dan Tuan Rangkayo Mulie, dan sanak lainnya saya 
ajukan pertanyaan ini untuk dapat kita jawab bersama. mau dikemanakan 
pariwisata Sumbar. 
   
  Saya baru saja membuka friendster Ketua Ikatan Uda dan Uni Sumbar, Engku 
Yuliandre Darwis, sepertinya dia yang dinobatkan menjadi duta wisata itu baru 
saja pulang dari Prancis, Jerman dan saat ini kuliah di Malaysia, apa yang 
sudah dia lakukan kepada Sumbar yang menobatkannya menjadi duta wisata. Apakah 
dia ada membawa brosur2 keluar negeri itu, atau hanya sekedar berfoto foto saja 
di menara Eiffel, berjas tebal menahan dinginya salju. 
   
  Saya pribadi, sekali lagi saya pribadi, sudah lama tidak setuju pada Uda Uda 
dan Uni Unian ini, untuk apa, untuk menghabiskan anggaran saja. Dilaksanakan 
setiap tahun, namun apa hasilnya bagi pariwsata Sumbar. 
   
  Sekarang, adakah kita termenung semua, setelah Pak Chaidir dipanggil Yang 
Maha Kuasa..? dan apakah kita juga dihinggapi pertanyana yang sama..? SIAPA 
YANG AKAN MENERUSKAN PEKRERJAAN MELANJUTKAN CITA CITA PAK CHAIDIR NIEN  LATIEF. 
  Ini hanya pertanyaan saya, dan berharap kita semua dapat menemukan jawaban. 
Sumbart sudah demikian lelah menghadapi persoalan berat. 
   
  Gubernur kita sibuk saja memikirkan nasibnya untuk dapat jadi Menteri dan 
membangun citra sebagai pejabat yang sukses, sementara keadaan di kampung 
sendiri saat ini sangatlah membuat kita marah, miris dan tidak menemukan 
kenyataan yang lebih baik. 
  Saya tidak tahu, apakah ini akan sampai ke tangan Pak Gamawan, Pak Marlis dan 
sanak lain yang jadi pejabat di kampung, namun kalau ada yang menyampaikannya 
sampaikanlah, agar cita cita mendiang dapat ditindaklanjuti. 
   
  Saya kira kita semua tahu apa yang harus dikerjakan dan bagaimana 
mewujudkannya. Namun siapa yang akan memulai. 
   
  Sekian dari saya
  
(surat ini dibuat ketika saya sedang membuka situs prop sumbar, frindsternya 
Yuiandre Darwis yang katanya duta wisata sumbar itu dan mendapat kabar tentang 
gempa)

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Daftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke