Ikolah refleksi pembangunan yang tidak berkeruncingan, tak tantu juntrungan e, kecek urang Sirukam, sakadar dapek kepeng dari siso2 bali aspal jo simin sae. Kepeng rakyaik. Salam, Suryadi
________________________________ Dari: Imran Al <[email protected]> Kepada: "[email protected]" <[email protected]> Dikirim: Kamis, 4 Juli 2013 11:27 Judul: Bls: [R@ntau-Net] Perkembangan Rencana Bandara PAYAKUMBUH setelah banyak membangun terminal yang ditinggalkan penumpang berikut armadanya seperti, terminal bareh solok (kota solok), terminal bingkuang (kota padang), terminal jati (kota pariaman), terminal bukit surungan (padangpanjang), maka sejumlah kepala daerah di Sumbar, membangun terminal kapa tabang yang juga berpotensi ditinggalkan penumpang berikut maskapainya. Bandara perintis Rokot di Mentawai, sudah lama tak didarati pesawat komersil yang ada. Begitu juga Bandara Laban yang dibangun Pemkab Pasaman Barat. Cukup di darati satu kali oleh Susi Air lalu tak kembali lagi... Kini di Payakumbuh juga akan dibangun bandara..... Nasib nya? kita tunggu saja cerita ini kemana bergulirnya... imran, 37+, tingga di padang ________________________________ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
