Dari Haluan kita baca:

Pertama Kali, Stasiun TV Inggris Akan Siarkan 
Azan<http://www.harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=24657:pertama-kali-stasiun-tv-inggris-akan-siarkan-azan&catid=3:luar-negeri&Itemid=79>
  [image: 
PDF]<http://www.harianhaluan.com/index.php?view=article&catid=3%3Aluar-negeri&id=24657%3Apertama-kali-stasiun-tv-inggris-akan-siarkan-azan&format=pdf&option=com_content&Itemid=79>
  [image: 
Cetak]<http://www.harianhaluan.com/index.php?view=article&catid=3%3Aluar-negeri&id=24657%3Apertama-kali-stasiun-tv-inggris-akan-siarkan-azan&tmpl=component&print=1&layout=default&page=&option=com_content&Itemid=79>
  [image: 
Surel]<http://www.harianhaluan.com/index.php?option=com_mailto&tmpl=component&link=4e89e7920b57fcb7919984a61b2fb7545205ffe4>
   Sabtu, 06 Juli 2013 01:49   

*LONDON, HALUAN —* Chan­nel 4 akan menjadi stasiun TV *mainstream *perta­ma 
yang akan menyiarkan azan Subuh di Inggris. Lang­kah ini dilakukan demi 
mem­fasilitasi kelompok minoritas Muslim selama Ramadan, namun tidak semua 
orang puas dengan keputusan ini.

Diberitakan *DailyMail*, Selasa 2 Juli 2013, azan Subuh akan mulai 
dita­yang­kan selama 30 hari di Channel 4 minggu depan, tanggal 9 Juli, 
hari pertama Ramadan di Inggris. Kepala pemrograman stasiun TV ini, Ralph 
Lee mengatakan ini untuk memu­dahkan 2,8 juta Muslim Inggris untuk 
beribadah di bulan Ramadan. 

Stasiun TV ini hanya akan menayangkan azan Subuh sekitar pukul 3 pagi. Lee 
mengatakan, hal ini telah dikonsultasikan sebelumnya oleh para ulama di 
Inggris. Muadzin adalah Hassen Ra­sool, musisi Muslim yang terkenal akan 
keindahan suaranya dalam melantunkan ayat Al-Quran.

Selain untuk panggilan shalat, kata Lee, panggilan azan diharapkan bisa 
meng­ubah prasangka atas Islam, apalagi setelah pembunuhan tentara di 
Woolwich oleh seorang radikal beberapa waktu lalu.

“Panggilan untuk shalat ini untuk menyerukan Muslim melakukan ibadah di 
saat-saat hening, diharapkan juga, hal ini membuat para penon­ton lainnya 
duduk mende­ngarkan dan menyadari ada­nya saat-saat seperti ini (shalat 
Subuh),” kata Lee.

Langkah ini menuai kritik dari kelompok-kelompok sa­yap kanan di Inggris, 
salah satunya adalah British First, yang mengklaim sebagai gerakan politik 
patriot Inggris. Dalam akun Twitternya mere­ka menyerukan boikot dan 
mengatakan, “Bersiaplah untuk program TV yang men­dukung Islam selama 
selama sebulan di Channel 4.”

Namun Lee bergeming. Dia mengatakan, azan ini adalah bentuk dukungan 
Channel 4 pada kelompok agama minoritas di Inggris.

“Tidak heran Channel 4 akan dikritik karena berfokus pada agama minoritas, 
tapi itulah yang kami lakukan, yaitu memberikan ruang alternatif dan suara 
bagi mereka yang kurang terwakili,” kata Lee.

Sebelumnya, * Daily Mail *memperkirakan bahwa Islam akan segera menjadi 
agama dominan di masa depan Ing­gris.

“Diperkirakan dalam wak­tu hanya 20 tahun, akan ada lebih banyak Muslim 
aktif di negara ini ketimbang mereka yang datang ke gereja. Ini pemikiran 
yang bahkan tidak terbayangkan setengah abad lalu,” tulis *Daily Mail*. *
(h/vvn)*

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke