*Berita sampah dibuek dek web sampah. Dan..... (sato pulo) disebarluaskan
dek urang awak nan (namuah pulo) manjadi  s..a..m,,????
Astaghfirullah al azim.
*
*
Puuiiiiiiiiiiiiiiiihhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh.................!!!

*
*mm***
*


Pada 6 Juli 2013 10.35, Dedi Suryadi <[email protected]> menulis:

> dari milis sabalah..
> Sadiahnyo hiduik di daerah minoritas muslim...
> Apolai keberhasilan propaganda Amerika yang menciptakan opini dunia "
> Islam is Terorist Religion "
>
> Mudah-mudahan awak di Indonesia ndak ka mode iko pulo nanti doh, sakian
> tahun atau sakian puluah tahun lai....
>
> Sekretaris Parlemen Australia Dikecam Karena Bersumpah Jabatan Di bawah Al
> Quran
>
> Redaksi – Rabu, 24 Sya'ban 1434 H / 3 Juli 2013 08:31 WIB
>
> sumber<http://www.eramuslim.com/dakwah-mancanegara/sekretaris-parlemen-australia-dikecam-karena-bersumpah-jabatan-di-bawah-al-quran.htm>
>
> [image: ed husic] <http://img.eramuslim.com/media/2013/07/ed-husic.jpeg>
>
> Menteri Muslim pertama yang menjadi pejabat tinggi  di pemerintahan
>  Australia , diserang secara rasis  di jejaring sosial media hanya karena
>  ia mengambil sumpah jabatan pada Al-Qur’an yang mulia.
>
> “Saya adalah saya,” kata Ed Husic, yang diangkat sebagai sekretaris
> parlemen untuk Perdana Menteri Kevin Rudd pada hari Senin, The Telegraph
> pada hari Selasa, 2 Juli.
>
> “Jelas aku tidak bisa mengambil sumpah di bawah kitab Injil … , Ujarnya.
>
> “Tapi saya juga berpikir bahwa Anda pasti akan memiliki, dari waktu ke
> waktu, di sekeliling anda ada orang-orang yang  ekstrem – ada orang-orang
>  ekstrim di dalam agamanya dan ada orang-orang yang ekstrim di luar itu –
> dan mereka akan selalu mencari cara-cara untuk mempengaruhi orang. ”
> Ujarnya.
>
> Husic, asal Bosnia, adalah Muslim pertama yang ditunjuk sebagai Sekretaris
> Parlemen  Perdana Menteri . Beberapa jam setelah ia  mengambil sumpah di
> hadapan Gubernur Jenderal Quentin Bryce, di halaman Facebook-nya banyak
>  respon  komentar dari orang-orang yang marah dengan keputusannya untuk
> menggunakan Al-Quran, dan bukan sebuah Alkitab Injil seperti biasanya yang
> digunakan  untuk mengambil sumpah di pemerintahan Australia.
>
> “Anda telah membuat sejarah  terburuk, untuk bersumpah di bawah Al Quran!!
> Ini adalah Australia dengan Hukum Australia,” kata salah satu poster yang
> menyebut diri mereka sebagai Dinki Di Sheila.
>
> “Bersumpah untuk melayani Australia dengan  menggunakan ‘buku teroris’,
>  buku yang sama yang digunakan oleh Al-Qaeda …. Menjijikkan,” kata yang
> lain.
>
> “Memalukan , Memalukan, Memalukan,” tulis Ross, netter yang lain.
>
> “Saya sangat kecewa dengan pemerintah bahwa mereka tidak memiliki tulang
> belakang untuk berdiri dengan  cara hidup Australia.”
>
> “Anda harus merasa  malu sebagai bangsa yang besar. Politik Australia
> telah mengikuti anjing, dan melakukan tindakan khianat dengan  bersumpah
> pada Al-Qur’an, Anda adalah anjing kampung  terbesar di halaman rumah !, ”
> kata Pengguna lain, Steve Kerr, menulis.
> Husic, 43, membuat sejarah pada tahun 2010 ketika ia saat itu terpilih
> sebagai anggota parlemen untuk Sydney barat. Ia mengambil sumpah dengan
> tangannya dengan  memegang kitab Alquran. (OI.net/Dz)
>
> *Salam dan Terima Kasih,*
> *Dedi Suryadi*
>
>
>
> _____________________________________________________________________________
>                        *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang
> Berani Bertindak Dan   *****
>       ******Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil
> Konsekuensi (Jawaharlal Nehru**)* *****
>
> ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
>           "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for
> The Others" (Hadith by Bukhari)
>
> ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
> ****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu...
> ".....*****
>                   "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke