Jujur sejak dahulu saya pribadi kurang setuju dgn kunjungan2 "terselubung
dan diniatkan untuk mencari berkah" spt kunjungan ke makam Syekh Ulakan
ini.
Sebuah petikan dari http://ghuroba.blogsome.com/2007/05/26/fitnah-kuburan/:

Oleh karena itu, umumnya madzhab-madzhab yang ada menyatakan dengan tegas
larangan membangun masjid di atas kuburan dan sholat menghadapnya, sebagai
wujud ittiba' (mengikuti sunnah yang shahih dan sharih). Pengikut Imam Ahmad
dan selain mereka dari pengikut Imam Malik dan Syafi'i menegaskan haramnya
hal itu. Sebagian kelompok (dalam hal ini madzhab hanafiyyah) menyatakan
hukumnya makruh secara mutlak. Tetapi sepantasnya pernyataan mereka itu
dibawa kepada (pengertian) makruh yang berarti haram karena berbaik sangka
kepada ulama dan agar tidak ada anggapan bahwa mereka membolehkan perbuatan
yang telah mutawatir dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tentang
larangan dan laknat bagi pelakunya.

Jundub bin Abdullah Al-Bajali berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu
'alaihi wa sallam bersabda lima hari sebelum beliau wafat: *"Sesungguhnya
aku berlepas diri kepada Allah jika ada di antara kalian menjadi kekasihku,
karena sesungguhnya Allah menjadikan aku sebagai kekasih sebagaimana Dia
mengambil Ibrahim sebagai kekasih. Seandainya aku mengambil kekasih dari
umatku, niscaya aku akan menjadikan Abu Bakr sebagai kekasih. Ketahuilah,
sesungguhnya orang-orang sebelum kalian menjadikan kuburan Nabi-nabi mereka
sebagai masjid-masjid. Ketahuilah, janganlah kalian menjadikan
kuburan-kuburan sebagai masjid-masjid sesungguhnya aku melarang kalian dari
perbuatan tersebut." *(HR Muslim no 532).

Bahkan di akhir hayat walaupun dalam keadaan sakaratul maut, beliau masih
sempat melarang menjadikan kuburan sebagai masjid dan melaknat ahlul kitab
yang melakukan hal itu untuk mengingatkan ummatnya agar tidak melakukan hal
yang sama. 'Aisyah radliyallahu 'anha berkata: Rasulullah shallallahu
'alaihi wa sallam bersabda ketika sakit dan tidak mampu berdiri: *"Semoga
Allah melaknat orang-orang Yahudi dan Nashara, mereka menjadikan kuburan
Nabi-nabi mereka sebagai masjid-masjid (tempat ibadah, ed.)." *Seandainya
tidak karena itu, niscaya kuburan beliau ditampakkan. Tetapi (para shahabat)
khawatir kalau kuburan beliau dijadikan masjid. (HR. Al-Bukhari 1330 dan
Muslim 529)

Dari Abdullah bin Mas'ud radliyallahu 'anhu bahwa Nabi shallallahu 'alaihi
wa sallam bersabda: *"Sesungguhnya sejelek-jelek manusia adalah orang yang
mengalami terjadinya hari qiyamat, dan orang-orang yang menjadikan
kuburan-kuburan sebagai masjid-masjid."* (HR. Ahmad, Ibnu Abi Syaibah, Ibnu
Khuzaimah, dan Ibnu Hibban dengan sanad yang hasan).

Disebutkan bahwa Umar bin Al-Khaththab melihat Anas bin Malik sholat di sisi
kuburan. Maka dia berkata: "Awas kuburan, awas kuburan!" Ini menunjukkan
bahwa larangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam banyak yang
terlewat, adapun perbuatan Anas radliyallahu 'anhu tidaklah menunjukkan dia
meyakini kebolehannya karena mungkin dia tidak melihatnya atau tidak
mengetahui bahwa itu adalah kuburan atau dia lupa. Maka ketika Umar
radliyallahu 'anhu mengingatkannya, dia tersadar." Dalam Shahih Al-Bukhari
1/523

Dan kita semua tahu bahwa hakikat shalat salah satunya adalah doa.
Maka tidak sepatutnya kita berdoa , apalagi memohon kpd org2 shalih, karena
itu perbuatan org2 yahudi dan nasrani, disamping juga merupakan syirik.

Mohon maaf apabila ada kesalahan.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh.



>
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Daftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke