السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Sanak-sanak di palanta yth.
Berikuik berita nan menggembirakan untuak dibaco sadang awak manunaikan ibadah 
puaso.
Salam
Fashridjal M. Noor Sidin
L65Bdg

RABU, 10 JULI 2013 | 06:43 WIB

Pertama Kali, Televisi Inggris Kumandangkan Azan
TEMPO.CO, London - Sebuah stasiun televisi mengumandangkan panggilan salat 
(azan) setiap subuh selama Ramadan. Siaran azan ini untuk memberikan dukungan 
kepada Muslim minoritas di negara tersebut yang menghadapi reaksi negatif sejak 
terjadinya kasus pembunuhan tentara di sebuah jalan di kota London beberapa 
waktu lalu.

Channel 4, seperti dikutip situs Reuters edisi 2 Juli 2013, mengumumkan bahwa 
keputusan tersebut akan menjadi yang pertama kalinya terjadi dalam sejarah, 
sebuah media penyiaran arus utama mengudarakan panggilan azan. Kegiatan ini 
akan berlangsung sejak 9 Juli 2013 pada pukul 3 dinihari selama satu bulan 
Ramadan.

Lembaga penyiaran milik publik ini memutuskan melakukan pendekatan kepada 
audien minoritas, dengan cara menghentikan sejenak siaran film pada jam 
tersebut selama 20 detik untuk mengingatkan para penontonnya yang Muslim.

Di sisi lain, program Kristiani adalah sesuatu yang umum di televisi dan radio 
nasional Inggris, meskipun audiennya terus mengalami penurunan.

Menurut Ralph Lee, kepala program faktual di Channel 4, kemungkinan stasiun 
televisinya akan mendapat kritik karena memberikan perhatian khusus kepada kaum 
minoritas. Namun, ia berharap bahwa program tersebut merupakan upaya media arus 
utama dalam memberikan kesempatan kepada aturan hukum Islam untuk diketahui 
publik.

"Panggilan untuk beribadah bagi Muslim ini adalah momen keagamaan yang tenang 
tetapi kami berharap bahwa hal ini juga membuat penonton yang lain mengetahui 
mengenai hal tersebut," kata Lee dalam pernyataannya.

Muslim Inggris mengalami masalah sejak terjadinya pembunuhan atas tentara Lee 
Rigby, veteran perang Afganistan yang berusia 25 tahun, oleh dua orang pria 
yang terjadi di jalan di kota London pada Mei lalu. Sejak saat itu terjadi 
banyak demonstrasi menentang Islam, termasuk dugaan serangan ledakan di Islamic 
center di London. "Tentu ada tekanan lebih untuk memberikan suara terhadap 
mayoritas moderat arus utama," ujar Lee kepada majalah Radio Times.

Menanggapi hal tersebut, Muslim Council of Britain yang mewakili hampir 3 juta 
Muslim di negeri tersebut memberikan pernyataan positif. "Ini adalah bulan yang 
sangat khusus bagi Muslim dan pengakuan dari media arus utama tidak hanya 
simbolik atas solidaritas dan kebersamaan tetapi diharapkan juga membantu 
memberikan gambaran yang lebih realistis mengenai keberadaan Islam dan Muslim."

REUTERS | ARBA'IYAH SATRIANI
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke