Manuruik nn JB ketahui,di kota Sydney,Australia, banyak sekali perantau
Indonesia cq Minangkabau nn maranntau Cino di disitu.Komunitas Minang ini baasa
dari 'Darek'.
Mereka masuk ke Australia via Malaysia.Apakah mareka masuk tu dgn paspor Ina or
paspor Malaysia,JB ndak manguasoi amek.
Ukatu JB tugas di Marsaeilles,Parancih,thn 2000,pernah kenal dgn putra
Darekko nn bagala Ph.D via RN nn lah manjadi wn Australia.
Liau bertugas di bdn PBB cq UNTAD mewakili Australia(maaf,JB lupo namo sohib
kito ko).Mungkin Ketua Miko masih ingek kwn kito ko dulu thn2 2000an.
Menurut Ph.D kito ini sdh banyak rang Minang nn menjadi wn Australia n
adolo nn menjadi aparat Pemerintah selain menjadi pedagang sebagai mata
pencarian utamo.
Kami(katanya) berasal dari Darek n masuk ke Ausie secara bergelombang terutama
sblm n sesudah pemberontakan PRRI.
Jadi adolo rang Indonesia cq Minang nn marantau Cino komah.
JB,DtRJ,74thn,sk Mandahiliang,IV Angkek Padusunan,Pariaman Timur,ki ni di
Bonjer,Jakbar.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Thu, 18 Jul 2013 08:50:19
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] marantau dan bisnis
Urang awak marantau untuk kemudian bisa malagak diKampuang
Jadi bukan untuak marantau Cino
--TR
Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Thu, 18 Jul 2013 08:37:23
To: Rantaunet<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Cc: Donard Games<[email protected]>
Subject: Re: [R@ntau-Net] marantau dan bisnis
Sanak Donard jo sanak2 sa palanta yth.
Babedo jo urang Cino, Thai, Vietnam dll nan umumnyo "marantau Cino", urang2
Indonesia nampaknyo masih manduo, satangah ati mau manatok, satangah lai mau
pulang baliak ka kampuang.
Mungkin di nagari asanyo urang2 Cino, Thai, Vietnam dll itu mereka maraso indak
mungkin maju walau bakarajo kareh. Sabaliaknyo di nagari awak sagalonyo
mungkin. Aturan bisa dialua.
Mungkin itu pabedaannyo, di sampiang kabanyakan urang Indonesia nan marantau
mungkin masih "individualistis", masih mamikiakan untuang jo parasaian masiang2.
Salamat babuko sabanta lai sanak Donard. Apo pabukoan jo sahur di sinan?
Salam
FMNS
L65bdg
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message-----
From: Donard Games <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Thu, 18 Jul 2013 15:39:12
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [R@ntau-Net] marantau dan bisnis
Sidang Palanta yth,
Iko sekedar sangenek pengamatan ambo tentang merantau dan bisnis urang
Indonesia. Ambo caliak dari yg ado di Australi sajo. Mungkin bisa pulo
dikaitkan jo merantau urang Minang.
Beberapa hari lalu ambo di saluran SBS, ambo manonton Ethnic Business
Award, iko penghargaan untuak pengusaha rantau yg telah sukses berbisnis di
Australi, bisnisnyo ndak gadang2 gai do, ado yg menerbitkan koran berbahasa
vietnam, restoran, dan memproduksi kosmetik. Iyo ndak ado nampak urang
Indonesia di situ, yg dapek penghargaan urang asa Cino yang banyak, lalu
Itali, Vietnam, libanon.
Kalau dicaliak kasatmato memang di Australi ko, perantau yg babisnis
umumnyo dari Cino, Vietnam, India. Bisa dicaliek di pasa2, dan jumlah
restoran. Mereka datang, ado yg manyabuang hidup ka Ostrali jo kapa, dengan
terkad kuat untuak survive. Alhasil,meski ado halangan bahasa, budaya, dll
mereka bisa eksis disiko. Mereka lalu maajak kaluarga dan dunsanak
kampuangnyo, jadi bisnis tambah gadang, kawannyo tambah banyak, posis
tawarnyo makin kuek. Pasar murah sayur dan buah di Perth dan Brisbane lah
dikuasai penuh dek Vietnam dan Cino. Banyak yg alah jadi citizen karena
bisnisnyo.
Samantara urang Indonesia lai banyak disiko, banyak yg untuk sakola dan
keluarga. Ado memang yg babisnis, misalnyo restoran, souvenir, dll, tapi
iyo kurang bana dibandiang bangsa lain. Indak banyak yg baniek menetap lamo
lalu mambuek bisnis dalam jangka panjang disiko. Kacuali yg gadang seperti
pemilik peternakan di Darwin. Kalaupun ado mereka kesulitan manggadangan
usaho, seperti hasil wawancara ambo dg beberapa pemilik usaha asal
Indonesia di Perth ko krn jaringan bisnis Indonesia alun kuek lai.
Ditambah jo pandapek Pak Dorodjatun, mantan dubes Indonesia di AS, beberapa
bulan lau di KJRI Perth manyabuik di depan investor Australi: urang
Indonesia ko ndak suko taikek di lua, ndak betah di nagari urang, baitu
kiro2.
Mungkin jaringan bisnis Minangkabau harus diintensifkan baliak.
Sangenek pemikiran ambo manjalang babuko 2 jam lai disiko.
salam
Donard, Perth, 33
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.