Warna Agama di Lapangan Hijau
[image: Warna Agama di Lapangan Hijau]

Pesepakbola Muslim Papiss Cisse menolak sponsor dari perusahaan Wonga
karena cara kerjanya yang mirip lintah darat. Namun beberapa pemain Muslim
Newcastle United tidak mempermasalahkan hal tersebut. Tynetime.com
Foto Terkait
[image: Tim Liverpool Tiba di
Jakarta]<http://www.tempo.co/read/beritafoto/8231/Tim-Liverpool-Tiba-di-Jakarta>

Tim Liverpool Tiba di
Jakarta<http://www.tempo.co/read/beritafoto/8231/Tim-Liverpool-Tiba-di-Jakarta>
Video Terkait
[image: Setelah Ferguson, Scholes Ikut Pensiun Akhir Musim
2012/2013]<http://www.tempo.co/read/video/2013/05/13/935/Setelah-Ferguson-Scholes-Ikut-Pensiun-Akhir-Musim-20122013>

Setelah Ferguson, Scholes Ikut Pensiun Akhir Musim
2012/2013<http://www.tempo.co/read/video/2013/05/13/935/Setelah-Ferguson-Scholes-Ikut-Pensiun-Akhir-Musim-20122013>
Topik

   - #Liga Inggris <http://www.tempo.co/topik/masalah/967/Liga-Inggris>

Besar<http://www.tempo.co/read/news/2013/07/21/099498223/Warna-Agama-di-Lapangan-Hijau#>
 
Kecil<http://www.tempo.co/read/news/2013/07/21/099498223/Warna-Agama-di-Lapangan-Hijau#>
 
Normal<http://www.tempo.co/read/news/2013/07/21/099498223/Warna-Agama-di-Lapangan-Hijau#>

*TEMPO.CO*, *Jakarta*--Kesepakatan itu belum jua dicapai sampai tiba hari
perdana latihan menyambut musim baru, pekan lalu. Di lapangan latihan
Newcastle United, Darsley Park, Papiss Cisse berlatih dengan seragam
berbeda. Rekan-rekannya yang lain mengenakan seragam dengan logo Wonga,
tapi kostum penyerang asal Senegal itu tak berlogo.

“Cisse sangat teguh,” kata Rizwan Rehman, mantan pemain Brentford keturunan
Pakistan, memuji. “Kini kian banyak pemain muslim yang berani menyuarakan
ajaran mereka. Bila seorang muslim mengenakan kostum itu (berlogo Wonga) di
dada mereka dan disaksikan seluruh dunia, saya tak yakin itu menjadi
sponsor yang bagus.” (Lihat Foto: Sponsor Haram, Pesepakbola Muslim Ancam
Keluar 
Klub<http://www.tempo.co/read/beritafoto/8239/Sponsor-Haram-Pesepakbola-Muslim-Ancam-Keluar-Klub>
)

Inilah “warna” Islam terbaru di persepakbolaan Inggris. Kasus ini bermula
dari kesepakatan kontrak sponsorship antara Newcastle United dan Wonga,
yang diteken akhir tahun lalu. Ikatan selama empat tahun itu bakal memberi
Newcastle suntikan dana sebesar 8 juta pound sterling (sekitar Rp 124
miliar) per tahun.

Masalah muncul saat Cisse mengumumkan ke publik bahwa dirinya tak akan
mengenakan seragam dengan logo Wonga di dalamnya. “Mereka tak sesuai dengan
agama saya, Islam,” kata pemain berusia 28 tahun itu. Sebagai catatan,
Wonga adalah perusahaan peminjaman uang dengan bunga harian yang mencekik
leher. Cisse memasukkan aktivitas Wonga dalam kategori riba.

Semula, beberapa rekan Cisse yang beragama Islam menyuarakan hal yang sama.
Namun pada akhirnya mereka tak mempersoalkan Wonga menjadi sponsor baru
Newcastle. Dalam latihan Jumat lalu itu, pemain-pemain muslim mengenakan
kostum latihan berlogo Wonga. Itu termasuk Cheick Tiote dan Hatem Ben Arfa.

Santer terdengar kabar bahwa Cisse bakal dijual bila tetap pada
pendiriannya. Namun perkembangan terakhir menyebutkan bahwa pihak Wonga
mengajukan dua alternatif kepada Cisse: mengenakan seragam dengan ruang
iklan yang hasilnya disumbangkan untuk amal atau mengenakan seragam tanpa
logo sponsor. Sepertinya kualitas Cisse—yang musim lalu mencetak 13 gol di
segala kompetisi—membuat Newcastle berpikir ulang untuk mendepaknya.

Menurut Rizwan, fenomena keislaman ini menguat akhir-akhir ini di kalangan
pemain. “Ketika saya bermain untuk Brenford, saya tak menunjukkan jati diri
saya sebagai muslim,” tutur pria berusia 30 tahun itu. “Saat itu terdapat
banyak xenophobia setelah tragedi menara WTC dan pengeboman di London.”

Rizwan dan saudaranya, Zesh Rehman, adalah dua bersaudara keturunan
Pakistan yang lahir di Inggris. Mereka muslim. Keduanya mengawali karier
sepak bola di klub Inggris. Mereka bahkan sempat memperkuat tim nasional
junior Inggris, meski akhirnya memilih memperkuat Pakistan pada tingkat
senior. Zesh saat ini bermain di Liga Thailand. Sedangkan Rizwan pensiun
dini karena cedera.

Menurut Rizwan, suporter sepak bola Inggris kini tak lagi memandang aneh
pemain muslim di lapangan hijau. Dan pihak klub juga mengakomodasi
kebiasaan-kebiasaan unik para pemain muslim.

“Saat saya masih bermain, tak ada pembedaan makanan halal atau tidak. Saya
bahkan tak pernah bercerita bila saya berpuasa,” kata Riswan. “Sekarang
kondisinya berbeda. Cisse tak ragu mengungkapkan keteguhannya pada ajaran
Islam. Demba Ba, striker Chelsea, juga terang-terangan menyatakan selalu
berpuasa saat Ramadan, meski harus membela klubnya.”

“Dialog” kebudayaan itu terjadi seiring dengan kian banyaknya pemain
beragama Islam di Liga Inggris. Kala pertama kali Liga Primer bergulir,
pada 1992, tercatat hanya satu pemain beragama Islam. Namanya Nayim, pemain
asal Spanyol yang memperkuat Tottenham Hotspur. Kini, tak kurang dari 40
pemain beragama Islam. Itu termasuk nama-nama tenar, seperti Yaya dan Kolo
Toure, Edin Dzeko, Marouane Fellaini, juga Samir Nasri.

Walhasil, kini penonton tak merasa aneh bila melihat seorang pemain
bersujud di lapangan untuk merayakan gol. Mereka juga tidak merasa risi
melihat seorang pemain berdoa dengan menengadahkan kedua tangan ke langit
sebelum kick off.

Penyelenggara Liga Primer juga membuat satu perubahan besar gara-gara
tradisi Islam. Penghargaan untuk seorang pemain penyandang man of the match
dulu berupa sebotol sampanye. Kini penghargaan itu berupa plakat dan
segelas jus berbau mawar. Ini gara-gara pemain asal Pantai Gading, Kolo
Toure. Gelandang Manchester City itu menolak menerima sampanye meski dia
menjadi man of the match saat timnya berhadapan dengan Newcastle United,
musim lalu.

Apakah kasus Cisse-Wonga bakal menghasilkan satu perubahan lagi? Yang
jelas, Asosiasi Pemain Profesional (PFA) mendukung sikap Cisse. “Bila
seseorang merasa ada sesuatu yang tak sesuai dengan keyakinannya, harus
ditemukan solusinya,” kata Bobby Barnes, Deputy Chief PFA. Dan kostum Cisse
pun tetap belum berlogo.

*BERBAGAI SUMBER | ANDY MARHAENDRA*

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke