Selasa, 23 Juli 2013 02:28 PAYAKUMBUH, HALUAN — Meskipun rencana pembangunan bandar udara (bandara)tidak tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) Kota Payakumbuh, namun Pemko Payakumbuh, di bawah pimpinan F-Wan tetap ngototmewujudkan impiannya itu.
Buktinya, selain merangkul Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno yang juga sama sama tokoh Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Riza Falepi juga merangkul Pemkab Limapuluh Kota yang memiliki lokasi rencana pembangunan bandara. Terhadap kritikan pedas anggota DPRD dari Fraksi Demokrat yang disampaikan Efri dalam pandangan umumnya beberapa hari yang lalu, terkait pembangunan bandara di Kabupaten Limapuluh Kota, Walikota Riza Falepi menjawab dengan tegas dalam Rapat Paripurna DPRD, yang berlangsung Senin (22/7), di gedung dewan setempat. “Pembangunan bandara tersebut tak hanya keinginan Kota Payakumbuh semata, melainkan juga keinginan bersama antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota dan Pemko Payakumbuh sebagai pemrakarsa,” ungkap Riza Falepi dengan wajah serius. Dikatakan, setelah proses rencana pembangunan bandara difasilitasi Pemprov Sumbar, dilaksanakan rapat persiapan 2 Juli lampau yang dipimpin Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang dihadiri Bupati Alis Marajo, Walikota Payakumbuh Riza Falepi serta pimpinan SKPD ketiga pemerintahan. Pemprov Sumbar, Pemkab Limapuluh Kota dan Pemko Payakumbuh, sepakat untuk membangun bandar udara dengan lokasi di Kubang Balambak, serta lokasi alternative di Piobang dan Talawi. Ketiga pemerintahan akan segera membuat nota kesepahaman antara ketiga pemerintah dalam bentuk kerjasama antar daerah. Untuk mewujudkan kesepakatan tersebut, berdasarkan arahan gubernur, sesegeranya akan dibentuk tim teknis kerjasama daerah melibatkan ketiga unsur pemerintahan. Kemudian tanggal 15 Juli 2013 lalu, dilaksanakan lanjutan rapat yang berlangsung di Gubernuran Sumbar dipimpin Asisten II Setdaprov dan dihadiri pempinan SKPD ketiga pemerintahan. Sementara itu Wakil Bupati Limapuluh Kota, Asyirwan Yunus yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin kemarin seusai walikota menyampaikan penjelasannya tentang pembangunan bandara di Kubang Balambak di hadapan Sidang DPRD sekaitan kesiapan Limapuluh Kota, menegaskan, Pemkab saat ini tengah menjajaki dan mempelajari aturan MoU antar kabupaten kota. Menurut dia, kerjasama tiga pemerintahan yakni Pemkab Limapuluh Kota, Pemprov Sumbar dan Pemko Payakumbuh, kemungkinan tidak akan terjadi. Namun yang akan bekerjasama membentuk kesepakatan rencana pembangunan bandara berupa Mou yang dimungkinkan adalah daerah bertetangga yakni Pemkab Limapuluh Kota dengan Pemko Payakumbuh. Ketika ditanyakan sampai dimana persiapan untuk proses lanjutan pembangunan bandara tersebut, Asyirwan menjelaskan, saat ini pemkab masih menunggu penyerahan hibah lahan sebagai calon lokasi bandara seluas 300 hektar dari pemiliknya ke Pemkab Limapuluh Kota. Sedangkan peninjauan lahan untuk rencana pembangunan bandara sudah pernah dilakukan bupati dan walikota, sebutnya. (h/zkf) http://harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=25088:payakumbuh-ngotot-bangun-bandara-&catid=2:sumatera-barat&Itemid=71 -- * * *Wassalam * *Nofend St. Mudo 37th/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok Selatan Tweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola * -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
