Sanak Sy Sy dan sanak ANB n a h

Terima kasih atas tambahan informasinya. Yang saya tahu, Dr RK itu ketika
awal awal penemuannya sangat dihargai dan diundang kemana mana termasuk ke
Mesir dan beberapa Negara Arab. Baru setelah dia mengaku ‘rasul’ sebagai
pengkonfirmasi kitan kitab sebelumnya, dia dianggap sesat. Bahkan dibunuh.
Oleh sanak Sy Syarien penemuannya tidak ada bedanya dengan pedagang nomor
hp di Harmoni. Hebat juga pedagang HP Harmoni itu.

Menurut saya penemuan itu tetap ada nilainya, bagi saya menambah keyakinan
bahwa Al. Quran itu sdh didesain Allah  sedemikian rupa sehingga
strukturnya bisa di control melalui angka 19 itu. Itu adalah fakta walaupun
penemunya kemudian berubah menjadi seorang yang murtad, yang kemudian
dihujad oleh hampir semua umat islam.

Wassalam

Dunil Zaid , 70, Ujuang Pandan Parak Karambia, Padang.


2013/7/29 Akmal Nasery Basral <[email protected]>

> Maaf Pak Zaid Dunil n.a.h.
>
> "Keajaiban Angka 19" ini "bukan baru ditemukan tahun 1980-an". Di buku
> "One Million Phenomena" karya Fahmi Basya yang saya sebut di posting
> sebelumnya, sudah dimuat. "Penemu" formula angka 19 itu adalah seorang
> sarjana Mesir-AS (naturalisasi) bernama Rashad Khalifa (1935-1990) yang
> mendemonstrasikanya pada Pameran Islam Sedunia di London (1976), konon
> sudah ditelitinya sejak 1968.
>
> Ada baiknya kita tahu siapa sosok Dr. Rashad Khalifa, Ph.D ini.
>
> Pertama, dia menolak hadis dan sunnah Nabi, karena menurutnya itu hanya
> buatan orang-orang kemudian. RK hanya mau percaya pada interpretasinya
> sendiri. Misalnya, dia yakin bahwa Surat Yasin ayat 3, adalah ditujukan
> kepada DIRINYA. Dari mana dia tahu itu? "Jibril yang memberi tahu saya,"
> katanya. (lihat: www.submission.org/khalifa.html)
>
> Apa itu "Submission" dalam pengertian RK? Itu adalah kata yang
> digunakannya sebagai pengganti "Islam". Sementara untuk kata "muslim", RK
> menggantinya dengan "Submitter". Untuk memopulerkan kedua istilah itu, RK
> mendirikan organisasi "United Submitters International" (USI).
>
> Kenapa dia harus mendirikan USI? Karena bagi RK, dialah "rasul" sebenarnya
> yang diutus Allah, sehingga untuk menjustifikasi "Keajaiban Angka 19" dalam
> Al Qur'an (yang disebut RK sebagai "The Final Testament") dia menganjurkan
> para pengikutnya (anggota USI) untuk menolak dua ayat terakhir Surah
> At-Taubah, agar jumlahnya pas menjadi kelipatan 19. Selain itu, alasan
> lainnya adalah karena dua ayat terakhir itu memperkuat kenabian Muhammad
> s.a.w.
>
> Akibat tindakan-tindakannya itu, maka Dewan Syariah Islam di Arab Saudi
> pada Februari 1989 mengeluarkan fatwa yang menyatakan kesesatan RK. Setahun
> kemudian, RK dibunuh seorang muslim Trinidad-Tobago di Masjid Tucson,
> Arizona, tempat RK mengembangkan ajaran-ajaran USI.
>
> Barangkali ada dunsanak lain yang bisa menambahkan?
>
> Salam,
>
> ANB
> 45, Cibubur
>
>
> Pada Senin, 29 Juli 2013, Zaid Dunil menulis:
>
> Ass ww
>>
>> Sanak Sapalanta n a h
>>
>> Benar seperti  yang disampaikan sanak ANB , sanak  Jaha Nababan, dan
>> sanak Sy Syarien dan bahkan memaksakan mencari cari bukti pembenaran Al
>> Quran terhadap suatu temuan bisa yang ditemukan hanya fata morgana,
>> dilihat sepintas memberi keyakinan bahwa penemuan itu benar , tetapi
>> setelah diteliti lebih dalam akhirnya bisa dimentahkan dengan bukti lain.
>> Namun  menurut saya tidak semuanya demikian. Penemuan tentang matematika
>> dalam Al Quran baru tahun 1980 an ditemukan dan ternyata suatu kebenaran ,
>> yang tdk terbantah, hanya penyebar luaskannya yang tidak semestinya
>> sehingga tidak diketahui secara  luas oleh masyarakat. Berikut penemuan
>> itu, yang mungkin sebagian dari sanak di palanta belum mengetahui .
>> Setidaknya kita tidak alergi terhadap penemuan yang diungkapkan oleh
>> seseorang sebelum mempelajarinya.
>>
>>
>>
>> RE : Banyak hal bisa  di kontrol melalui “*Bismillahhirrahmannirrahim*”.
>>
>> Pernahkan kita menghitung jumlah kata dalam kalimat basmallah diatas dari
>> kata aslinya        ( bahasa arab) ?. Ternyata hitungan yang cermat
>> menunjukkan bahwa  jumlah huruh dalam kalimat basmalah itu = *19*.  Dan
>> angka itu ternyata bukan sembarang angka. Angka itu rupanya berguna dalam
>> mengontrol struktur Al Quran itu . Cobalah simak hal hal sebagai berikut :
>>
>> (1)  Jumlah  seluruh surah dalam Al Quran  =  114 surah. Atau =  6  x
>> 19
>>
>> (2)  Bahwa wahyu pertama yang diterima Rasullulah Muhammad s.a.w di gua
>> hira’ yaitu surat ke 96 Al Álaq ayat 1 s/d ayat 5 , terdiri dari *19* kata
>> . Kalau dihitung hurufnya terdapat 76 huruf atau *4 x  19*
>>
>> (3)   Bahwa surat ke 96 tersebut terdiri dari *19* ayat..
>>
>> (4)   Bahwa seluruh basmalah dalam Al Quran berjumlah 114 , sama dengan
>> jumlah seluruh surat dalam Al Quran. Walaupun surat ke 9 AT TAUBAH tidak
>> ada basmalah, namun surat ke 27 AN NAML ternyata mempunyai 2 (dua)
>> basmalah. Satu basmalah pada pembukaan surat dan satu lagi terdapat pada
>> ayat ke 30. Artinya jumlah basmalah juga adalah 6 x *19*
>>
>> (5)   Bahwa antara surat ke 9 AT TAUBAH yang tidak mempunyai basmalah
>> dengan surat ke 27 AN NAML yang mempunyai dua basmalah terdapat sebanyak
>> *19* surat.
>>
>> (6)  Dalam Al Quran terdapat kata* **‘Wahid’* yang merujuk kepada
>> ke-Esa-an Allah , sebanyak 361 kali atau 19 x *19*.
>>
>> (7)  Bahwa Allah mengungkapkan angka *19* pada surat ke 74 AL
>> MUDDATSTSIR ayat ke 30 secara utuh. ‘Alaihaa tis’ata ‘asyar “ artinya :
>> Padanya atau atasnya ada *sembilan belas*.
>>
>> *Catatan* :  Dalam berbagai tafsir yang dimaksud dengan bilangan19
>> tersebut adalah sembilan belas malaikan yang menjaga neraka (Saqar).
>>
>>  (8) Bahwa *jumlah seluruh ayat* dalam Al Quran (termasuk ayat yang
>> tidak bernomor yaitu 112 basmalah) adalah : 6346 atau  334 x *19*. Angka
>> 6346 kalau di *add-up *berjumlah : 6 + 3 + 4 + 6 = *19.*
>>
>>
>>  (9) Jumlah *kata ‘Allah* ‘dalam Al Quran adalah *2698 *atau* *142* x **
>> 19 *
>> (10) Jumlah *kata “Quran*” dalam Al Quran adalah 58 , namun satu kata
>> Quran dalam surat 10:15 adalah “Quran yang lain”, maksudnya bukan Quran,
>> sehingga kata Quran yang sesungguhnya berjumlah 57 atau  3  x *19 *
>>            (11) Kalimat ‘Laillahaillallah’ terdapat dalam Al Quran pada *
>> 19* buah surat.
>>
>>
>>  Pengungkapan ‘rahasia’ huruf-huruf khusus sebagai berikut :
>>
>> �*Alf Laam Miim* , pada pembukaan surat-surat :
>>
>> Surat No. 2. Al Baqarah ; Jumlah huruf Alif , Laam dan Miim = 9899 atau 521
>> x*19*
>>
>> Surat No. 3 Ali Imran , jumlah huruf Alif , Laam dan Miim = 5662 atau
>> 2988 x *19* *)
>>
>> Surat No. 29 Al ‘Ankabut , jumlah huruf Alif , Laam dan Miim = 1672 atau 88
>> x *19*
>>
>> Surat No. 30 Ar Rum , jumlah huruf Alif , Laam dan Miim = 1254 atau 66 x
>> *19*
>>
>> Surat No. 31 Luqman , jumlah huruf Alif , Laam dan Miim = 817 atau 43 x *
>> 19*
>>
>> Surat No. 32 As Sajdah,jumlah huruf Alif , Laam, Miim = 570 atau 30 x *19
>> *
>>
>> *) Dalam 3 : 96 , kata Makkah ditulis dengan Bakkah, kenapa ?
>>
>> Diperkirakan (Wallahhualam) alasan nya adalah , surat No. 3 ini huruf
>> Miim nya adalah huruf yang dikendalikan jumlahnya. Karena jumlah huruf Miim
>> sudah memenuhi konfigurasi yang dibutuhkan , maka kata Makkah diganti
>> dengan Bakkah (huruf Miim diganti dengan huruf Ba ). Tulisan Makkah yang
>> benar dapat dijumpai dalam surat 48 : 24
>>
>> �*Alif Laam Raa* , pada pembukaan surat surat :
>>
>> Surat No.10 Yunus, jumlah huruf Alif , Laam dan Raa = 2489 atau  131 x *
>> 19*
>>
>> Surat No.11 Huud , jumlah huruf Alif, Laam dan Raa = 2489 atau 131 x *19*
>>
>>
>> Surat No.12 Yusuf, jumlah huruf Alif , Laam dan Raa = 2375 atau 125 x *19
>> *
>>
>> Surat No.14 Ibrahim, jumlah huruf Alif ,Laam dan Raa = 912 atau 48 x *19*
>>
>>
>> Surat No.15 Al Hijr , jumlah huruf Alif , Laam dan Raa= 1197 atau 63 x *
>> 19*
>>
>> �*Yaa Siin* , dalam surat Yaa Siin :
>>
>> Jumlah huruf Yaa dan Siin dalam surat No.36 Yaa Siin = 285 atau 15 x *19*
>>
>>
>> �*Qaaf *dalam surat Qaaf :
>>
>> Jumlah huruf Qaaf dalam surat No. 50 Qaaf = 57 atau 3 x *19*
>>
>> �*Alif ,Laam Miim Shaad* , dalam surat Al ‘Araaf :
>>
>> Jumlah huruf Alif ,Laam , Miim dan Shaad dalam surat No. 7 Al ‘Araaf = 5320
>> atau 280 x *19*
>>
>> �*Alif Laam Miim Raa* , dalam surat Ar Raad :
>>
>> Jumlah huruf Alif , Laam , Miim dan Raa dalam surat ke 13 Ar Raad = 1482
>> atau 78 x *19*
>>
>> �*Kaaf , Haa , Yaa , ‘Ain , Shaad* , dalam surat Maryam.
>>
>> Jumlah huruf huruf Kaaf , Haa,Yaa, Áin dan Shaad dalam surat 19 Maryam =
>> 798 atau  22 x*19*
>>
>> Seluruhnya terdapat *29* surat menggunakan inisial huruf -huruf khusus
>> seperti pembukaan surat-surat tersebut diatas. Kalau dihitung akan ada *
>> 14* komposisi huruf.(yang dimaksud komposisi adalah susunan, yaitu Alif
>> Laam Miin satu komposisi, Alif Laam Miim Raa satu komposisi , Yaa Siin satu
>> komopisi dan seterusnya) . Huruf yang dipakai sebagai inisial pembukaan
>> surat ada *14* macam huruf, Alif , Laam , Miim , Raa, Yaa , Siin , Haa ,
>> Thaa dan seterusnya. Apabila angka angka itu dijumlahkan akan didapat 29 +
>> 14 + 14 = 57 atau 3 x *19.*
>>
>> Hal-hal yang diungkapkan diatas baru sebagian (sebagai contoh), masih
>> banyak temuan lainnya yang menakjubkan. Namun dari contoh tersebut diatas
>> kita sudah dapat melihat adanya suatu keajaiban (*miracles*) . Dalam
>> kebanyakan terjemahan Al Quran huruf huruf inisial tersebut tidak dapat
>> diterjemahkan dan ahli tafsir pun hanya memberikan arti dari huruf-huruf
>> tersebut sebagai “Hanya Allah yang lebih mengetahui maksudnya”.
>>
>> Dari pengungkapan diatas paling tidak dapat diperkirakan bahwa huruf-huruf
>> inisial dalam pembukaan-pembukaan surat-surat tertentu itu mempunyai fungsi
>> untuk melengkapi komposisi atau konfigurasi huruf sehingga secara kaidah
>> matematika dapat diperiksa ke-otentikannya..
>>
>> Dari banyak temuan-temuan yang diperoleh dengan menggunakan basis
>> bilangan 19  itu , tentu jadi pertanyaan apakah hal-hal tersebut diatas
>> merupakan kebetulan belaka ? Sulit untuk menerima bahwa hal tersebut
>> adalah kebetulan (mengingat  sifat bilangan 19 sebagai *prime number* ),
>> sehingga kesimpulan yang masuk akal adalah bahwa sejak semula Allah telah
>> mengatur komposisi huruf atau konfigurasi huruf-huruf dalam Al Quran itu
>> sedemikian rupa sehingga banyak hal dapat diuji ke-otentikannya dengan
>> menggunakan bilangan 19. Allah telah memilih bilangan 19 sebagai ‘*
>> matematical* *code*’ yang dapat digunakan sebagai alat penguji
>> ke-otentikan huruf, kata tertentu , ayat , surat serta komposisi nomor urut
>> surat dan sebagainya. Walaupun Al Quran diturunkan lebih dari 14 abad yang
>> lalu, ternyata sudah dilengkapi dengan ‘*matematical code’*guna menguji
>> kebenaran kandungan (isi) serta komposisi atau konfigurasi huruf-hurufnya,
>> sebagai penjaga ke-otentikannya agar tidak bisa dirubah oleh tangan-tangan
>> manusia.Wallahualambishawab.
>>
>> Wassalam,
>>
>> Dunil  Zaid , 70 , Kapuang Ujuang Pandan Parak Karambia, Padang.
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> 2013/7/29 Syafrinal Syarien <[email protected]>
>>
>> Ambo setuju jo Pak Nababan (nan namonyo kalau dibaco dari kanan ka kiri
>> tetap juo jadi "nababaN"). Ndak ado guno-e mancocok-cocokan ayat Quran jo
>> teori sains nan baru terkuak di jaman kini, dek karano teori di sains tu
>> bisa barubah.
>>
>> Apo nan dilakukan dek FB tu bisa dikategorikan sbg pseudo-science. Di
>> negara lain banyak juo tokoh terkemuka nan co itu, contoh e Harun Yahya
>> (Adnan Oktar) dari Turki dan Zakir Naik dari India. Karajo
>> "mancocok-cocokan" penemuan ilmiah jo ayat Quran takah itu, cuma
>> mengakibatkan umat Islam jadi bahan olok-olok komunitas ilmiah.
>>
>> Contoh-e dialog satire co iko nan pernah ambo baco di interenek:
>>
>> Muslim: Semua fenomena dan penemuan ilmiah itu sebenarnya telah tertulis
>> di Quran
>> Ilmuwan kafir: Oh ya? Kalau begitu, menurut Quran kira-kira apa ya
>> penemuan ilmiah selanjutnya yang akan muncul ke permukaan?
>> Muslim: Oh, cara kerjanya tidak begitu. Kalian para ilmuwan kafir, atheis
>> dan sekuler harus bekerja keras dulu memeras otak, berhitung dan
>> bereksperimen sampai kalian dapatkan penemuan i
>>
>>  --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke