Assalamualaikum Kalau boleh memberikan komentar...walaupun bukan alumni Unand, tapi UNAND adlah kebanggan saya dimanapun berada. Kampus cantik di kakibukit barisan itu selalu jadi daftar kunjungan jalan-jalan kalau pulang ke padang. Kalau secara fasilitas, saya rasa tidak terlalu jauh perbedaan antara UNAND dengan universitas lain di Jawa, jangan bandingan dengan UI, ITB, ITS atau UGM yang memnag sudah menjadi BHMN. Saya bandngakan dengan almamater saya, UNPAD, bisa dikatkan tidak jauh berbeda. Perbedaan yang mencolok adalah budaya/metoda belajar mahasiswa UNAND (sebagaian besar, saya ytakin tidak semuanya begitu) yang berbeda. Dari beberapa temen-temen sayayangkuliah di Andalas, dan adik kandung saya sendiri yang kuliahdi fakultas HUKUM yang gradenya sudah A, ternyata hanya mengandalakan bahan kuliah dari dosen saja. BUdaya baca yang kurang, padahal perpustakaan dan iklim yang kondusif di Padang harusnya menjadi penunjang mahasiswa menjadi "Book minded" dalam keseharian. Apakah ini karena nuansa kompetisi yang kurang atau terlalu terdoktirn dengan kmimpi habis kuliah, dapat nilai bagus, tes PNS dan luls sebagai hasil utama yang diincar sebagian ebsar rangtua di smatera barat untuk anaknya. Semangat dan budaya kompetisi yang menurut saya agak mereup di kalangan pelajar kita, tidak hanay di ranah, di rantau pun begitu. Kalau saya boleh usul, agaknya keberedaan UNAND yang dipromosikan, sehingga banyak diminati oleh mahasiswa terbaik di luar sumbar, sehingga dengan demikian pelajar di SUmabr pun ikut merasa harus bersaing ketat, tidak jadi "rajo" di kandang surang. Kalau pelajar Sumbar banyak menghincar pulau Jawa, kenapa kita tidak mengincar pelajar di Jakarta dan Bandung memilih UNAND sebgaai altenatif terbaik di luar jawa bahkan diluar 5 Universitas BHMN tadi. Say melihat dampak positifnya begini: 1. Banyak mahasiswa dari luar, banyak kos-kosan akan tumbuh dan banyakperputaran uang akan mengalir di PAdangd anSumbar 2. Mereka yang menuntut ilmu di suatu kota biasanya akan tumbuh rasa romatntisme dengan kota tersebut, sehingga ini bisa dijadikan wisatawan potensial yang bagi SUMBAR 3. Bagi pelajar asal SUMBAR sendiri, ini akanmenjadi pemacu untuk berkomptesii dengan masahsiswa luar.
Sekedar masukan saja, mohon maaf kalau ada kat ayang tidakpada tempatnya. Salam Bot SP ----- Original Message ---- From: Ronal Chandra <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Thursday, February 28, 2008 8:30:42 PM Subject: [EMAIL PROTECTED] Unand dan Masalah Pendidikan Sumatra Barat Assalamu'alaikum Dunsanak Sado No,. Patamo ambo nio angkat jempol dulu untuk Urang Dapua dek diskusi 1 bulan iko iyo bana boneh karena semua diskusi diawasi dengan ketat tampaknyo oleh Urang Dapua., mulai dari ABSBK sampai masalah Pendidikan Sumbar mampu menampilkan serta mengeluarkan banyak data. Kalau ABSSBK sudah dibuatkan DIM ditiap masalah, ambo cubo membuat DIM ditiap masalah pendidikan di Sumatra Barat Yang sudah dikeluarkan oleh Dunsanak Semuanya. Hal ini menjadi penting agar diskusi kita bisa menghasilkan sebuah kongklusi dan solusi terbaik baik bagi Pendidikan Sumatra Barat Kedepannya. Kelemahan Dim (1) Sudah menjadi kenyataan umum bahwa kurang lebih 20 besar pelajar terbaik Sumatra Barat dimasing masing SMU memilih universitas diluar Sumatra Barat sebagai tujuan selanjutnya untuk kuliah. Hal ini bisa menggambarkan bahwa Perguruan Tinggi di Sumatra Barat sudah tidak lagi menjadi pilihan utama bagi pelajar terbaik Sumbar. Dim (2) Sistem Pendidikan Di Sumatra Barat belum berjalan dengan baik. Alur proses pendidikan mulai dari Input Proses Dan Output tidak berjalan sebagaimana mestinya (Sanak Mantari Sutan) Dim (3) Kemajuan Teknologi dan Informasi di Sumatra Barat jauh tertinggal dengan daerah daerah lain di Indonesia. Hal ini menyebabkan kemampuan umum dan dasar tentang teknologi informasi pelajar di Sumatra Barat tertinggal dengan daerah lain (Sanak Beni. Ben tolong lengkapi kekurangannya) Dim (4) Kita memiliki dasar Sumber Daya Manusia yang unggul namun kita tidak memiliki sistem pendidikan yang baik secara holistik di Sumatra Barat (Uda Tasril Moeis) Dim (5) Perlu dikaji lebih jauh dan mendalam, apakah fasilitas dan infrastruktur pendidikan Di Sumatra Barat sudah sesuai dengan kebutuhan Pendidikan Modern secara Umum (Tambahan dari Ronal) Dim (6) Perlu dikaji lebih jauh apakah mutu Guru dan Dosen di Sumatra Barat sudah susuai dengan standar nasional minimal dan international maksimal. Sehingga mampu menghapus dogma bahwa menjadi dosen dan guru adalah pekerjaan turunan (Sanak Mantari Sutan. Tolong juo lengkapi sanak Mantari) Dim (7) Apo Lai, tolong tambahkan, iko akan ambo rangkum dan semoga bisa jadi masukan berarti untuk Pendidikan Sumatra Barat. Keunggulan Dim (1) Hasil sebuah survey, Hasil tes IQ anak SLTA se Sumatra Barat rata mempunyai nilai 130 atau bisa dikatakan diatas rata rata secara nasional. Sudah barang tentu ini adalah sebuah potensi yang besar yang harus dibina dan diarahkan dengan baik (Uda Tasril Moeis) Dim (2) Ado nan lain ? atau ciek iko sei ? Masukan Dim (1) Sudah saatnya Universitas Unand melakukan pengayaan materi perkuliahan dengan Materi Materi yang lebih dengan Industri dan keterampilan tambahan yang dipakai oleh dunia Global (Buya Mas'oed Abidin) Dim (2) Sudah Saatnya Sumatra Barat memiliki Master Plan pendidikan jangka panjang dan tidak lagi hanya berskala 5th saja. (Oleh Buya Mas'oed Abidin) Dim (3) Ado Nan Lain ? Seperti disampaikan dalam email sebelum no oleh Dunsanak Beni sabalun no bahwa masalah pendidikan adalah masalah crusial yang terjadi saat ini disumatra barat. Untuk itu perlu dukungan semua pihak baik di Ranah dan Rantau untuk ikut berperan aktif membantu Sumatra Barat keluar dari masalah pendidikan ini. Masalah Pendidikan Sumatra Barat selalu menjadi isu sentral di Milis Rantaunet dan Masalah ini sering kali dibahas namun demikian tidak pernah tuntas dalam tiap kali pembahasannya. Ambo indak ahli pendidikan tapi mungkin ambo bisa merangkum dari masukan dunsanak sado no untuk kemudian kita olah bersama sehingga diskusi ini bisa menjadi masukan masukan berarti bagi pendidikan Sumatra Barat. Lalu apa peran Perantau yang bisa dilakukan untuk mengatasi m DIM Masalah diatas ? Program apa yang bisa dibuat oleh Perantau untuk bisa men Speed Up Sumbar bisa keluar dari masalah Pendidikan ini ? Rantau dan Ranah adalah satu bagian utuh yang harus disinergikan untuk bisa mengatasi berbagai masalah yang terjadi. Sakit Ranah maka Sakit pula Rantau, Susah Rantau maka Susah Pula Ranah. Salam Hormat Ronal Chandra Never miss a thing. Make Yahoo your homepage. ____________________________________________________________________________________ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet. - Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting. - Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi. - Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku. =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
