Menarik analisis Sanak Miftah soal ACC. Kenapa indak diwujudkan dalam bentuk 
artikel atau esai untuk konsumsi publik? Yang masih jadi tanda tanya bagi saya: 
kenapa novel ini jadi bestseller? Siapa konsumennya? Dugaan saya, kelihatannya 
wanita wanita muslim warga kampus,pesantren, dan masyarakat pada umumnya. Hal 
ini dapat dikesan dari posting2 di internet. Kalau ya, apakah ini refleksi dari 
pandangan wanita pada umumnya, khususnya wanita Muslim? Apakah ini juga terkait 
dengan menguatnya konservatisme keagamaan di lingkungan kampus dan masyarakat 
Indonesia pada umumnya? Apakah ACC dianggap berhasil sebagai mitos pengukuhan 
maskulinitas pria yang membuaikan mimpi wanita? Banyak hal sebenarnya yag dapat 
dibahas mengenai ACC ini dari segi resepsi sastra.

Salam,
Suryadi
---------- Forwarded message ----------
From: Miftah N. Sabri <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 29 Feb 2008 15:24
Subject: Re: [EMAIL PROTECTED] Balasan: [EMAIL PROTECTED] NOVEL AYAT AYAT CINTA
To: [email protected]

Ass, sato ciek.

ambo mambaconyo ketika masih "cerbung" di republika, kemudian mengulangnya lagi 
ketika sudah di"buku" kan....

komentar: 1. Bukan hanya patriarki dominan, ini hanya dunia imajinasi 
teman-teman salingka "musajik" yang kerap ambo temukan setiap kami lalok lalojk 
di surau kampus katiko mahasiswa dulu: punya istri cantik, kaya, shaleh, dan 
kemudian bisa berpoligami. hehehe
bukan menggenariliasi, namun ya itulah tema yang paling sering ambo rasokan 
kalau bacarito jo kawan kawan aktivis musajik nan salingka ambo. nampaknyo 
katiko malam lah lewat, imajinasi dan fantasi berbaur, ini yang saya bayangkan 
pertama atas "apa yang dialami habiburrahman". hehehe, meskipun dalam berbagai 
milis ini sudah sering dikomentari, saya toh tetap menaruh respek, kenyataannya 
menjadi best seller dengan royalti sampai M M an untuk poenulis saja.

2. Ya tokoh "fahri" itu adalah "impian kayangan" saja. Impian penulisnya 
mungkin. Kalau Habiburrahman mungkin ingin seperti fahri, punya istri blesteran 
turki-jerman, kristen koptik, dan asli mesir... PErsis sama seperti E.S Ito 
dalam penokohan "kalek" dalam novek nya "rahasia meede" misalnya atas sosok 
iodela seorang anak muda di zaman sekarang yang harus memberontak seperti apa, 
atau bung suryadi yang mestinya seperti "guru uban" hehehee.

3. Jadi, secara pribadi, saya tidak begitu tertarik pada novel AAC ini, apalagi 
setelah menonton filmnya: jauh lebih mengecewakan....Namun saya meminjan 
istilah bung IJP atas sebuah karya sastra, kini AAC bagi saya sudah jadiu 
SAMPAH BELAKA. Apalagi gemerlap selebritas, dan materi yang sudah didapat 
membuatnya bertambah semakin kumuh. 
Permata dari AAC adalah "proses" penulisannya oleh Habiburrahman, yang saya 
yakin itu adalah sebuah dedikasi dan kerja keras...

4. Saya tidak mau anak saya seperti fahri. Memberi harapan, pada akhirnya 
mengecewakan wanita. Nanti Amay, Etek, Mande nyo nan manarimo karma. hehehee


salam


      
________________________________________________________ 
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! 
http://id.yahoo.com/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Daftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke