Padang Ekspres • Kamis, 22/08/2013 11:28 WIB • Redaksi • 38 klik

[image: Pendekar silat adu kemampuan di ajang Minangkabau Silek Camp dan
Festival]

*Solok, Padek*—Para pendekar dunia berkumpul  di Ranah Mi­nang. Ratusan
pesilat dari 12 negara un­juk kebolehan dalam acara Festival Silat
Minangkabau dan Jam­­bore Silat Minang In­ter­nasio­nal di Ge­lang­gang
Aluang Bu­­nian, Na­gari Ta­lang Ba­bu­ngo, Ke­ca­­ma­tan Hi­liran
Gu­­manti, Ka­bu­pa­ten Solok, ke­marin (21/8).



Para pendekar silat ini bertarung dengan iringan tabu­han musik tradisional
talempong. Kegiatan berta­juk “Minangkabau Silek Camp dan Festival” yang
berlangsung 20-29 Agus­tus itu, ditampilkan juga seni silat tradisi
Minangkabau seperti silek tuo, silek kuram­bik, silek kilangan endek, silek
langkah ampek, silek pa­ngian, dan silek gaib.



* *Selain pendekar cilik, para pen­dekar bule pun unjuk kebo­le­han
meliukkan tubuh jang­kung­nya dalam seni bela diri si­lat. Aksi bule ini
mendapat sam­butan meriah penonton. “Sa­ya ingin mencari tahu silat Minang
le­bih dalam. Ini pengalaman me­nak­jubkan menjadi bagian Festival Silek,”
kata Cormac Mc Carthy, pesilat asal Irlandia. Se­lain Irlandia, juga ada
pesilat India, Jamaika dan Inggris. Tidak saja mendalami silat Minang,
pen­dekar bule ini juga tampil di ge­langgang.



Festival silat ini digagas para pe­merhati dan pelaku silat Mi­nang di
Talang Babungo, Lem­bah Gu­manti, Kabupaten Solok. Di sam­ping atraksi,
pesilat ber­kum­pul di alam terbuka dengan mem­buat kemah-kemah dan
me­ngi­kuti seminar tentang silat Mi­nang.



Ketua LKAAM Kabupaten Solok, Syafri Dt Siri Marajo menuturkan, kegiatan ini
mem­buktikan pada dunia bah­wa silat Mi­nang siap bersaing dengan be­la
diri lainnya. Silat Minang iden­tik dengan langkah, gelek(elak), kipeh, dan
kabek.



“Untuk bisa mahir mem­pe­ragakannya, seseorang mesti me­miliki kelenturan
tubuh, ka­re­na silek secara sepintas mirip orang menari. Tapi jangan
salah, bisa mematikan,” ujar Syafri, se­laku pihak yang diberi kehor­m­atan
membuka iven ini.



Hingga kemarin, Festival Si­lek Tradisi sudah diikuti hampir 20 perguruan
silek se-Sumbar. Sa­l­ah satu jenis atraksi cukup me­­mu­­kau, di antaranya
silek ku­­ram­bik asal Nagari Kotoanau. Se­­lain me­nampilkan gerakan
agre­sif, per­mainannya juga ter­ke­san eks­trem, disertai kelin­ca­han
gerak cepat. Begitupun silek tuo dan silek ku­mango da­hulu­nya la­zim
me­n­jadi pa­kaian bagi ka­la­ngan pang­hu­­lu, juga ditam­pil­kan
se­jumlah per­­­guruan silek dari ber­bagai daerah.



Kepala Dinas Pariwisata Ka­bu­paten Solok Jasman, me­nye­but­kan, di Sumbar
ada sekitar 500 aliran silat Minang. Silat atau silek, merupakan ilmu bela
diri tradisional asal Minangkabau yang wajib dipelajari setiap anak
laki-laki secara turun temurun. Setiap gaya dan geraknya memiliki makna dan
hikmah tersendiri. *(t)*

*
*

*http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=46610
*


Foto2 lain di Album Facebook (FB)


http://www.facebook.com/nofrins/media_set?set=a.10151889808209047.1073741831.666199046&type=1




-- 
*
*
*Wassalam

*
*Nofend St. Mudo
37th/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok Selatan
Tweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola
*

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke