Sanak Akmal jo para sanak sa palanta yth. Tarimo kasih banyak ateh info pentingnyo tantang Darul Arqam nan lahia jo berkembang di Malaysia; tapi kini alah baganti rupo menjadi 'Rufaqa alias Hawariyyun/Zumala Group or Rufaqa Internasional Sdn Bhd. Juo ateh penjelasan Ust. Said Al Balimbani yang memaparkan sejumlah kesesatan DA itu.
Mangubah kalimat Syahadat dengan menambahkan nama2 Khulafaa ur Raashidiin: Abu Bakar, Umar, Uthman, Ali jelas tidak ada dasarnya. Padahal mereka masing2 telah mengucapkan Syahadat sesuai Rukun Islam. Apalagi dengan menambahkan pula nama Muhammad bin Abdillah As Suhaimi (MAAS) yang mengaku mendapatkan Aurad Muhammadiyah (panduan zikir Darul Arqam) LANGSUNG dari Nabi Muhammad SAW dalam keadaan terjaga, tidak tidur, lalu dinyatakan sebagai Imam Mahdi yang ditunggu. Tindakan MAAS itu mirip dengan tindakan Saul, seorang Yahudi yang sebelumnya aktif menentang pengikut nabi Isa (Jesus), kemudian mengaku bertemu dengan Jesus, lalu menjadi Kristen, mengganti namanya jadi Paul (Paulus). Tapi tidak hanya itu, dia juga mengubah prinsip keimanan Kristen dengan menyatakan Jesus sebagai Juru Selamat, dia anak tuhan yg disalib utk menebus dosa manusia. Dia dan pengikutnya juga aktif menulis sebagian besar isi Injil (Perjanjian Baru). Oleh karena itu boleh dikatakan ajaran Kristen sekarang ini bersumber dari Paulus itu. Dia telah diberi penghargaan sebagai Santo (orang Suci) dan beberapa Paus memakai namanya. Jadi berbahaya sekali kalau membiarkan ajaran MAAS itu berkembangan di kalangan ummat Islam. Peringatan bahwa pengikut DA terbiasa melakukan taqiyyah (berbohong menyembunyikan identitas dalam berdakwah) agar mereka terlihat seolah-olah sama dengan kaum muslimin, padahal mereka sedang menjalankan misi untuk menyebarkan aqidah mereka sendiri yang menyimpang dari ajaran Islam yang dibawa dan dicontohkan penerapannya oleh Rasulullah Muhammad SAW, memang perlu diterima baik. Sebagian orang mungkin merasa dihargai karena didatangi orang2 itu dengan pendekatan yang menarik hati. Salam Fashridjal M. Noor Sidin L65bdg Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: "Zubir Amin" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 24 Aug 2013 00:50:51 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Penting: Darul Arqam dan Wajah Barunya Bung Akmal,banyak terimakasih atas info ini. Memang kewaspadaan dlm memelihara aqidah umat ini cq kita2 ini perlu selalu dipelihara n ditingkatkan. BTW,Darul Arqam tu kan lahia n berkembang di Malaysia;ruponyo sampai kini si DA lah baganti 'baju'menjadi 'Rufaqa alias Hawariyyun/Zumala Group or Rufaqa Internasional Sdn Bhd. Wabil khusus JB ucapkan terimakasih kpd Ust Said Yai Al-Balimbani atas tulisan beliau ttg hal ini. JB,DtRJ,74thn,Bonjer,Jakbar Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone -----Original Message----- From: Akmal Nasery Basral <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 24 Aug 2013 06:53:59 To: [email protected]<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [R@ntau-Net] Penting: Darul Arqam dan Wajah Barunya Assalamu'alaikum Wr. Wb I. Untuk Buya JB, Mak MM, Pak Fashridjal Noor, dan sanak sapalanta RN n.a.h. terlampir adolah tulisan Ust. Said Yai Al Balimbani dari Palembang tentang Darul Arqam yang kini telah bersalin rupa menjadi Rufaqa/Hawariyyun, sebelum menjadi Zumala Group/Rufaqa International Sdn Bhd. http://muslim.or.id/manhaj/darul-arqam-dan-wajah-barunya.html Ust. Said Al Balimbani memaparkan sejumlah kesesatan DA seperti -- untuk menyebut dua contoh saja -- seperti: 1. Menambahkan syahadat yang lazim diucapkan muslim dengan tambahan syahadat kepada Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali dan Muhammad bin Abdillah As Suhaimi (MAAS) yang menyatakan nama terakhir sekaligus juga sebagai Imam Mahdi yang ditunggu. Siapa MAAS? Beliau mengaku mendapatkan Aurad Muhammadiyah (panduan zikir Darul Arqam) LANGSUNG dari Nabi Muhammad SAW dalam keadaan terjaga, tidak tidur. Dan keyakinan itu, bertemu Nabi Muhammad dalam keadaan terjaga, juga dikatakan oleh Anshari Muhammad (dipanggil Abuya AM oleh pengikut Darul Arqam) dialami olehnya. 2. Ust. Said Al Balimbani juga menyebutkan bahwa pengikut DA terbiasa melakukan taqiyyah (berbohong menyembunyikan identitas dalam berdakwah) agar mereka terlihat seolah-olah sama dengan kaum muslimin, padahal mereka sedang menjalankan misi mereka sendiri yang merusak Islam dari dalam. II. Untuk Pak Saafroedin Bahar basarato ninik mamak yang sedang berjuang keras untuk lebih memasyarakatkan lagi ABS SBK di Ranah Minang, ambo titip agar dalam konteks "SBK (Syara' Basandi Kitabullah", kita harus lebih waspada bukan hanya pada misi dakwah kaum Non-Muslim dalam menggoyang sendi-sendi masyarakat Minang, melainkan justru ancaman terselubung yang datang dari kelompok-(kelompok) seperti DA/Zumala/Rufaqa yang di Malaysia pun sudah dinyatakan sesat, tapi masih "memukau" beberapa orang Indonesia, bahkan orang Minang, sendiri. III. Untuak adinda Renny di Bintara khususnya, mohon maaf kalau taraso di Renny ambo "talalu kareh manjantiak" seseorang di siko. Tapi cubolah Renny baco baiak-baiak pendapat Ust. Said Al Balimbani di ateh, sehingga Renny tahu konteks manga ambo melakukan iko. Jangan sampai dinda Renny talambek menyadari beko. Segeralah Renny "maminteh sabalun hanyuik" dari membela apa yang mungkin Renny belum ketahui wajah aslinya. IV. Ambo manunggu tanggapan dari anggota DA/Zumala/Rufaqa yang ada di Palanta ko untuk MEMBANTAH butir-butir pendapat yang disampaikan Ust. Said Yai Al Balimbani pada link dimaksud, dan keluar dari tudung taqiyyah yang dikenakannya selama ini. Kalau anda, wahai dunsanak anggota DA/Zumala/Rufaqa, yakin dengan apa yang anda lakukan dan pegang selama ini, mengapa takut mengatakannya secara terbuka jika anda yakin itu hal yang benar? Wass, ANB 45, Cibubur -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
