Pak Dr Abraham Ilyas, dkk di RN, Sebagai alternatif ambo lah usulkan agar awak mambuka pintu saluas-luasnya untuk masuak para investor dari dalam maupun luar negeri untuk berinvestasi di Sumbar khususnya. Tapi caranya bukan dengan cara Lippo Group atau cara Konglomerat umumnya itu. Mereka yang diajak masuk itu bersedia bekerjasama dalam bentuk joint venture atau joint enterprise atau syirkah. Mereka bawa modal dan keahlian. Kita menampilkan sumberdaya alam dan sumberdaya manusianya. Kita dan mereka ikut di dalamnya sebagai partner yang aktif yang ikut bersama-sama bertanggungjawab dan berbagi keuntungan dan kerugian secara berimbang. Prinsip ini sudah diterapkan di banyak negara di dunia ini termasuk di China, Korea, Jepang, Eropah, Amerika, dsb. Baa tu, lai setuju? MN
________________________________ From: Abraham Ilyas <[email protected]> To: Rantau Net Groups <[email protected]> Sent: Wednesday, August 28, 2013 6:19 AM Subject: Re: [R@ntau-Net] Masalah super blok lippo ......Sementara itu mereka yang menentang proyek ini tidak pula memberikan jalan keluar bagaimana mengatasi pengangguran itu. Tidak pernah ada alternative yang diberikan bagaimana menyediakan lapangan kerja bagi pengangguran yang semakin meningkat itu. ----------------- ...... dari asa, barasa pulo. Sejak tahun 2011, ditampilkan "Prioritas Pembangunan Nagari-nagari" sbb. Istana dibangun, sekejap bisa rubuh diguncang bumi. Nauzubillah min zalik. Kalau balita dicukupi gizi, ketika dewasa mampu MARANTAU-mancari pitih Scaning Otak Balita bergizi baik. Warna hitam lebih sedikit. Mudah menerima ilmu-pengetahuan Scaning Otak Balita bergizi buruk. Kerusakan otak bersifat permanen. Suko mangamuak, ba emosi tinggi Kok baretong, indak mamakai kali-kali. dikutip dari http://nagari.or.id/?moda=bagun&id=pd16 ---------- Kabanyo sesudah gampo tempohari, tukang-tukang untuak rehabilitasi pembangunan di Padang didatangkan dari Jawa, sedangkan di kampuang ambo di darek ...kiniko kesulitan mencari buruh tani, upahnya tinggi ! Orang orang timur tengah kini banyak yang menyabuang nyawa mencari pekerjaan ke benua Australia ! Menciptakan lapangan kerja (untuk mengatasi pengangguran) siapa yang betanggung jawab ...? apalagi untuk sarjana ! Pada 28 Agustus 2013 01.05, Endecho km <[email protected]> menulis: Untuak syamsir lah tajua islam nyo jo 10 triliun... >Manfaiknyo iyo rancak untuak mamajukan nagari ranah minang... >Tapi mudaraiknyo labiah gadang untuak anak cucu kamanakan sasudah itu... >Fauzi bahar lah tamakan lo dalam pitih 10 triliun tu mah...kok mati awak indak >ado doa anak nan soleh nan kamanolong awak nan lah indak banyao... >Sadangkan kini sajo alah mode nan ko ABS SBK awak...apo lai datang pambukak >jalan maksiat nan ujuang ujuangnyo manjadi pa murtadtan... >Cubo bayangkan ulama minang nan dulu manjadi imam gadang di makah... >tantu sasudah dibangun nan 10 triliun ko banyak nan majadi mastur hehehe >tasaleo lidah ambo manjadi pastur di vatikan... >Sabananyo islam ko indak sampik bagai do... >Tapi kalau la pariuak nasi nan tagaduah...pedang umar bin khatab lah lamo lo >alin badarah...sakali tabuah jihad di guguah manggarik ateh namo islam di >dunia ko...jan kan siloam...sia sajo nan bapalang lalu... >ALLAHUAKBAR,,,,,,,!!!!!!!! >wasalam >Eko >Rang kamapai minang >Asa koto nan godang payokumbuah >Indak cukuik jo tapak tangan jo niru kami tampuang >Pada 20 Agt 2013 20:45, "Kangs Hendra" <[email protected]> menulis: > >Bupati Pasbar Siap Turunkan Ribuan Massa >>Senin, 19 Agustus 2013 03:00 >>TOLAK RUMAH SAKIT SILOAM >>PADANG, HALUAN — Adanya penjelasan Walikota Padang Fauzi Bahar yang dimuat di >>media lokal Sumbar beberapa waktu yang lalu, yakni untuk melanjutkan >>pembangunan Rumah Sakit Kristen Siloam di Jalan Khatib Sulaiman, membuat >>Forum Masyarakat Minang Anti Siloam semakin geram. >>Forum Masyarakat Minang Anti Siloam bersama Ormas Islam, dan tokoh lainnya, >>langsung mengadakan rapat konsolidasi, di Masjid Nurul Iman, Minggu (18/8). >>Rapat konsolidasi itu, dihadiri sekitar 120 orang dari berbagai daerah, >>seperti perwakilan Padang Panjang, Payakumbuh, Pasaman Barat, Tanah Datar, >>Kota Padang dan anggota Forum Masyarakat Minang Anti Siloam serta Ormas Islam >>seperti LKAAM Sumbar, Muhammadiyah, NU, Dewan Dakwah, MT KAMM, Paga Nagari, >>Majelis Mujahiddin, HTI, Ikadi, Kahmi, Gerakan Muslim Mentawai, Libas, Forum >>Komunikasi Pasaman Barat, Khilafatul Muslimin dan MUI Sumbar. >>Selain itu, beberapa tokoh Sumbar seperti, Ketua MUI Sumbar Prof Dr H Syamsul >>Bahri Khatib, Muhtar Naim, Ahmad kusairi, Masfar Rasyid, dan yang tidak kalah >>pentingnya kehadiran Bupati Pasaman Barat Baharuddin R ikut hadir dalam >>pertemuan itu. >>Dalam kesempatan itu, Masfar Rasyid mengatakan, salah satu dasar penolakan >>rumah sakit Kristen Siloam adalah pencegahan terjadinya pengikisan >>nilai-nilai ABS-SBK, akibat dari misi terselubung RS Siloam, dan Superblok >>Lippo Group milik Tokoh Misionaris Kondang James Tjahaya Riady. >>Karena, dari segi nama, RS Siloam adalah kata dari injil (Yohanes Pasal 9 >>ayat 7-9). Dimana, kisah orang buta yang diobati oleh Yesus dengan melumuri >>matanya yang buta dengan lumpur dan air liur Yesus. Kemudian, Yesus >>memerintahkannya pergi ke mata air Siloam, dan menyuruhnya mandi agar >>matanya menjadi melek, dan terang. >>Kemudian dari segi logo, lambang RS Siloam adalah tanda salib dililit ular. >>Logo sekolah Pelita Harapan pun dibuat burung merpati. Lambang itu >>mengingatkan semua orang bahwa untuk menegakkan salib, maka perlu dilakukan >>dengan berbagai cara, seperti kutipan “Hendaklah kamu cerdik seperti ular, >>dan tulus seperti merpati”. >>Lalu, dari segi visi misi, misalnya visi Sekolah Pelita Harapan, yakni “Tru >>Nowledge Faith Of Crhist And Godly Chracter (ilmu pengetahuan yang benar, >>keimanan kepada tuhan Yesus Kristus dan ahlak ketuhanan Yesus)”. Visi itupun >>sangat kental dengan upaya kristenisasi. >>Selain itu, sepak terjang James T Riady pun tidak perlu diragukan lagi. >>Karena James T Riady adalah murid dari pendeta garis keras Amerika, yakni >>pendeta Pat Robetson. James T Riady pun, dikukuhkan oleh Pat Robetson >>sebagai pengkhabaran injil kepada bangsa-bangsa Asia, khusunya Indonesia. >>“Dari bukti dan fakta-fakta itu, maka kami sebagai masyarakat Islam Sumbar >>menolak keras, dan meminta Walikota Padang mencabut izin untuk pendirian >>Superblok Lippo Group. Namun, penolakan itu, tidak digubris oleh Fauzi Bahar, >>dan menyatakan akan melanjutkan pembangunan. Dengan demikian, Fauzi Bahar >>telah menentang masyarakat Sumbar sendiri,” ujar Masfar. >>Lanjutnya lagi, apabila Fauzi Bahar tetap memaksakan kehendak, maka Forum >>Masyarakat Minang Anti Siloam, akan mengerahkan seluruh muallaf, kaum >>muslimin untuk mengepung lokasi rencana pembagunan Superblok tersebut, dan >>kemudian mencabut plang izinnya. >>“Kami masih membuka pintu bagi Fauzi Bahar untuk mencabut izin pendirian >>superblock Lippo Group tersebut. Namun, kalau Fauzi tetap ngotot, kami pun >>akan ngotot. Bahkan berlumuran darah pun akan kami lakoni,” terangnya lagi. >>Sementara itu, tokoh Ormas Islam sekaligus Bupati Pasaman Barat Baharuddin R >>mengatakan, akan mengajak seluruh buapti/walikota se-Sumbar, untuk >>bersama-sama melakukan penolakan terhadap pembangunan RS Siloam tersebut. >>Tidak itu saja, dirinya pun siap untuk mengerahkan ribuan massa anti >>kristenisasi dari Pasaman Barat, untuk melakukan aksi penolakan. >>“Di Pasaman Barat sendiri sudah terjadi proses kristenisasi. Namun, sampai >>saat ini misi tersebut, masih bisa kami cegah. Jika ada muslim yang murtad, >>saya pun tidak segan-segan mengusirnya dari tanah Pasaman Barat. Paparan itu, >>hanya secuil dari misionaris. Apalagi misionaris yang akan dibawa oleh James >>T Riady ini. Misioaris mereka sudah terang-terangan, dan tidak ada kata lain, >>selain melakukan penolakan. Namun, penolakan itu tidak bisa dilakukan oleh >>puluhan orang saja, dan perlu kebersamaan,” katanya. >>Sementara itu, dalam rilis yang disampaikan Humas Pemko Padang kemarin >>menyatakan bahwa 18 LSM/Ormas siap mendukung pembangunan yang akan >>dilaksanakan Lippo Group di Jalan Khatib Sulaiman Padang. Dukungan itu >>disampaikan oleh Ketua LSM Bersatu Syamsir Burhan didamping Azmul Fitri, >>Muhammad Yunus dan febby Hendri, beranggotakan sebanyak 18 LSM Kota Padang, >>di ruang Sekretariat LSM Bersatu Simpang Haru, Minggu (18/8). >>Syamsir mengatakan, seharusnya kita merasa bangga dan senang atas >>kedatangan Lippo Group menanamkan modalnya yang cukup besar sekitar Rp10 >>triliyun dengan membangun mal, rumah sakit, sekolah dan hotel di satu lokasi. >>(h/wis/vie) -- >> >>. >>* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain >>wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >>* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >>=========================================================== >>UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >>* DILARANG: >>1. Email besar dari 200KB; >>2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >>3. Email One Liner. >>* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >>mengirimkan biodata! >>* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >>* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >>* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti >>subjeknya. >>=========================================================== >>Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >>http://groups.google.com/group/RantauNet/ >>--- >>Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup >>Google. >>Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim >>email ke rantaunet+berhenti [email protected] . >>Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. >> > -- >. >* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain >wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >=========================================================== >UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >* DILARANG: >1. Email besar dari 200KB; >2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >3. Email One Liner. >* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >mengirimkan biodata! >* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti >subjeknya. >=========================================================== >Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >http://groups.google.com/group/RantauNet/ >--- >Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup >Google. >Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim >email ke rantaunet+berhenti [email protected] . >Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
<<pdf_button.png>>
<<printButton.png>>
<<emailButton.png>>
