Rabu, 04 September 2013 23:5:32 WIB
- <http://koran-jakarta.com/> - NASIONAL <http://koran-jakarta.com/index.php/pagen/pageof/771> - MONDIAL <http://koran-jakarta.com/index.php/pagen/pageof/772> - MEGAPOLITAN <http://koran-jakarta.com/index.php/pagen/pageof/773> - SPORT <http://koran-jakarta.com/index.php/sport/kategori> - PROPERTI <http://koran-jakarta.com/index.php/property/kategori> - OTOMOTIF <http://koran-jakarta.com/index.php/otomotif/kategori> - TELKO <http://koran-jakarta.com/index.php/telko/kategori> - KOLOM <http://koran-jakarta.com/index.php/pagen/pageof/781> - INDEKS <http://koran-jakarta.com/index.php/indeks07/kategori/6> - *EDISI MINGGU* <http://koran-jakarta.com/index.php/indeks11/kategori> - *RONA* <http://koran-jakarta.com/index.php/indeks04/kategori/5115> - *EKONOMI BISNIS*<http://koran-jakarta.com/index.php/indeks10/kategori/53> - BLOG <http://koran-jakarta.com/index.php/tumblr> Perada Kamis, 29 Agustus 2013 | 01:45:25 WIB Dibaca : *80* [image: Pin It]<http://pinterest.com/pin/create/button/?url=http%3A%2F%2Fkoran-jakarta.com%2Findex.php%2Fdetail%2Fview01%2F127415&media=http%3A%2F%2Fkoran-jakarta.com%2Fimages%2Fberita%2F127415.jpg&description=Pasukan+Pemberontak+ke+Pangkuan+Ibu+Pertiwi> inShare <http://koran-jakarta.com/index.php/detail/view01/127415> Share on Tumblr<http://www.tumblr.com/share/link/?url=http%3A%2F%2Fkoran-jakarta.com%2Findex.php%2Fdetail%2Fview01%2F127415&name=Pasukan+Pemberontak+ke+Pangkuan+Ibu+Pertiwi> [image: Folow Me] Pasukan Pemberontak ke Pangkuan Ibu Pertiwi [image: Pasukan Pemberontak ke Pangkuan Ibu Pertiwi] ISTIMEWA Konsekuensi setelah perjanjian ini pandangan rakyat Aceh terbelah terhadap Hasan Saleh. Tidak sedikit yang menuduhnya sebagai pengkhianat karena memilih jalan damai. Namun, jalan itulah yang harus ditempuh untuk menghindari perang yang tidak berkesudahan. Konsekuensi setelah perjanjian ini pandangan rakyat Aceh terbelah terhadap Hasan Saleh. Tidak sedikit yang menuduhnya sebagai pengkhianat karena memilih jalan damai. Namun, jalan itulah yang harus ditempuh untuk menghindari perang yang tidak berkesudahan Menilik Kembalinya Pasukan Pemberontak ke Pangkuan Ibu Pertiwi Novel karya Akmal Nasery Basral ini terinspirasi kehidupan Hasan Saleh (1921-1992), seorang pemimpin pemberontakkan DI/TII di Aceh yang pecah pada tanggal 21 September 1953. Ketika itu, pemimpinnya adalah Teungku Daud Beureueh. Keping-keping sejarah lalu disusun menjadi sebuah novel historis dengan data dan riset mendalam. Diceritakan sejarah panjang pemberontakan DI/TII di Aceh karena rakyat Aceh kecewa pada pemerintahan Indonesia waktu itu. Dalam barisan DI/TII bergabung anggota militer aktif dan pernah bertugas di beberapa daerah dalam menumpas pemberontakan terhadap Indonesia. Contohnya, Hasan Saleh, seorang kapten. Pemerintah sangat kewalahan menumpas pemberontakan ini karena pasukan DI/TII didukung rakyat Aceh secara luas. Apalagi banyak pasukan TNI yang membelot. Pemerintah lalu menempatkan orang-orang Aceh sendiri sebagai pemimpin militer setempat untuk merangkul mereka kembali, di antaranya Mayor Syamaun Gaharu sebagai Komandan Resimen TNI pada awal April 1956 (hal 441). Pada halaman 443 disebutkan sepak terjang Syamuan dalam memberantas pemberontakan semakin kejam. Maka, Hasan Saleh yang menjabat kepala staf DI/TII dan kawan sependidikan militer Syamaun di Lhok Seumawe berinisiatif mengirim surat kepadanya. Bunyinya, "Balas dendam adalah suatu sikap yang bodoh dan kekanak-kanakan. Jika pada waktu yang lalu Saudara tidak dapat berbuat jasa kepada rakyat Aceh, sekaranglah waktunya!" Walaupun surat itu tidak dibalas, terjadi perkembangan baru dalam kebijakan Aceh. Pemerintah pusat mengesahkan Undang-Undang No 24 Tahun 1956 yang memutuskan berdirinya lagi Provinsi Aceh pada 1 Januari 1957 dengan Ali Hasjmy sebagai gubernur (hal 453). Pada saat itu juga pemerintah menawarkan Konsepsi Prinsip Bijaksana kepada DI/TII yang intinya ajakan berdamai. Maka dibuatlah pertemuan antara DI/TII dan Syamaun Gaharu yang akhirnya merumuskan kesepakatan untuk menjunjung tinggi kehormatan agama Islam, kepentingan rakyat, dan daerah Aceh. Perjanjian ditandatangani Hasan Aly, Hasan Saleh, dan Ishak Amin dari DI/TII, sedangkan pemerintah diwakili Syamaun Gaharu dan M Isa. Ini dikenal sebagai Ikrar Lamteh (hal 456). Penandatanganan itu tanpa sepengetahuan Daud Berueh sebagai wali negara,sehingga semakin memperuncing hubungan antara Daud Berueh dan Hasan Saleh. Puncaknya pengambilalihan kekuasaan dari Daud Berueh kepada dewan revolusi yang diketuai Ayah Gani, Wakil Ketua, dan panglima Militer Hasan Saleh (hal 458). Semenjak itu, Hasan Saleh bertekad kembali lagi ke Republik asalkan terpenuhi tuntutan Aceh menjadi daerah istimewa. Akhirnya pada tanggal 26 Mei 1959 DI/TII yang diwakili Hasan Saleh dan pemerintah oleh Hardi menetapkan pembentukan Provinsi Daerah Istimewa Aceh. Selain itu, 10.000 pasukan TII yang aslinya berasal dari TNI kembali lagi ke pangkuan ibu pertiwi. Pangkat mereka dinaikkan satu tingkat dan gaji yang tak dibayarkan selama memberontak dirapel. Pangkat Hasan Saleh sendiri dinaikkan dua tingkat dari kapten ke letnan kolonel (hal 496). Konsekuensi setelah perjanjian ini pandangan rakyat Aceh terbelah terhadap Hasan Saleh. Tidak sedikit yang menuduhnya sebagai pengkhianat karena memilih jalan damai. Namun jalan itulah yang harus ditempuh untuk menghindari perang yang tidak berkesudahan. Diresensi Arbai, mahasiswa pascasarjana MM UGM, Yogyakarta Judul : Napoleon dari Tanah Rencong Penulis : Akmal Nasery Basral Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : Juni, 2013 Halaman : xx 514 halaman ISBN : 978-979-22-960-0 -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
